Breaking News
light_mode

Sertifikasi Halal Dorong UMKM Lampung Tembus Pasar Ekspor Global

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • print Cetak

Komitmen Pemprov Lampung

Bandar Lampung,Batrik Post – Sertifikasi halal menjadi prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam mendorong produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu menembus pasar ekspor global.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan Gubernur menyampaikan komitmen tersebut saat membuka Rapat Koordinasi Fasilitasi Sertifikasi Halal di Hotel Novotel, Jumat (1/8/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menekankan bahwa sertifikasi halal merupakan amanah konstitusional sekaligus tanggung jawab moral pemerintah terhadap masyarakat.

Menurutnya, sertifikasi halal bukan sekadar legalitas, melainkan jaminan kualitas produk untuk bisa bersaing di tingkat internasional.

  •  Landasan Regulasi Sertifikasi Halal

Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, yang kini diperkuat dengan PP Nomor 42 Tahun 2024, mewajibkan seluruh produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di Indonesia agar memiliki sertifikat halal.

Regulasi tersebut menjadi dasar kuat bagi pemerintah daerah, termasuk Lampung, untuk mempercepat proses sertifikasi bagi UMKM.

Gubernur Mirza menyatakan bahwa produk UMKM Lampung yang telah bersertifikat halal memiliki peluang lebih besar untuk diterima di berbagai negara, seperti Vietnam, Korea Selatan, Australia, Pakistan, Tiongkok, dan Jepang.

Dengan adanya sertifikasi halal, pelaku UMKM juga berpeluang memperoleh insentif serta tarif perdagangan yang lebih ringan di pasar ekspor.

  •  UMKM Lampung dan Potensi Ekspor

Provinsi Lampung menempati posisi sebagai salah satu provinsi penghasil pangan utama nasional, seperti jagung, beras, dan singkong.

Sekitar 490.000 UMKM tersebar di Lampung, mayoritas bergerak di sektor makanan dan menyumbang sekitar 60% Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Melihat potensi tersebut, Pemprov Lampung menilai sertifikasi halal dapat menjadi pintu masuk bagi UMKM untuk memperluas pasar hingga ke mancanegara.

Gubernur menekankan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana produk unggulan UMKM Lampung tidak hanya kuat di pasar nasional, tetapi juga memiliki daya saing global.

Kami akan mendesain bagaimana produk UMKM kami bisa ekspor. Bantu kami, bantu Pemprov untuk mendorong seluruh UMKM-UMKMnya mendapatkan sertifikasi produk halal,” ujar Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.

  •  Dukungan BPJPH untuk Lampung

Sementara itu, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Haikal Hassan, menyampaikan bahwa rakor ini merupakan bukti nyata sinergi antara BPJPH dengan pemerintah daerah.

Haikal menegaskan bahwa Lampung menjadi salah satu provinsi dengan kemajuan signifikan dalam mendukung sertifikasi halal.

Saat ini, pelaku usaha di Provinsi Lampung telah mendaftarkan 225.852 produk untuk memperoleh sertifikat halal, dan pemerintah sudah menerbitkan 145.213 sertifikat.

Angka tersebut menunjukkan keseriusan Pemprov Lampung dan pelaku UMKM dalam memenuhi standar halal yang diakui secara internasional.

Sejauh ini, Lampung lah yang salah satunya menunjukkan kemajuan paling signifikan dalam mendukung sertifikasi halal,” ujar Haikal Hassan.

  •  Sertifikasi Halal Jadi Ukuran Keberhasilan Daerah

Haikal juga mengungkapkan hasil audiensi dengan Menteri Dalam Negeri terkait integrasi program Jaminan Produk Halal ke dalam prioritas pembangunan daerah.

Menurutnya, capaian sertifikasi halal kini menjadi salah satu indikator keberhasilan kepala daerah, selain menekan angka stunting, mengendalikan inflasi, serta meningkatkan produktivitas daerah.

Oleh karena itu, ukuran keberhasilan kepala daerah, selain menekan angka stunting, inflasi daerah, dan peningkatan produktivitas, juga capaian sertifikasi halal,” jelas Kepala BPJPH.

  • Harapan ke Depan

Pemprov Lampung berharap percepatan sertifikasi halal dapat memperluas jangkauan produk UMKM lokal hingga ke pasar internasional.

