Polisi Inggris Tangkap 466 Pendemo Pro-Palestina, Aksi Terbesar di London
- account_circle karim saputra
- calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
London, Battik Post – Kepolisian Metropolitan Inggris melakukan penangkapan massal terhadap 466 pendemo pro-Palestina dalam aksi besar di London, Sabtu (9/8/2025).
Aksi ini tercatat sebagai salah satu yang terbesar sejak pemerintah Inggris melarang kelompok Palestine Action bulan lalu.
Menurut keterangan resmi, penangkapan dilakukan karena para demonstran dianggap “mendukung organisasi terlarang” berdasarkan undang-undang antiteror.
Larangan terhadap Palestine Action diberlakukan awal Juli, hanya beberapa hari setelah kelompok itu mengaku membobol pangkalan Angkatan Udara di Inggris selatan.
Aksi tersebut merusak dua pesawat militer dan menimbulkan kerugian sekitar £7 juta.
Selain ratusan penangkapan, delapan orang lainnya diamankan atas pelanggaran terpisah, termasuk lima orang yang diduga menyerang petugas.
Meski demikian, polisi memastikan tidak ada korban luka serius.
Pemerintah menuduh Palestine Action terlibat dalam “serangan serius” yang melibatkan kekerasan dan kerusakan besar pada properti.
Sebaliknya, kelompok tersebut menegaskan aksinya adalah bentuk protes terhadap dukungan militer tidak langsung Inggris kepada Israel dalam perang di Gaza.
Langkah pemerintah menuai kritik internasional. PBB, Amnesty International, dan Greenpeace menyebut pelarangan Palestine Action sebagai pelanggaran hukum internasional dan ancaman terhadap kebebasan berbicara.
Kasus ini memicu perdebatan publik di Inggris, mempertemukan dua kepentingan: menjaga keamanan nasional atau melindungi hak demokratis warga untuk menyuarakan pendapat.(Karim).
- Penulis: karim saputra


