TMMD ke-127 Ditutup, Pembangunan Desa Tanjung Rejo Tuntas
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
- print Cetak

Program TMMD ke-127 resmi ditutup melalui upacara di Lapangan Desa Gunung Sari, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Rabu (11/3/2026). Program tersebut menghadirkan pembangunan jalan, sumur bor, rehabilitasi rumah, serta berbagai penyuluhan bagi masyarakat Desa Tanjung Rejo.
Penutupan TMMD ke-127 di Pesawaran
Pesawaran, Battikpost.site — Program Tentara Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026 resmi berakhir. Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Desa Gunung Sari, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Rabu (11/3/2026).
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) memimpin langsung upacara penutupan program tersebut.
Sejumlah pejabat menghadiri kegiatan tersebut. Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. turut hadir bersama jajaran perangkat daerah.
Danrem 043/Gatam juga mengikuti kegiatan tersebut. Perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung turut hadir dalam acara tersebut.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi Provinsi Lampung mewakili pemerintah provinsi dalam kegiatan itu.
Kehadiran berbagai unsur pemerintah menunjukkan dukungan terhadap program pembangunan desa. Kegiatan tersebut juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan TNI.
Program TMMD selama ini berperan penting dalam mempercepat pembangunan desa. Program tersebut juga mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan wilayah.
Sasaran Pembangunan Fisik TMMD
Komandan Kodim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav M. Nuril Ambiyah bertugas sebagai Dansatgas TMMD. Ia menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan dalam upacara penutupan.
Program TMMD ke-127 berlangsung selama 30 hari. Satgas TMMD melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan fisik dan nonfisik.
Sasaran fisik menjadi fokus utama kegiatan tersebut. Program tersebut menghadirkan berbagai infrastruktur untuk masyarakat desa.
Satgas TMMD membangun jalan rabat beton sepanjang 666 meter. Jalan tersebut memiliki lebar tiga meter.
Ketebalan jalan mencapai 0,15 meter. Infrastruktur tersebut membantu mobilitas masyarakat desa.
Baca Juga Terbaru
Pembangunan jalan rabat beton mempermudah aktivitas warga. Jalan tersebut juga memperlancar akses transportasi masyarakat.
Satgas TMMD juga membangun talud. Pembangunan talud bertujuan menjaga struktur tanah di sekitar wilayah pembangunan.
Selain itu, satgas membangun lima unit sumur bor. Fasilitas tersebut mendukung kebutuhan air bersih masyarakat.
Program TMMD juga merehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni. Program tersebut membantu warga memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.
Rehabilitasi rumah menjadi salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Program tersebut juga membantu warga yang membutuhkan tempat tinggal lebih baik.
Program Nonfisik untuk Pemberdayaan Masyarakat
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan kegiatan nonfisik. Program tersebut memberikan berbagai penyuluhan kepada masyarakat.
Penyuluhan tersebut bertujuan meningkatkan wawasan masyarakat. Kegiatan tersebut juga memperkuat kesadaran sosial warga desa.
Materi penyuluhan meliputi wawasan kebangsaan dan bela negara. Materi tersebut mendorong masyarakat memahami nilai kebangsaan.
Satgas juga memberikan penyuluhan tentang sekolah ramah anak. Program tersebut mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman.
Petugas memberikan penyuluhan peternakan dan perikanan. Materi tersebut membantu masyarakat meningkatkan potensi ekonomi lokal.
Kegiatan penyuluhan juga membahas bahaya judi online dan pornografi. Materi tersebut memberikan edukasi mengenai dampak negatif aktivitas tersebut.
Petugas juga memberikan penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas. Program tersebut membantu menjaga stabilitas lingkungan desa.
Penyuluhan tentang bahaya narkoba juga menjadi bagian penting kegiatan tersebut. Program tersebut mengingatkan masyarakat terhadap dampak penyalahgunaan narkotika.
Baca Juga Berita Populer
Satgas TMMD juga memberikan penyuluhan hukum kepada masyarakat. Materi tersebut membantu warga memahami hak dan kewajiban hukum.
Selain itu, petugas memberikan edukasi mengenai lingkungan hidup. Materi tersebut mendorong masyarakat menjaga kelestarian lingkungan.
Penyerahan Bantuan kepada Masyarakat
Kegiatan penutupan TMMD juga menghadirkan penyerahan bantuan. Panitia menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga.
Bantuan tersebut berupa bingkisan sembako. Bantuan tersebut membantu kebutuhan dasar masyarakat.
Panitia juga menyerahkan bantuan bibit kambing. Bantuan tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program bantuan tersebut diharapkan membantu warga mengembangkan usaha peternakan. Bantuan tersebut juga mendorong peningkatan ekonomi keluarga.
Apresiasi Pangdam XXI/Radin Inten
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi memberikan apresiasi kepada semua pihak. Ia menilai program TMMD menunjukkan sinergi antara berbagai unsur masyarakat.
“Program TMMD ini merupakan bentuk nyata kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. Kami berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dilaksanakan dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” ujarnya.
Pangdam menilai kerja sama tersebut mempercepat pembangunan desa. Program TMMD juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Sinergi tersebut juga membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.
Apresiasi Pemerintah Kabupaten Pesawaran
Upacara penutupan TMMD juga menghadirkan momen simbolis. Pangdam XXI/Radin Inten melakukan penanggalan tanda peserta TMMD.
Pangdam juga menerima pengembalian alat kerja TMMD. Prosesi tersebut menandai berakhirnya program secara resmi.
Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B. menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan program tersebut. Ia menilai TMMD memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa.
“Ini adalah salah satu bentuk sinergi antara TNI, masyarakat, dan Pemerintah Daerah dalam upaya mempercepat pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.
Bupati juga berharap hasil pembangunan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Peninjauan Hasil Pembangunan TMMD
Usai upacara penutupan, Pangdam XXI/Radin Inten melakukan peninjauan lapangan. Bupati Pesawaran juga ikut dalam kegiatan tersebut.
Rombongan meninjau sejumlah hasil pembangunan TMMD di Desa Tanjung Rejo. Mereka melihat langsung jalan rabat beton yang telah selesai.
Rombongan juga meninjau sumur bor yang telah dibangun. Fasilitas tersebut menjadi sumber air bersih bagi masyarakat.
Pangdam dan Bupati juga meninjau rumah warga yang telah direhabilitasi. Program tersebut membantu warga memperoleh hunian yang lebih layak.
Kegiatan peninjauan tersebut memastikan seluruh pembangunan berjalan sesuai rencana.
Kebersamaan dalam Penutupan TMMD
Kegiatan penutupan TMMD berlanjut dengan acara kebersamaan. Panitia menggelar buka puasa bersama di Kantor Desa Tanjung Rejo.
Acara tersebut mempererat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Momen tersebut juga menjadi ungkapan rasa syukur atas keberhasilan program.
Program TMMD ke-127 diharapkan memberikan manfaat jangka panjang. Pembangunan yang telah selesai diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. (Shasa).
- Penulis: Admin