Dengan dukungan regulasi, sinergi pemerintah pusat dan daerah, serta semangat para pelaku UMKM, Lampung menargetkan diri sebagai salah satu pusat pengembangan produk halal di Indonesia.

Ke depan, Pemprov akan terus melakukan sosialisasi, pelatihan, hingga fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha.

Tujuannya, agar UMKM Lampung tidak hanya berdaya saing, tetapi juga berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional. (Redaksi).

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Turunkan Harga BBM Mulai 1 Juni 2025, Pertamax & Dexlite Kini Lebih Terjangkau

    Pertamina Turunkan Harga BBM Mulai 1 Juni 2025, Pertamax & Dexlite Kini Lebih Terjangkau

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Jakarta – PT Pertamina (Persero) resmi menurunkan harga seluruh jenis bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mulai Sabtu, 1 Juni 2025. Penyesuaian ini berlaku secara nasional di seluruh SPBU Pertamina dan merupakan bagian dari langkah perusahaan dalam menyesuaikan harga dengan kondisi pasar global sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Berikut adalah rincian harga BBM Pertamina terbaru […]

  • MK Putuskan Pemungutan Suara Ulang di Pesawaran, KPU Pastikan Transparansi

    MK Putuskan Pemungutan Suara Ulang di Pesawaran, KPU Pastikan Transparansi

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Lampung – Mahkamah Konstitusi (MK) resmi memerintahkan pemungutan suara ulang (PSU) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pesawaran setelah mengabulkan gugatan sengketa hasil Pilkada. Keputusan ini diambil dalam sidang yang dipimpin Ketua MK, Suhartoyo, sebagai langkah memastikan pemilu berjalan dengan jujur dan adil. Menanggapi putusan tersebut, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung, Erwan […]

  • Saviera Ahmad Wakili Lampung di Putri Pariwisata 2025

    Saviera Ahmad Wakili Lampung di Putri Pariwisata 2025

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Saviera Ahmad Wakili Lampung di Ajang Nasional Putri Pariwisata Bandar Lampung, Battikpost.site – Saviera Celsie Ahmad, atau akrab disapa Celsie, mewakili Provinsi Lampung dalam ajang Putri Pariwisata Indonesia 2025 yang akan digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN). Ajang ini menjadi bagian dari El John Pageants Festival 2025, sebuah kompetisi nasional bergengsi yang memadukan unsur kecantikan, […]

  • 1,8 Juta Keluarga Dicoret dari Penerima Bansos, Ini Alasan Kemensos

    1,8 Juta Keluarga Dicoret dari Penerima Bansos, Ini Alasan Kemensos

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mencoret 1,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari daftar penerima bantuan sosial (bansos) karena mereka dinilai sudah tidak memenuhi syarat secara ekonomi. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjelaskan, hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menunjukkan bahwa keluarga yang dicoret masuk dalam desil 6 ke […]

  • Layvin Kurzawa Resmi Diperkenalkan Persib kepada Bobotoh

    Layvin Kurzawa Resmi Diperkenalkan Persib kepada Bobotoh

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Iyan
    • 0Komentar

    Layvin Kurzawa Resmi Diperkenalkan Persib di Bandung Kota Bandung, Battikpost.site – Layvin Kurzawa resmi diperkenalkan Persib kepada bobotoh sebagai pemain anyar yang akan memperkuat skuad Maung Bandung menghadapi putaran kedua BRI Super League dan AFC Champions League Two. Manajemen Persib secara langsung memperkenalkan mantan bek Paris Saint-Germain (PSG) itu di Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (25/1/2026). […]

  • 7 Jam Diperiksa KPK soal Dugaan Korupsi DJKA, Bupati Pati Sudewo Tegaskan Uang dari Pendapatan DPR

    7 Jam Diperiksa KPK soal Dugaan Korupsi DJKA, Bupati Pati Sudewo Tegaskan Uang dari Pendapatan DPR

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    JAKARTA, BattikPost Site – Bupati Pati, Sudewo, menjalani pemeriksaan maraton selama hampir tujuh jam oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemeriksaan tersebut terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di wilayah Jawa Tengah yang ditangani Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan pada periode 2019–2022. Sudewo hadir di Gedung KPK, […]

expand_less