Breaking News
light_mode

Pagar Permanen Dipersoalkan, Anggota DPRD Lampung Selatan Diduga Serobot Batas Lahan Warga Kertosari

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • print Cetak

Lampung Selatan, Battikpost.site — Sengketa batas lahan antara warga Desa Kertosari kembali mencuat ke publik. Kali ini, persoalan melibatkan seorang anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang diduga membangun pagar permanen melewati batas lahan milik warga.

Dugaan tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Dusun 5 Umbul Asem, Ansari, yang menerima laporan dari warga bernama Suinah. Lahan milik Suinah diketahui berbatasan langsung dengan lahan tempat berdirinya pagar permanen tersebut.

Awal permasalahan ini bermula dari laporan warga. Warga merasa keberatan karena adanya pembangunan pagar permanen di batas lahan. Setelah saya cek langsung ke lokasi, pagar tersebut diduga melebihi batas tanah yang seharusnya,” ujar Ansari saat memberikan keterangan kepada pewarta, sabtu, 22/11/2025.

Kepala Dusun Turun Langsung ke Lokasi

Ansari menjelaskan, pembangunan pagar tersebut sempat memicu cekcok mulut antara kedua belah pihak. Mengetahui hal itu, ia langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan.

Saya datang langsung dan mendapati bahwa tanda batas tanah berada di dalam area pagar. Artinya, secara kasat mata pagar tersebut sudah melewati batas lahan,” tegasnya.

Menurut Ansari, batas tanah yang dimaksud merupakan tanda batas hidup yang selama ini dijadikan patokan oleh warga sekitar.

Mediasi Awal Tidak Berjalan Maksimal

Upaya mediasi sempat dilakukan di lokasi kejadian. Namun, pertemuan tersebut tidak berlangsung maksimal karena pihak terlapor tidak berada di rumah sejak pagi hari.

Yang bersangkutan baru datang sekitar pukul 11.00 WIB. Sementara Saudari Suinah sudah pulang karena hujan deras dan tidak bersedia kembali ke lokasi,” jelas Ansari.

Dalam pertemuan singkat tersebut, Ansari kembali menegaskan bahwa pagar diduga melampaui batas lahan.

Saya sudah sampaikan bahwa tanda batas berada di dalam pagar. Namun pekerja menyampaikan bahwa pembangunan dilakukan berdasarkan surat dan ukuran yang mereka pegang,” katanya.

Pemanggilan Desa Tak Dihadiri

Karena tidak ditemukan kesepakatan, persoalan tersebut kemudian dilaporkan ke pemerintah desa. Pemerintah desa pun menjadwalkan pemanggilan resmi ke kantor desa.

Pemanggilan sudah dilakukan. Yang bersangkutan menyampaikan akan hadir setelah Dzuhur, tapi sampai pukul 17.00 WIB tidak datang ke kantor desa,” ungkap Ansari.

Situasi tersebut membuat persoalan semakin berlarut tanpa kejelasan penyelesaian di tingkat desa.

Berujung Laporan ke LBH

Melihat tidak adanya titik temu, Ansari mengaku menyarankan pihak Suinah untuk mencari pendampingan hukum.

Saya sarankan Saudari Suinah melapor ke pihak lain agar mendapat pendampingan. Akhirnya beliau melapor ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di Tangerang,” ujarnya.

Dari laporan tersebut, LBH Tangerang melayangkan somasi dan memanggil pihak anggota DPRD yang bersangkutan. Beberapa hari kemudian, yang bersangkutan hadir dan membuat pernyataan tertulis.

Meski demikian, musyawarah lanjutan di desa yang dihadiri pihak terlapor bersama kuasa hukumnya kembali tidak menghasilkan kesepakatan.

Pengukuran Ulang Temukan Kelebihan

Sebagai langkah lanjutan, dilakukan pengukuran ulang berdasarkan surat tanah yang dimiliki.

Di dalam surat tercantum panjang 53 meter, namun hasil pengukuran di lapangan mencapai 53,70 meter. Artinya ada kelebihan sekitar 70 sentimeter,” beber Ansari.

Selain itu, pada sisi lain lahan juga ditemukan kelebihan ukuran dari 90 meter menjadi sekitar 90,30 meter. Bahkan di bagian ujung, kelebihan mencapai 60 hingga 70 sentimeter.

Warga sekitar juga keberatan karena akses jalan yang sebelumnya bisa dilewati sepeda motor kini menjadi sempit dan tidak bisa dilalui,” tambahnya.

Tawaran Ganti Rugi Ditolak Warga

Dalam musyawarah setelah pengukuran, pihak terlapor sempat mengusulkan penyelesaian melalui ganti rugi tanpa pembongkaran pagar. Namun opsi tersebut ditolak oleh pihak Suinah.

Saudari Suinah menolak karena lahan menjadi tidak berbentuk. Sikapnya tegas, pagar yang melebihi batas harus dibongkar,” kata Ansari.

