Konsumen Breadkitchen Bandar Lampung Rencanakan Lapor Ombudsman
- account_circle Orba Battik
- calendar_month 2 menit yang lalu
- print Cetak

Konsumen Breadkitchen Bandar Lampung berinisial R berencana melapor ke Ombudsman setelah menemukan dugaan kesalahan input transaksi. Peristiwa itu terjadi saat pembelian roti di gerai Breadkitchen, Jalan Imam Bonjol, Kota Bandar Lampung, dan mengakibatkan kelebihan pembayaran.
Konsumen Temukan Dugaan Kesalahan Input Saat Memeriksa Struk
Bandar Lampung, Battikpost.site — Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (1/7). R membeli 10 buah roti di gerai Breadkitchen yang berada di Jalan Imam Bonjol Nomor 237, Kelurahan Gedong Air, Kota Bandar Lampung.
Setelah sampai di rumah, R memeriksa kembali nota pembelian. Ia menemukan jumlah roti dalam struk berbeda dengan barang yang dibelinya.
Struk mencatat pembelian sebanyak 12 roti. Padahal, R hanya mengambil dan membeli 10 roti.
Perbedaan jumlah tersebut membuat nilai pembayaran meningkat. R mengaku mengalami kerugian akibat dugaan kesalahan pencatatan saat transaksi berlangsung.

R kemudian menghubungi pihak Breadkitchen untuk meminta penjelasan. Ia menyampaikan temuan tersebut melalui pesan WhatsApp kepada pihak manajemen.
Manajemen Breadkitchen Akui Terjadi Kekeliruan
Pihak manajemen Breadkitchen memberikan tanggapan melalui Yuli. Ia mengaku telah memeriksa kembali data transaksi setelah menerima konfirmasi dari konsumen.
Yuli membenarkan adanya kesalahan dalam proses input transaksi. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada konsumen.
“Terima kasih atas konfirmasinya, Kak. Mohon maaf sekali atas kesalahan input tersebut. Setelah saya cek kembali datanya, memang benar terjadi kekeliruan saat proses input transaksi tersebut,” ujar Yuli.
Pengakuan tersebut menjadi respons awal dari pihak manajemen. Breadkitchen menyatakan siap menyelesaikan persoalan yang dialami konsumen.
Breadkitchen Tawarkan Pengembalian Dana atau Potongan Harga
Manajemen Breadkitchen menawarkan dua pilihan penyelesaian. Pilihan itu berupa pengembalian kelebihan pembayaran atau kompensasi dalam bentuk potongan harga.
Yuli menyampaikan bahwa perusahaan ingin bertanggung jawab atas kesalahan tersebut. Ia juga meminta konsumen memilih metode penyelesaian yang dianggap paling nyaman.
“Kami ingin bertanggung jawab penuh atas kesalahan ini. Agar Kakak tidak dirugikan, bagaimana jika kami mengembalikan kelebihan pembayaran untuk dua roti tersebut melalui transfer atau potongan harga di kunjungan Kakak berikutnya? Kakak lebih nyaman dengan metode yang mana?” lanjutnya.
Pihak manajemen berharap penyelesaian tersebut dapat mengakhiri persoalan. Mereka juga berupaya menjaga kepercayaan konsumen terhadap layanan Breadkitchen.
Breadkitchen Jadikan Peristiwa Sebagai Evaluasi Internal
Selain menawarkan penyelesaian, pihak manajemen menyampaikan permohonan maaf. Breadkitchen juga berjanji melakukan evaluasi terhadap kinerja staf.
Yuli memastikan manajemen akan menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan perbaikan. Langkah itu bertujuan mencegah kesalahan serupa pada masa mendatang.
Baca Juga Terbaru
“Sekali lagi saya mohon maaf ya, Kak, atas ketidaktelitian staf kami. Saya pastikan ini akan menjadi evaluasi bagi tim kami agar tidak terulang kembali. Terima kasih sudah mau mengingatkan kami,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditulis, R belum menyampaikan keputusan akhir. Belum diketahui apakah ia menerima tawaran penyelesaian dari Breadkitchen atau tetap melanjutkan rencana melapor ke Ombudsman.
Perkara tersebut masih menunggu tindak lanjut dari kedua pihak. R tetap memiliki kesempatan menentukan langkah berikutnya sesuai keputusan yang diambil.
- Penulis: Orba Battik



