Sekber Dewan Pers Lampung Resmi Dibentuk, Kawal Kebijakan Publik
- account_circle orba battik
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Sekber Dewan Pers Lampung resmi terbentuk pada Jumat, 1 Mei 2026. SMSI, AMSI, dan JMSI menyatukan langkah di Bandarlampung untuk mengawal kebijakan publik, memperkuat advokasi, serta membuka ruang aspirasi masyarakat secara lebih efektif.
Tiga Organisasi Media Satukan Langkah
Lampung, Battikpost.site — Sekretariat Bersama atau Sekber tiga konstituen Dewan Pers resmi berdiri di Lampung. Tiga organisasi itu meliputi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI).
Pembentukan Sekber menjadi langkah penting bagi dunia pers daerah. Tiga organisasi perusahaan media itu ingin memperkuat peran pers dalam kehidupan publik.
Kegiatan peresmian berlangsung pada Jumat, 1 Mei 2026. Acara berlangsung di kawasan Jalur Dua Sultan Agung.
Para ketua organisasi menandai peresmian melalui penandatanganan Fakta Integritas. Penandatanganan itu menunjukkan komitmen bersama dalam menjalankan fungsi organisasi.
Sinergi tiga konstituen Dewan Pers ini juga mencerminkan semangat kolaborasi. Mereka ingin menghadirkan organisasi yang responsif terhadap dinamika daerah.
Proses Panjang Menuju Pembentukan Sekber
Ketua SMSI Lampung, Donny Irawan, menjelaskan pembentukan Sekber melalui pembahasan panjang. Tiga organisasi menjalani proses diskusi sebelum mencapai kesepakatan final.
Ia menegaskan bahwa kesepahaman menjadi dasar utama pembentukan forum bersama tersebut. Setiap organisasi menyampaikan pandangan dalam proses itu.
“Pada akhirnya disepakati terbentuknya Sekber. Sekber sendiri dikomandani tiga ketua pengda masing-masing, dibantu divisi kehumasan, divisi investigasi, dan divisi advokasi,” ujarnya.
Struktur itu menunjukkan pembagian kerja yang jelas. Setiap divisi akan bergerak sesuai fungsi masing-masing.
Divisi kehumasan akan memperkuat komunikasi publik. Divisi investigasi akan menelaah persoalan yang berkembang. Divisi advokasi akan memberi pendampingan dalam isu strategis.
Langkah ini menunjukkan bahwa organisasi media tidak hanya berfokus pada pemberitaan. Mereka juga ingin memperkuat kontribusi sosial di daerah.
Fokus Kawal Hak Masyarakat
Ketua AMSI Lampung, Hendri, menjelaskan tugas utama Sekber. Menurut dia, forum bersama ini akan mengawal kerja pemerintah agar memenuhi hak masyarakat.
Peran pengawasan itu penting dalam sistem demokrasi. Pers memiliki fungsi kontrol sosial yang sah dan dibutuhkan publik.
Hendri menilai masyarakat membutuhkan ruang penyampaian aspirasi yang terbuka. Jika ruang itu tersumbat, maka persoalan bisa berkembang lebih besar.
Menurutnya, apabila ruang penyampaian aspirasi masyarakat tersumbat, maka kehadiran Sekber diharapkan dapat membantu mendorong pemangku kebijakan agar lebih jernih dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.
Pernyataan itu menegaskan posisi Sekber sebagai jembatan komunikasi. Forum ini ingin mempertemukan suara masyarakat dengan pemegang kebijakan.
Kehadiran media yang solid dapat mendorong kebijakan lebih terukur. Pemerintah juga bisa menerima masukan secara objektif dan terbuka.
Ingin Cegah Persoalan Hukum Pemimpin Daerah
Ketua JMSI Lampung Ahmad Novriwan menilai Sekber juga memiliki tujuan strategis lain. Ia ingin berbagai persoalan publik ditempatkan sesuai porsinya.
Menurut dia, langkah itu penting agar setiap masalah mendapat penyelesaian tepat. Pendekatan tersebut dapat mencegah kekeliruan dalam pengambilan keputusan.
“Semangat ini yang menggerakkan tiga konstituen Dewan Pers bersatu dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang timbul. Baik SMSI, AMSI maupun JMSI tak ingin melihat pimpinan daerah pada akhirnya terjebak persoalan hukum dan dipenjara,” katanya.
Pernyataan itu menunjukkan perhatian terhadap tata kelola pemerintahan. Pers ingin mendorong kebijakan yang bersih dan sesuai aturan hukum.
Media memiliki fungsi mengingatkan pengambil keputusan. Fungsi itu penting agar kebijakan berjalan transparan dan akuntabel.
Dengan kolaborasi ini, tiga organisasi berharap dapat memberi masukan lebih kuat. Mereka ingin mendorong pemerintahan yang sehat dan berpihak kepada rakyat.
Baca Juga Terbaru
Soroti Harapan Baru Kepemimpinan Lampung
Ahmad Novriwan juga menyinggung kondisi kepemimpinan daerah saat ini. Ia menilai regenerasi kepemimpinan telah membawa banyak harapan baru.
Menurut dia, masyarakat menaruh ekspektasi besar terhadap perubahan. Lampung dinilai memiliki peluang tumbuh lebih cepat.
“Seharusnya Lampung lebih moncer di bawah kepemimpinan Mirza-Jihan, bukan malah sebaliknya,” ujarnya.
Pernyataan itu menjadi kritik sekaligus dorongan. Sekber ingin kepemimpinan daerah menjawab harapan masyarakat dengan kerja nyata.
Pemerintah daerah memegang peran penting dalam pembangunan. Dukungan masyarakat akan kuat jika kebijakan berjalan tepat sasaran.
Siapkan Sarasehan Arah Kebijakan Lampung
Sekber tiga konstituen Dewan Pers Lampung tidak berhenti pada peresmian. Mereka juga menyiapkan agenda lanjutan dalam waktu dekat.
Menurut rencana, Sekber akan menggelar sarasehan pada 11 Mei 2026. Kegiatan itu berlangsung di Hotel Rodison Bandarlampung.
Forum tersebut mengusung tajuk Kemana Arah Kebijakan Lampung Kedepan. Tema itu menunjukkan perhatian besar terhadap masa depan daerah.
Sarasehan berpotensi menjadi ruang dialog antara media, pemerintah, dan masyarakat. Pertemuan seperti ini penting untuk merumuskan gagasan bersama.
Baca Juga Berita Populer
Diskusi publik juga dapat memperkuat transparansi. Masyarakat bisa mengetahui arah kebijakan melalui forum terbuka.
Kolaborasi Pers untuk Lampung
Pembentukan Sekber Dewan Pers Lampung menandai babak baru kolaborasi media daerah. SMSI, AMSI, dan JMSI memilih bersatu dalam satu gerak bersama.
Mereka ingin menjaga fungsi pers sebagai pengawas, penghubung, dan penyampai aspirasi masyarakat. Sinergi itu diharapkan memberi dampak positif bagi Lampung.
Jika kolaborasi berjalan konsisten, ruang publik akan semakin sehat. Kebijakan pemerintah pun dapat berjalan lebih akuntabel dan berpihak pada kepentingan warga.
- Penulis: orba battik