Total Pagar Diduga Lewati Batas Capai 63 Meter

Berdasarkan hasil pengukuran, kelebihan lahan tercatat sekitar 30 sentimeter di bagian depan, 30 sentimeter di bagian ujung, serta 60–70 sentimeter di sisi lainnya.

Jika ditotal, panjang pagar batako yang diduga melebihi batas lahan diperkirakan mencapai sekitar 63 meter,” ungkap Ansari.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pertemuan lanjutan antara kedua belah pihak. Warga berharap sengketa tersebut dapat diselesaikan secara adil dan sesuai ketentuan hukum.

Harapan Saudari Suinah tetap sama, pagar yang melebihi batas lahan harus dibongkar,” pungkas Ansari. (Redaksi).

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • BMKG Tegaskan Cuaca Panas Indonesia Bukan Gelombang Panas

    BMKG Tegaskan Cuaca Panas Indonesia Bukan Gelombang Panas

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    BMKG menegaskan cuaca panas Indonesia yang terjadi belakangan ini bukan gelombang panas. Peningkatan suhu udara masih tergolong normal akibat posisi matahari di ekuator, minimnya awan, serta faktor lingkungan perkotaan. Penjelasan BMKG tentang Cuaca Panas Indonesia Jakarta, Battikpost.site — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menanggapi fenomena cuaca panas yang terasa menyengat di sejumlah wilayah. Lembaga […]

  • Diduga Cemari Lingkungan, Pipa Limbah Indokom Pecah dan Warga Minta Penindakan Cepat

    Diduga Cemari Lingkungan, Pipa Limbah Indokom Pecah dan Warga Minta Penindakan Cepat

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, Battikpost.site — Dugaan pencemaran lingkungan yang melibatkan PT Indokom Samudra Persada kembali menjadi sorotan. Warga Desa Sukanegara mengeluhkan bau busuk menyengat yang muncul pada waktu tertentu dari jaringan pipa perusahaan yang dipasang di badan drainase. Pipa tersebut dilaporkan pecah di banyak titik, diduga tidak mampu menahan derasnya arus air. Akibatnya, cairan berbau kuat […]

  • PWI Lampung Gelar Buka Puasa, Perkuat Sinergi Jurnalis dan Pemerintah

    PWI Lampung Gelar Buka Puasa, Perkuat Sinergi Jurnalis dan Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Lampung – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung mengadakan buka puasa bersama di Gedung Wartawan H. Solfian Akhmad pada Senin, 24 Maret 2025. Ratusan peserta hadir dalam acara ini, termasuk Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur Jihan Nurlela, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung Kuntadi, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turut serta […]

  • Purnama Wulan Sari Mirzani Djausal Dilantik sebagai Ketua TP. PKK dan Ketua TP. Posyandu Provinsi Lampung

    Purnama Wulan Sari Mirzani Djausal Dilantik sebagai Ketua TP. PKK dan Ketua TP. Posyandu Provinsi Lampung

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    JAKARTA – Purnama Wulan Sari Mirzani Djausal dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) dan Ketua TP. Posyandu Provinsi Lampung oleh Ketua Umum TP. PKK sekaligus Ketua Umum Tim Pembina Posyandu, Ny. Tri Tito Karnavian, di Aryanusa Ballroom, Lt. 2 Menara Danareksa, Jakarta, Kamis (20/02/2025). Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Ketua Umum […]

  • Kopdar Perdana Gabungan seluruh Mitra Armada online Priode 2025 – 2027 : Langkah Nyata Menuju Kemandirian Ekonomi

    Kopdar Perdana Gabungan seluruh Mitra Armada online Priode 2025 – 2027 : Langkah Nyata Menuju Kemandirian Ekonomi

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Bandar Lampung, – Komunitas Gabungan Seluruh Armada Online Gabungan Seluruh Mitra Armada online (GASMAL) sukses menggelar kopdar perdana yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Acara yang dihadiri oleh puluhan anggota komunitas ini menjadi momentum penting dalam membangun kemandirian ekonomi melalui berbagai program strategis. Arisan Sembako: Menguatkan Solidaritas Salah satu program unggulan yang diluncurkan […]

  • Meriah! Festival Kejuaraan Pencak Silat PSKBI CUP 2025 Tingkat SD se-Banten Sukses Digelar

    Meriah! Festival Kejuaraan Pencak Silat PSKBI CUP 2025 Tingkat SD se-Banten Sukses Digelar

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Banten — Festival Kejuaraan Pencak Silat PSKBI CUP 2025 tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Provinsi Banten berlangsung meriah di Gedung Pramuka, Serang, pada Senin (26/5/2025). Ajang ini menjadi momentum penting dalam pelestarian budaya dan pencarian bibit unggul atlet silat usia dini. Kehadiran sejumlah tokoh penting menambah kehormatan acara, seperti Plt. Kepala Dispora Kota Serang Zeka […]

expand_less