Breaking News
light_mode

OJOL Kamtibmas Wujud Kolaborasi Polri dan Pengemudi Online Jaga Keamanan Masyarakat

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • print Cetak

Program OJOL Kamtibmas menjadi bentuk kolaborasi antara Polri dan pengemudi transportasi online untuk menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. Melalui inisiatif ini, pengemudi OJOL berperan aktif memberikan informasi awal terkait gangguan kamtibmas di wilayahnya masing-masing.


Ditulis oleh: Miftahul Huda, SE, MM
(Ketua Umum Gaspool Lampung)

Latar Belakang Transportasi Online di Indonesia

Lampung, Battikpost.site — Keberadaan transportasi online di Indonesia terus menarik perhatian publik. Saat ini, pemerintah baru memiliki dua regulasi utama, yaitu Permenhub 118 Tahun 2018 untuk transportasi online roda empat dan Permenhub 12 Tahun 2019 untuk transportasi roda dua atau OJOL.

Namun, hingga kini belum ada aturan lain yang secara komprehensif mengatur skema bisnis transportasi online, terutama dalam hal perlindungan keselamatan, jaminan penghasilan layak, serta kejelasan hubungan kemitraan antara perusahaan aplikasi dan pengemudi.

Keterlambatan pemerintah dalam menghadirkan aturan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi menjadi penyebab utama ketimpangan ini. Misalnya, regulasi tentang perjanjian kemitraan masih merujuk pada UU Nomor 20 Tahun 2008, padahal bisnis transportasi online mulai tumbuh pesat sejak tahun 2012.

Akibatnya, berbagai persoalan terus muncul tanpa payung hukum yang memadai. Oleh karena itu, pemerintah dan kementerian terkait perlu segera menyusun regulasi yang seimbang agar ekosistem transportasi online dapat berkembang secara adil dan berkelanjutan.


Kontribusi Sosial Komunitas OJOL

Meskipun menghadapi kekosongan regulasi, pengemudi OJOL tetap menunjukkan kontribusi besar bagi masyarakat. Mereka membentuk berbagai komunitas sosial, tim rescue, relawan, hingga kelompok sedekah di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Fenomena ini mencerminkan tingginya kepedulian para pengemudi terhadap nilai kemanusiaan serta solidaritas sosial. Selain itu, para OJOL juga sering hadir di lokasi kecelakaan lalu lintas atau tempat kejadian perkara kriminal sebelum aparat datang.

Namun, peran penting tersebut belum sepenuhnya diakui oleh sistem hukum yang berlaku. Hal ini menimbulkan ironi, karena di satu sisi OJOL menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat, sementara di sisi lain mereka belum mendapat perlindungan hukum yang memadai.


Polri Luncurkan Program OJOL Kamtibmas

Di tengah situasi itu, Polri mengambil langkah progresif melalui peluncuran program OJOL Kamtibmas di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Program ini hadir sebagai bentuk sinergi antara Kepolisian Republik Indonesia dan pengemudi OJOL dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

Melalui program tersebut, Polri mengajak para pengemudi OJOL untuk berperan sebagai mitra strategis dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan. Pengemudi dapat memberikan informasi awal terkait kecelakaan lalu lintas, aktivitas mencurigakan, atau peristiwa yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Dengan demikian, program ini tidak hanya memperkuat komunikasi antara aparat penegak hukum dan masyarakat, tetapi juga menciptakan mekanisme pelaporan yang cepat, tepat, dan akurat di lapangan.


Peran Nyata OJOL di Lapangan

Sebenarnya, tanpa adanya program khusus, pengemudi OJOL telah berperan aktif dalam penyebaran informasi lapangan secara cepat. Dengan jam kerja fleksibel dan mobilitas tinggi, mereka sering menjadi pihak pertama yang mengetahui berbagai peristiwa di jalan.

Selain itu, jaringan komunikasi yang mereka bangun melalui grup media sosial seperti WhatsApp memungkinkan penyebaran informasi dalam hitungan detik. Oleh karena itu, Polri memanfaatkan potensi ini untuk mempercepat respons terhadap gangguan keamanan melalui program OJOL Kamtibmas.

Langkah ini terbukti mampu meningkatkan partisipasi masyarakat serta memperluas cakupan pemantauan keamanan di berbagai daerah.


Landasan Hukum Partisipasi Masyarakat

Polri mendasarkan program ini pada Pasal 14 ayat (1) huruf f Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia, yang menegaskan peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Selain itu, Peraturan Kapolri Nomor 4 Tahun 2020 juga mengatur partisipasi masyarakat melalui pengamanan swakarsa, siskamling, serta penyampaian informasi terkait kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan.

Dengan dasar hukum ini, OJOL memiliki legitimasi untuk berperan aktif secara sah dan terarah dalam menjaga keamanan lingkungan. Peran tersebut memperkuat posisi pengemudi online bukan hanya sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga sebagai bagian integral dari sistem keamanan nasional.


Kolaborasi Positif dan Tantangan Ke Depan

Program OJOL Kamtibmas mencerminkan komitmen Polri untuk membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kesadaran hukum, tetapi juga mempererat hubungan antara aparat keamanan dan komunitas OJOL di lapangan.

