News
Shadow

Pengajian Triwulan Muslimat NU Pagelaran Dihadiri Wabup Pringsewu

Pengajian Triwulan Muslimat NU PAC Pagelaran berlangsung di kediaman Kepala Pekon Patoman, Kecamatan Pagelaran, Sabtu (27/9/2025). Acara keagamaan ini menghadirkan Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila yang menekankan pentingnya pengajian sebagai sarana memperkuat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah.

Wabup: Ajang Ilmu dan Silaturahmi

Pringsewu, Battikpost.site — Dalam sambutannya, Wabup Umi Laila menegaskan bahwa kegiatan pengajian rutin memberi manfaat besar bagi kehidupan umat.

Ia menilai acara ini tidak hanya menjadi media penguatan spiritual, tetapi juga mempererat persaudaraan antarwarga.

Saya menyambut baik kegiatan pengajian triwulanan ini, sekaligus berharap sinergitas dan silaturahmi selama ini terus tetap terjalin erat dalam rangka mendukung terwujudnya Kabupaten Pringsewu Makmur, yakni Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul dan Religius,” ucapnya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan dukungan nyata pemerintah daerah terhadap aktivitas keagamaan di tingkat masyarakat.

Selain itu, Umi Laila juga menekankan bahwa program pengajian sejalan dengan visi pembangunan daerah yang religius.

Santunan Anak Yatim dan Dhuafa

Kegiatan pengajian semakin bermakna karena panitia menyertakan santunan untuk anak yatim dan dhuafa. Langkah tersebut menunjukkan kepedulian sosial Muslimat NU PAC Pagelaran terhadap masyarakat kurang mampu.

Selain itu, pemberian santunan juga menegaskan bahwa pengajian tidak hanya fokus pada penguatan iman.

Kegiatan ini juga menghadirkan aksi nyata dalam membantu sesama, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan.

Para penerima santunan tampak bahagia, sementara para jamaah ikut merasakan keharuan. Dengan demikian, suasana pengajian tidak hanya religius tetapi juga penuh kehangatan.

Tausiyah Meningkatkan Keimanan

Selain santunan, jamaah mendengarkan tausiyah dari Ustaz Untung Suhendro. Ceramah yang disampaikannya memberikan motivasi agar jamaah lebih tekun beribadah dan memperkokoh keimanan.

Tausiyah juga mengingatkan jamaah agar selalu mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, pesan yang dibawakan memberikan semangat baru bagi masyarakat Pagelaran untuk tetap menjaga nilai keislaman di tengah perkembangan zaman.

Kehadiran Jajaran Pemerintah dan NU

Pengajian triwulan ini dihadiri jajaran pemerintah daerah, perangkat kecamatan, aparatur pekon, anggota DPRD dari daerah pemilihan setempat, serta pengurus NU dan Muslimat NU.

Kehadiran mereka menambah semarak sekaligus menunjukkan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan organisasi keagamaan.

Selain itu, partisipasi berbagai pihak membuktikan bahwa pengajian bukan hanya agenda keagamaan. Kegiatan ini juga menjadi ruang kebersamaan yang memperkuat hubungan antar elemen masyarakat.

Menguatkan Peran Muslimat NU

Muslimat NU terus menunjukkan kiprah sebagai organisasi perempuan keagamaan yang berperan aktif dalam pembinaan umat. Melalui pengajian, mereka memperdalam ilmu agama sekaligus menjaga kebersamaan.

Selain itu, Muslimat NU juga konsisten memperkuat nilai keislaman dalam kehidupan sosial masyarakat Pringsewu.

Dengan demikian, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis.

Konteks Peran Muslimat NU di Tingkat Lokal

Kegiatan Muslimat NU tidak hanya berdampak pada bidang keagamaan. Organisasi ini juga berkontribusi dalam bidang sosial, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan.

Oleh karena itu, keberadaan pengajian triwulan mempertegas peran Muslimat NU dalam menopang pembangunan daerah.

Selain itu, kehadiran Muslimat NU di tingkat lokal memperlihatkan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menguatkan fondasi spiritual keluarga dan masyarakat.

Dengan kegiatan rutin seperti pengajian, mereka menanamkan nilai moral sejak dini sekaligus menumbuhkan budaya gotong royong.

Dukungan Pemerintah terhadap Kegiatan Keagamaan

Pemerintah Kabupaten Pringsewu konsisten memberikan dukungan terhadap aktivitas keagamaan masyarakat. Kehadiran Wakil Bupati Umi Laila dalam acara ini membuktikan komitmen tersebut.

Selain itu, dukungan pemerintah diharapkan mendorong semangat masyarakat untuk terus menjaga tradisi pengajian. Oleh karena itu, sinergi pemerintah dan organisasi keagamaan akan memperkuat pembangunan daerah, baik secara spiritual maupun sosial.

Harapan Ke Depan

Pada akhirnya, pengajian triwulan Muslimat NU PAC Pagelaran tidak hanya menjadi rutinitas keagamaan. Kegiatan ini juga menjadi motor penggerak dalam mempererat silaturahmi, meningkatkan keimanan, dan memperkuat kepedulian sosial.

Selain itu, dengan keterlibatan aktif pemerintah dan masyarakat, kegiatan pengajian diharapkan terus berkembang.

Dengan demikian, Muslimat NU akan semakin berperan penting dalam menjaga harmoni dan keberagamaan masyarakat Pringsewu. (Red).