Breaking News
light_mode

Tiga Petinggi PT LEB Ditahan Kejati Lampung Terkait Korupsi Dana PI Rp271 Miliar

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
  • print Cetak

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung menahan tiga pejabat PT Lampung Energi Berjaya (LEB) terkait dugaan korupsi pengelolaan dana participating interest (PI) 10 persen wilayah kerja Offshore South East Sumatera (WK OSES). Penahanan berlangsung usai pemeriksaan intensif pada Senin (22/9/2025) malam.

Tiga Tersangka Resmi Ditahan

Bandar Lampung, Battikpost.site — Ketiga pejabat yang ditahan terdiri dari Direktur Utama PT LEB Hermawan Eriadi, Direktur Operasional PT LEB Budi Kurniawan, serta Komisaris PT LEB Heri Wardoyo. Mereka ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan panjang di kantor Kejati Lampung.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Lampung, Armen Wijaya, menegaskan bahwa penetapan tersangka mengacu pada bukti yang sah.

“Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan alat bukti yang cukup dan hasil pemeriksaan terhadap 51 saksi serta lima ahli,” ujar Armen dalam konferensi pers.

Nilai Dana Mencapai Rp271 Miliar

Armen menjelaskan bahwa kasus ini menyangkut pengelolaan dana PI 10 persen dengan nilai sekitar 17,28 juta dolar Amerika atau setara Rp271 miliar. Oleh karena itu, Kejati menilai tiga pejabat tersebut memiliki tanggung jawab hukum.

Selanjutnya, ketiganya langsung menjalani masa penahanan selama 20 hari di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IA Way Huwi, Lampung Selatan. Armen menambahkan, status tersangka melekat karena mereka memiliki kewenangan penuh sebagai direksi dan komisaris PT LEB, selaku penerima dana PI.

Kerugian Negara Capai Rp200 Miliar

Berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Lampung, dugaan korupsi menimbulkan kerugian negara hingga Rp200 miliar. Temuan ini memperkuat langkah Kejati untuk melanjutkan proses hukum secara menyeluruh.

Tim penyidik juga berhasil mengamankan sebagian dana yang diduga hasil korupsi. Sejumlah uang negara senilai Rp81 miliar telah diamankan. Selain itu, barang bukti berupa uang tunai Rp23,55 miliar disita. Penyidik turut menyita aset milik mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dengan nilai Rp38,5 miliar.

Penyidikan Masih Berlanjut

Meski sudah menetapkan tiga tersangka, penyidik masih menelusuri lebih dalam aliran dana. Langkah tersebut bertujuan membuka kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Armen menegaskan bahwa proses penyidikan akan berlanjut hingga persidangan. Selanjutnya, hakim akan menilai fakta hukum untuk menentukan sejauh mana peran masing-masing pihak.

Konteks Umum Kasus Participating Interest

Participating interest (PI) merupakan hak kepemilikan pemerintah daerah sebesar 10 persen dalam pengelolaan wilayah kerja migas. Mekanisme ini bertujuan memberi keuntungan langsung bagi daerah penghasil migas. Namun, pengelolaan PI kerap bermasalah ketika dana tidak transparan.

Kasus PT LEB menunjukkan bagaimana kelemahan tata kelola dapat merugikan negara. Oleh karena itu, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana PI menjadi penting agar tujuan awal tidak melenceng.

Harapan Masyarakat terhadap Penegakan Hukum

Masyarakat Lampung menaruh perhatian besar terhadap kasus ini. Penahanan tiga pejabat PT LEB dianggap sebagai langkah penting Kejati dalam menjaga integritas hukum. Selain itu, publik berharap proses pengadilan berjalan transparan dan adil.

Kejati Lampung menegaskan komitmen untuk menyelesaikan kasus tanpa pandang bulu. Penegakan hukum yang konsisten diharapkan mampu mencegah kasus serupa di kemudian hari.

Upaya Pencegahan di Masa Depan

Kasus ini juga menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan BUMD. Dengan demikian, dana publik yang bernilai besar dapat dikelola dengan benar.

Penguatan sistem audit, penerapan tata kelola yang baik, dan peningkatan transparansi perlu dijalankan. Selain itu, partisipasi masyarakat dan media dalam mengawasi kinerja BUMD menjadi faktor penting.

