Realisasi Dana Desa Tiyuh Panca Marga 2025 Fokus Infrastruktur dan Pemberdayaan
- account_circle orba battik
- calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
- print Cetak

Tulang Bawang Barat, Battikpost.site– Pemerintah Tiyuh Panca Marga, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Tulang Bawang Barat, merealisasikan Dana Desa 2025 dengan fokus pada pembangunan infrastruktur serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kepalo Tiyuh Panca Marga, Asmadi, menegaskan bahwa dana desa tahun ini pemerintah arahkan untuk pembangunan sarana umum, sanitasi, serta penguatan ekonomi tiyuh melalui Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMTi).
Infrastruktur Jadi Prioritas Utama
Realisasi pembangunan infrastruktur mencakup beberapa titik strategis di lingkungan tiyuh. Pemerintah membangun sumur bor di RK 02 untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga. Selain itu, pemerintah juga mengerjakan drainase sepanjang 300 meter di RK 02 dan 200 meter di RK 04.
Baca Juga Terbaru
Di sektor transportasi, pemerintah memperbaiki akses jalan dengan pengerasan (onderlagh) sepanjang 200 meter di RK 04. Tidak hanya itu, pembangunan gorong-gorong di RK 04 juga terealisasi guna memperlancar aliran air dan mencegah banjir.
Pemerintah melengkapi fasilitas umum dengan membangun lima unit MCK masyarakat di wilayah RK 01 hingga RK 05. Fasilitas ini hadir untuk mendukung kesehatan lingkungan dan mendorong pola hidup bersih.
Pemberdayaan Melalui BUMTi
Selain sektor fisik, pemerintah juga menyalurkan sebagian dana untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. BUMTi dikembangkan melalui pembangunan kandang dan penyediaan ternak bebek. Program ini pemerintah jalankan sebagai langkah awal meningkatkan pendapatan warga sekaligus membuka peluang usaha berbasis kelompok.
Baca Juga Berita Populer
Asmadi menjelaskan bahwa pemberdayaan ekonomi kerakyatan harus berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur. Dengan cara itu, masyarakat tidak hanya merasakan manfaat fasilitas, tetapi juga memiliki sumber penghasilan baru.
Harapan Pemerintah dan Masyarakat
Asmadi menyampaikan harapannya agar seluruh program yang terealisasi memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran warga dalam menjaga hasil pembangunan yang sudah ada.
“Dana Desa yang telah kami salurkan benar-benar diarahkan untuk kebutuhan mendesak warga. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan ini agar bermanfaat jangka panjang,” ungkapnya.
Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam pengelolaan Dana Desa. Pemerintah tidak hanya membangun, tetapi juga mendorong warga agar ikut merawat dan menggunakan fasilitas tersebut secara maksimal.
Dampak Nyata Bagi Kehidupan Warga
Dengan tersedianya sumur bor, warga kini lebih mudah mengakses air bersih. Drainase yang terbangun membantu mengurangi risiko genangan saat musim hujan. Jalan onderlagh membuka akses transportasi lebih lancar, sedangkan gorong-gorong baru memperkuat sistem pembuangan air.
Pembangunan MCK memperbaiki kualitas sanitasi, yang berdampak pada kesehatan masyarakat. Sementara itu, pengembangan BUMTi melalui ternak bebek menjadi peluang ekonomi produktif. Program ini membuka kesempatan bagi warga untuk bergabung, berusaha bersama, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Komitmen Keberlanjutan
Pemerintah tiyuh berkomitmen melanjutkan program pembangunan dengan melibatkan masyarakat secara aktif. Setiap program dirancang agar berdaya guna jangka panjang. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, pembangunan dapat berkesinambungan serta memberikan manfaat luas.
Asmadi menambahkan, pemerintah tiyuh akan terus mengutamakan kebutuhan dasar warga. Infrastruktur, sanitasi, dan pemberdayaan ekonomi akan tetap menjadi fokus dalam penggunaan Dana Desa tahun berikutnya. ( Sriyanti/WeHa).
- Penulis: orba battik