Namun demikian, pelaksanaan program tetap perlu berada dalam koridor hukum yang jelas. Polri dan mitra OJOL harus memastikan bahwa partisipasi tidak bersifat eksploitatif maupun kontraproduktif terhadap tujuan utama, yaitu menjaga keamanan bersama.

Selain itu, pemerintah perlu mendukung langkah Polri ini dengan mempercepat penyusunan regulasi yang relevan dengan perkembangan dunia digital dan kebutuhan para pengemudi online.


Apresiasi terhadap Terobosan Polri

Meskipun pro dan kontra pasti muncul, setiap terobosan positif dari institusi negara yang berpihak kepada masyarakat pantas mendapat dukungan. Program OJOL Kamtibmas menjadi contoh nyata sinergi antara penegak hukum dan masyarakat di era teknologi informasi.

Melalui kerja sama ini, pengemudi OJOL tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan transportasi, tetapi juga sebagai mitra keamanan yang aktif menjaga ketertiban di jalanan.

Pada akhirnya, kolaborasi ini menggambarkan wajah Polri yang humanis serta adaptif terhadap perubahan zaman. Dengan demikian, OJOL Kamtibmas layak menjadi inspirasi bagi program serupa di sektor lain untuk mewujudkan keamanan yang inklusif dan partisipatif.

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Fitur Google Maps yang Jarang Dipakai, Ternyata Sangat Berguna!

    5 Fitur Google Maps yang Jarang Dipakai, Ternyata Sangat Berguna!

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    KBRN, Pekanbaru BattikPost Site – Google Maps selama ini dikenal luas sebagai aplikasi peta digital untuk mencari arah perjalanan. Namun, di balik fungsi utamanya, ada sejumlah fitur tersembunyi yang jarang digunakan pengguna, padahal sangat membantu efisiensi, perencanaan, hingga keamanan. Menurut Google Official Blog (2024), berikut lima fitur Google Maps yang bisa dimanfaatkan sehari-hari: Simpan Lokasi […]

  • Massa AMPP Gelar Aksi Damai di KPU Pesawaran, Desak PSU Sesuai Putusan MK

    Massa AMPP Gelar Aksi Damai di KPU Pesawaran, Desak PSU Sesuai Putusan MK

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Pesawaran, 17 Maret 2025 – Ratusan massa dari Aliansi Masyarakat Penyelamat Pesawaran (AMPP) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran. Mereka menuntut agar Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024 dilaksanakan sesuai dengan amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK), tanpa intervensi pihak mana pun. Sejak pukul 09.30 WIB, massa mulai […]

  • DPD KNPI Lampung Timur Gelar Buka Puasa Bersama dan Konsolidasi Pemuda

    DPD KNPI Lampung Timur Gelar Buka Puasa Bersama dan Konsolidasi Pemuda

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Lampung Timur – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lampung Timur menggelar acara buka puasa bersama di Desa Mataram Marga pada Jumat (21/3/2025). Acara ini dihadiri oleh Ketua DPD KNPI Lampung Timur, Arman Felani Lamunyai, beserta jajaran pengurus dan pemuda setempat. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai momentum […]

  • Resmi Jadi WNI! Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy Siap Perkuat Timnas Indonesia

    Resmi Jadi WNI! Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy Siap Perkuat Timnas Indonesia

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Jakarta – Proses naturalisasi tiga pemain keturunan, Emil Audero Mulyadi, Dean Ruben James, dan Joey Mathijs Pelupessy, akhirnya rampung. Ketiganya resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah menjalani prosesi pengambilan sumpah di Roma, Italia, pada Senin (10/3/2025). Proses naturalisasi ini berjalan cepat dan tanpa hambatan. Mulai dari pengajuan ke Komisi X dan XIII DPR […]

  • Badan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung Atur Jam Kerja Samsat Selama Ramadhan 1446 H

    Badan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung Atur Jam Kerja Samsat Selama Ramadhan 1446 H

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Bandar Lampung – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung menetapkan perubahan jam kerja bagi seluruh Kantor Bersama Samsat selama bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah/2025 Masehi. Keputusan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 970/0226/VI.03/02/2025 yang diterbitkan pada 27 Februari 2025. Penyesuaian jam kerja ini menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 35 Tahun 2025 tentang Jam […]

  • Soekarno & Sutan Syahrir: Kawan Seperjuangan yang Berpisah Jalan

    Soekarno & Sutan Syahrir: Kawan Seperjuangan yang Berpisah Jalan

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle een1978
    • 0Komentar

    Battikpost.site — Mereka pernah duduk berdampingan. Tertawa lepas tanpa beban, seperti dua sahabat lama yang saling paham. Soekarno, dengan gaya bicara yang berapi-api, gestur tangan yang tegas. Syahrir, tenang, mendengarkan sambil tersenyum tipis—senyum khasnya yang seperti menyimpan banyak cerita. Tapi siapa sangka, di balik keakraban itu, pelan-pelan tumbuh jurang pemikiran yang dalam. Jurang yang kelak […]

expand_less