Pada akhirnya, penahanan tiga petinggi PT LEB menandai keseriusan Kejati Lampung dalam menangani dugaan korupsi. Proses hukum terus berjalan, sementara penyidik menelusuri aliran dana lebih lanjut. Dengan demikian, publik menunggu hasil persidangan untuk memastikan keadilan tegak secara utuh. (**).

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alex Pastoor Amati Pemain Muda Muluku United dalam Upaya Perkuat Timnas Indonesia

    Alex Pastoor Amati Pemain Muda Muluku United dalam Upaya Perkuat Timnas Indonesia

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle een1978
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battik Media, 11 Februari 2025 – Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor, terlihat sangat fokus saat menyaksikan laga antara Muluku United dan Borneo FC di salah satu pertandingan Liga 1 Indonesia. Kehadiran Pastoor di stadion bukan tanpa alasan, melainkan untuk melakukan pemantauan terhadap sejumlah pemain yang menjadi target utama untuk memperkuat skuad Timnas […]

  • Rumah di Gedung Meneng Dilalap Api, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

    Rumah di Gedung Meneng Dilalap Api, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung – Warga Jl. Cengkeh 1, Kelurahan Gedung Meneng, Kecamatan Rajabasa, dikejutkan oleh kobaran api yang melahap sebuah rumah pada Senin (10/3/2025) malam. Diduga akibat korsleting listrik, rumah permanen tersebut hangus dalam hitungan menit, menyebabkan kerugian hingga Rp250 juta. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthony Irawan, mengatakan bahwa […]

  • Dinkes Bandarlampung Perketat Pengawasan Makanan Sekolah Pasca Keracunan Massal 247 Siswa

    Dinkes Bandarlampung Perketat Pengawasan Makanan Sekolah Pasca Keracunan Massal 247 Siswa

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

      Bandarlampung – BattikPost Site  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandarlampung menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap penyedia makanan di sekolah, menyusul kasus keracunan massal yang menimpa ratusan siswa di Kecamatan Sukabumi pada Jumat (29/8).Baca Juga TerbaruBupati Riyanto Pamungkas Lantik 101 PNS PringsewuDua Atlet SMA Kebangsaan Raih Emas di Kejurnas Marinir Kepala Dinkes Kota Bandarlampung, Muhtadi Arsyad […]

  • BBWS Mesuji Sekampung Klarifikasi Dugaan Pelanggaran Proyek Irigasi: “Seluruh Kegiatan Sesuai Mekanisme Swakelola Tipe I”

    BBWS Mesuji Sekampung Klarifikasi Dugaan Pelanggaran Proyek Irigasi: “Seluruh Kegiatan Sesuai Mekanisme Swakelola Tipe I”

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, Battikpost.site — Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung memberikan klarifikasi resmi atas pemberitaan yang menyebutkan adanya dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan proyek jaringan irigasi di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan. BBWS menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, dalam kerangka Program Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 02 Tahun 2025 Tahap II, […]

  • Kunjungan Ibu Alizzar Perkuat Pendidikan TK Cahaya Alam

    Kunjungan Ibu Alizzar Perkuat Pendidikan TK Cahaya Alam

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung — TK Cahaya Alam di Kemiling Raya menyambut hangat kedatangan Ibu Alizzar dalam kunjungan silaturahmi dan pemantauan pendidikan. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh semangat dan menjadi momen berharga bagi para guru serta staf sekolah. Taman Kanak-Kanak (TK) Cahaya Alam yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Kemiling Raya, Bandar Lampung, menerima […]

  • Modus Ambil Barang, Warga Laporkan Dugaan Penggelapan Paket

    Modus Ambil Barang, Warga Laporkan Dugaan Penggelapan Paket

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Dugaan penggelapan paket Maxim terjadi di Way Halim, Bandar Lampung, Selasa (27/10/2026). Adi Setiawan melaporkan dugaan tersebut ke Polresta Bandar Lampung setelah seseorang mengambil paket dengan mengaku sebagai pihak travel. Warga Laporkan Dugaan Penggelapan Paket Maxim Bandar Lampung, Battikpost.site — Adi Setiawan mendatangi Polresta Bandar Lampung untuk melaporkan dugaan tindak pidana penipuan atau perbuatan curang. […]

expand_less