Breaking News
light_mode

Terkait Video Viral, Ipda Iqbal Sebut Petugas Fokus Meredam Ketegangan

  • account_circle Orba Battik
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • print Cetak
Klarifikasi Ipda Iqbal terkait video viral di Polsek Bumi Waras menjadi sorotan publik. Perwira pengawas yang bertugas saat kejadian membantah tudingan penolakan laporan polisi dan dugaan pembiaran penganiayaan. Ia menjelaskan petugas fokus meredam ketegangan dan menjaga situasi tetap kondusif.

Kronologi Kedatangan Para Pihak ke Polsek

BANDAR LAMPUNG, Battikpost.site – Ipda Muhammad Iqbal memberikan penjelasan terkait video yang beredar luas di media sosial. Video tersebut memicu berbagai tudingan terhadap anggota Polsek Bumi Waras.

Ipda Iqbal menjabat sebagai perwira pengawas atau Pawas saat peristiwa berlangsung. Ia menyatakan tudingan penolakan laporan polisi tidak sesuai dengan kondisi yang terjadi saat itu.

Menurut penjelasannya, sejumlah orang mendatangi Polsek Bumi Waras sekitar pukul 03.30 WIB. Mereka datang setelah terjadi perselisihan yang melibatkan pengunjung dan pihak Cafe The Hevn.

Situasi di halaman Polsek saat itu cukup ramai. Beberapa pihak terlibat adu mulut sehingga memicu ketegangan.

Saat itu suasana cukup ramai. Terjadi adu mulut antara beberapa pihak yang datang ke Polsek. Kami sebagai petugas piket langsung berupaya meredam situasi agar tidak berkembang menjadi keributan yang lebih besar,” ujar Ipda Iqbal, Rabu (3/6/2026).

Polisi Bantah Tudingan Penolakan Laporan

Sebelumnya, Yudha Eka Prayoga melalui kuasa hukumnya menyampaikan dugaan penganiayaan yang dialaminya. Ia juga menyampaikan keluhan terkait proses pembuatan laporan polisi.

Menanggapi hal tersebut, Ipda Iqbal menegaskan bahwa petugas tidak pernah menolak laporan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa anggota kepolisian lebih dahulu memprioritaskan pengamanan situasi.

Menurutnya, kondisi saat itu masih memanas. Banyak orang berkumpul di halaman Polsek sehingga berpotensi menimbulkan keributan lanjutan.

Kami tidak pernah menolak laporan. Yang kami lakukan saat itu adalah meminta yang bersangkutan bersabar dan menenangkan diri terlebih dahulu karena situasi masih panas dan banyak orang berkumpul di halaman Polsek,” jelasnya.

Ipda Iqbal mengatakan pihak yang bersangkutan tetap berada di lingkungan Polsek hingga sekitar pukul 06.30 WIB. Selama waktu tersebut, petugas terus melakukan komunikasi secara persuasif.

Petugas berupaya meredakan emosi seluruh pihak. Langkah itu bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Polsek.

Kalau memang kami menolak laporan, tentu tidak mungkin kami tetap berkomunikasi dan memberikan pelayanan hingga pagi. Kami justru berupaya menyelesaikan situasi secara persuasif,” katanya.

  • Petugas Tetap Siap Melayani Sesuai Prosedur

Ipda Iqbal mengaku sempat memberikan saran kepada pihak yang bersangkutan. Ia meminta yang bersangkutan beristirahat terlebih dahulu sebelum kembali membuat laporan apabila masih diperlukan.

Menurutnya, kondisi fisik dan emosi yang lebih tenang akan membantu proses pelaporan berjalan lebih baik.

Saya sampaikan, silakan pulang dulu, mandi dulu, istirahat dulu. Kalau mau membuat laporan, kami tetap siap melayani sesuai prosedur,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa anggota Polsek Bumi Waras membantu mengantarkan yang bersangkutan pulang. Petugas mengambil langkah tersebut setelah situasi dinilai kondusif.

Selain itu, kedua belah pihak disebut sempat mengikuti proses mediasi. Kapolsek Bumi Waras AKP Galih, S.I.K memimpin upaya perdamaian tersebut.

Isi Video Viral Menurut Ipda Iqbal

Klarifikasi Ipda Iqbal juga menyoroti isi video yang beredar di media sosial. Menurutnya, rekaman tersebut menunjukkan upaya petugas menjaga ketertiban.

Dalam video itu, seorang pria terdengar menyampaikan keinginannya membuat laporan polisi. Pada saat yang sama, Ipda Iqbal berulang kali meminta seluruh pihak menjaga ketenangan.

Sabar dulu, sabar,” ucapnya dalam video yang beredar.

Pada bagian lain rekaman tersebut, Ipda Iqbal juga menyampaikan penjelasan kepada pihak yang hadir di lokasi.

Bukan nggak diterima LP, tenangkan diri dulu, jangan emosi di sini, jangan ada yang emosi dulu, sabar ya, sabar, tenang dulu semuanya.”

Menurut Ipda Iqbal, potongan video yang beredar tidak menggambarkan keseluruhan rangkaian peristiwa. Ia menilai masyarakat perlu memahami konteks secara utuh sebelum menarik kesimpulan.

Bantah Dugaan Pembiaran Penganiayaan

Selain membantah tudingan penolakan laporan, Ipda Iqbal juga menepis dugaan pembiaran penganiayaan. Ia menegaskan anggota kepolisian berupaya mencegah konflik berkembang.

