
Jakarta, Battikpost.site – Aksi besar-besaran bertajuk Aksi 205 siap mengguncang Jakarta pada Selasa, 20 Mei 2025. Ribuan driver online dari berbagai penjuru Indonesia akan memadati kawasan Kementerian Perhubungan RI dan DPR RI, menyuarakan tuntutan terkait regulasi dan perlindungan bagi profesi mereka.
240+ Komunitas Driver Online Nyatakan Dukungannya
Aksi ini bukan gerakan satu-dua komunitas. Berdasarkan data yang diterima redaksi Battikpost, lebih dari 240 komunitas dan organisasi driver online menyatakan siap turun ke jalan. Mulai dari komunitas ojek online lintas kota, serikat pekerja, paguyuban lokal, hingga kelompok pengemudi perempuan dan disabilitas.
Beberapa nama besar yang ikut ambil bagian di antaranya:
Baca Juga Terbaru
- Federasi Serikat Pekerja Pengemudi Online Bersatu (FSPPOB)
- Serikat Pekerja Pengemudi Berbasis Aplikasi (SPASI)
- Garda Indonesia, Gograber Indonesia, Komando Bersatu, dan
- Keluarga Besar Persaudaraan (KBP)
Ada juga komunitas unik seperti Ojol Bawa Sejuk, GOGRABER Center Point, hingga Driver Online Pejuang Perlawanan 8 Maret 2017 yang siap meramaikan gerakan.
Aksi Serentak 10% : Simbol Perlawanan terhadap Ketimpangan
Gerakan ini lahir dari keresahan bersama para pengemudi online terhadap sistem yang mereka anggap tidak adil. Potongan pendapatan oleh aplikator yang dianggap terlalu besar membuat kehidupan mereka makin sulit.
Baca Juga Berita Populer
Tuntutan utama mereka sederhana namun tegas:
Potongan maksimal 10% dari total pendapatan. Bukan lebih.
Driver juga menuntut sistem perhitungan penghasilan yang transparan dan bisa dipertanggungjawabkan. Tak hanya itu, mereka juga menyoroti pentingnya perlindungan sosial dan jaminan kerja yang layak, seperti pekerja di sektor formal lainnya.
Bukan Sekadar Demo, Tapi Gerakan Moral
Aliansi Pengemudi Online Bersatu (APOB) menegaskan bahwa Aksi 205 bukan sekadar unjuk rasa. Ini adalah momentum kebangkitan kolektif pekerja digital yang selama ini merasa dikendalikan oleh algoritma dan kebijakan sepihak.
Dalam seruan moralnya, APOB mengajak seluruh pengemudi online untuk menentukan sikap:
“Bergerak serentak demi potongan maksimal 10%! Pilih diam dan tunduk pada sistem yang menyengsarakan, atau bangkit dan bersuara untuk masa depan yang lebih adil.”
Damai, Terorganisir, dan Penuh Solidaritas
Aksi ini dipastikan berlangsung secara damai. Panitia aksi telah mengimbau seluruh peserta untuk menjaga ketertiban, mematuhi lalu lintas, serta tidak membawa benda tajam. Tiap komunitas juga telah menyiapkan tim medis, logistik, dan keamanan internal.
Harapan untuk Pemerintah dan Aplikator
Gerakan ini menjadi pengingat bagi negara dan aplikator: driver bukan sekadar mitra, tapi tulang punggung layanan transportasi digital.
Dengan mendengarkan suara mereka, membuka ruang dialog, dan merumuskan kebijakan yang adil, masa depan yang lebih baik bagi para pengemudi online bukan lagi mimpi. ( Een )