Petugas memisahkan pihak-pihak yang berselisih. Langkah tersebut bertujuan menghindari benturan fisik yang lebih besar.

Menurutnya, seluruh anggota yang bertugas fokus menjaga keamanan. Mereka berusaha mengendalikan situasi agar tidak semakin memanas.

Kami hadir untuk mencegah keributan, bukan membiarkan. Itu yang kami lakukan malam itu,” tegasnya.

Ipda Iqbal juga mengajak masyarakat menyikapi informasi secara bijak. Ia meminta publik tidak langsung mempercayai potongan video tanpa mengetahui seluruh fakta yang ada.

  • Proses Pendalaman Masih Berlangsung

Hingga saat ini, pihak berwenang masih mendalami peristiwa yang melibatkan pengunjung dan pihak Cafe The Hevn. Proses tersebut masih berlangsung sesuai mekanisme yang berlaku.

Penyidik masih mengumpulkan berbagai keterangan dari para pihak. Setiap informasi akan melalui proses verifikasi dan pembuktian.

Pihak kepolisian juga akan memeriksa saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Langkah itu bertujuan mengungkap fakta secara objektif dan menyeluruh.

Ipda Iqbal menegaskan bahwa seluruh proses harus berjalan sesuai aturan hukum. Ia berharap masyarakat memberikan ruang bagi aparat untuk menyelesaikan pendalaman perkara secara profesional.

  • Penulis: Orba Battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penipuan Kerja Sama LPG, Sepuluh Korban Laporkan ke Polda Lampung

    Penipuan Kerja Sama LPG, Sepuluh Korban Laporkan ke Polda Lampung

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sepuluh korban dugaan penipuan kerja sama LPG resmi melapor ke Polda Lampung pada Rabu, 9 Oktober 2025. Para korban mengaku rugi ratusan juta rupiah setelah tergiur tawaran investasi pengelolaan gas LPG 3 kilogram di beberapa wilayah Lampung. Kasus Penipuan Berkedok Kerja Sama Usaha Bandar Lampung, Battikpost.site — Kasus penipuan kerja sama LPG kembali mencuat di […]

  • Pemerintah Tiyuh Menggala Mas Beli 1 Unit Ambulans dari Dana Desa 2025

    Pemerintah Tiyuh Menggala Mas Beli 1 Unit Ambulans dari Dana Desa 2025

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Pemerintah Tiyuh Menggala Mas, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat, membeli satu unit ambulans baru menggunakan Dana Desa Tahun 2025. Pembelian ini menunjukkan komitmen pemerintah tiyuh dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Pembelian Ambulans Wujud Peningkatan Pelayanan Kesehatan TUBABA, Battikpost.site — Pemerintah Tiyuh Menggala Mas terus berupaya memperkuat pelayanan dasar masyarakat. Salah satu langkah […]

  • Mahasiswa Dorong Transformasi Digital di Lampung

    Mahasiswa Dorong Transformasi Digital di Lampung

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Mahasiswa transformasi digital Lampung menjadi fokus Pemerintah Provinsi Lampung dalam menyiapkan SDM unggul, inovatif, dan adaptif. Ajakan ini disampaikan dalam simposium pendidikan digital di Universitas Lampung, Jumat, untuk memperkuat peran mahasiswa menghadapi tantangan masa depan. Mahasiswa Jadi Kunci Transformasi Digital Bandar Lampung, Battikpost.site — Pemerintah Provinsi Lampung mendorong mahasiswa agar aktif membangun masa depan daerah. […]

  • PCNU Lampung Tengah Gelar Lailatul Ijtima’ Perdana, Seluruh MWC NU Hadir

    PCNU Lampung Tengah Gelar Lailatul Ijtima’ Perdana, Seluruh MWC NU Hadir

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lampung Tengah menggelar Lailatul Ijtima’ perdana di Gedung PCNU Lampung Tengah, Jalan Proklamator Raya No. 134, Kelurahan Seputih Jaya, Kecamatan Gunung Sugih, Ahad (21/9/2025) malam. Kegiatan ini bertepatan dengan 28 Rabiul Awwal 1447 H dan dihadiri seluruh Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kabupaten Lampung Tengah. Lailatul Ijtima’ Perdana PCNU Lampung […]

  • Ditutup Selimut, Wanita Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Kontrakan di Bakauheni Lampung Selatan

    Ditutup Selimut, Wanita Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Kontrakan di Bakauheni Lampung Selatan

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Lampung Selatan – Seorang wanita ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di Dusun kenyayan Bawah I Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (23/3/2025). Korban inisal WY (23) warga Dusun Sumber Sari, Desa Kelawi, Bakauheni, Lampung Selatan. Jasadnya ditemukan tergeletak di ruang tamu kontrakan dan ditutupi menggunakan selimut warna abu abu. “Iya, adanya […]

  • DPW dan DPD GARDA Lampung Dukung Penuh Aksi GARDA Pusat pada 27 Februari 2025

    DPW dan DPD GARDA Lampung Dukung Penuh Aksi GARDA Pusat pada 27 Februari 2025

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Lampung – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Lampung menyatakan dukungan penuh terhadap aksi yang akan digelar oleh GARDA Pusat pada 27 Februari 2025. Aksi ini merupakan bentuk perlawanan terhadap kebijakan aplikator asing yang dinilai semakin merugikan pengemudi ojek online di Indonesia. Ketua DPW GARDA Lampung, […]

expand_less