Polisi Tangkap Tiga Tahanan Kabur Polres Way Kanan
- account_circle Admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polisi menangkap tiga tahanan kabur Polres Way Kanan setelah pengejaran intensif di Lampung. Aparat menangkap dua buronan dalam dua hari terakhir. Tim gabungan dari Polda Lampung dan Polres Way Kanan masih memburu lima tahanan lainnya.
Kronologi Penangkapan Tahanan Kabur
Lampung, Battikpost.site — Aparat kepolisian mempercepat pencarian para tahanan yang melarikan diri dari sel tahanan. Petugas mengejar delapan orang yang kabur pada 22 Februari 2026. Mereka merusak plafon ruang tahanan sebelum melarikan diri.
Perburuan mulai menunjukkan hasil dalam dua hari terakhir. Polisi menangkap dua buronan saat sebagian warga beristirahat malam. Sebagian warga lain sedang bersiap menyantap sahur.
Penangkapan terbaru menambah jumlah tahanan yang kembali diamankan. Kini polisi sudah mengamankan tiga orang dari delapan pelarian. Namun, petugas masih mengejar lima orang lainnya.
Kabid Humas kepolisian daerah menyampaikan konfirmasi kepada wartawan. Ia memastikan tim gabungan tetap bergerak di lapangan. Aparat terus mempersempit ruang gerak para buronan.
“Iya benar, sudah ditangkap dua lagi. Jadi total sekarang sudah tiga tahanan yang kembali kami amankan,” kata Kombes Yuni saat dikonfirmasi, Selasa (24/2/2026).
Pernyataan tersebut menegaskan perkembangan terbaru dalam pengejaran tahanan kabur Polres Way Kanan. Selain itu, polisi juga memperkuat patroli di sejumlah wilayah. Langkah itu bertujuan mempercepat proses penangkapan.
Penangkapan di Waktu Sahur
Polisi menangkap dua tahanan dengan waktu berbeda. Aparat memanfaatkan informasi dari lapangan. Tim bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat.
Salah satu tahanan berinisial S berhasil ditangkap lebih dulu. Polisi menemukan S di sebuah rumah kontrakan dekat sekolah dasar. Lokasi tersebut berada di Kecamatan Bukit Kemuning.
Petugas melakukan penyergapan pada Selasa dini hari. Waktu penangkapan sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu warga sedang bersiap makan sahur.
Polisi melakukan tindakan cepat di lokasi. Aparat tidak memberi kesempatan kepada tersangka untuk kabur lagi. Petugas langsung mengamankan yang bersangkutan.
Selain itu, aparat juga menangkap Surmanto alias Ragil. Polisi menemukan dirinya lebih dulu pada malam sebelumnya. Penangkapan berlangsung pada Senin sekitar pukul 22.30 WIB.
Petugas menemukan Surmanto di sebuah gubuk. Gubuk tersebut berada di area perkebunan wilayah Kabupaten Way Kanan. Polisi bergerak setelah menerima informasi keberadaan tersangka.
Tim yang sudah mengantongi data langsung mendatangi lokasi persembunyian. Aparat kemudian mengamankan tersangka tanpa perlawanan berarti. Proses penangkapan berjalan cepat dan terkendali.
Peran Terduga Penyelundupan Alat
Sehari setelah para tahanan melarikan diri, polisi juga melakukan penangkapan lain. Aparat gabungan sebelumnya menangkap seorang perempuan berinisial SR. Ia diketahui bekerja sebagai penjaga kantin.
Polisi menduga SR membantu proses pelarian tahanan. Ia diduga menyelundupkan gergaji besi ke dalam ruang tahanan. Dugaan tersebut muncul dari hasil penyelidikan awal petugas.
Alat itu kemudian digunakan oleh para tahanan. Mereka merusak bagian plafon sel tahanan. Kerusakan tersebut membuka jalan bagi para tahanan untuk melarikan diri.
Penyidik terus mendalami dugaan keterlibatan pihak lain. Polisi memeriksa sejumlah saksi untuk memperjelas peristiwa. Selain itu, aparat mengumpulkan bukti tambahan dari lokasi kejadian.
Langkah penyelidikan tersebut menjadi bagian penting dari proses hukum. Polisi berupaya memastikan seluruh rangkaian kejadian terungkap. Proses itu juga bertujuan mencegah kejadian serupa.
Tahanan Lain Sudah Diamankan Lebih Dulu
Selain dua penangkapan terbaru, polisi sebelumnya sudah menangkap seorang tahanan lain. Tahanan tersebut berinisial HE. Aparat menangkapnya setelah menerima laporan warga.
Warga melaporkan keberadaan seorang pria yang dianggap mencurigakan. Laporan datang dari wilayah Negeri Baru. Daerah itu berada di Kecamatan Umpu Semenguk.
Polisi kemudian menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut. Petugas bergerak menuju lokasi yang disebutkan warga. Aparat akhirnya menemukan HE di kawasan Kilometer 14.
Menurut informasi, HE sempat meminta bantuan kepada warga. Ia mengaku kehausan saat berada di lokasi tersebut. Situasi itu membuat warga curiga terhadap keberadaannya.
Petugas segera melakukan pemeriksaan di lapangan. Polisi memastikan identitas pria tersebut sebagai tahanan kabur. Setelah itu, aparat langsung mengamankannya.
Penangkapan tersebut membantu mempercepat proses pencarian. Selain itu, informasi dari masyarakat juga sangat membantu aparat. Polisi terus mengajak warga berperan aktif dalam menjaga keamanan.
Polisi Masih Memburu Lima Tahanan
Saat ini aparat masih mengejar lima tahanan yang belum tertangkap. Polisi mengerahkan tim gabungan untuk memperluas pencarian. Selain itu, petugas meningkatkan patroli di berbagai wilayah.
Langkah tersebut bertujuan mempercepat penangkapan para buronan. Polisi juga memperketat pengamanan rumah tahanan. Upaya ini penting agar kejadian serupa tidak terulang.
Aparat terus memantau sejumlah lokasi yang dianggap rawan. Polisi juga menindaklanjuti setiap laporan dari masyarakat. Setiap informasi menjadi bahan evaluasi bagi tim di lapangan.
Selain patroli, petugas juga melakukan koordinasi internal. Tim lapangan berbagi informasi terkait pergerakan para buronan. Strategi tersebut diharapkan mempersempit ruang gerak mereka.
Kepolisian menegaskan proses pencarian masih berlangsung. Aparat berkomitmen menangkap seluruh tahanan yang kabur. Polisi akan membawa mereka kembali ke ruang tahanan.
Kasus tahanan kabur Polres Way Kanan kini menjadi perhatian publik. Karena itu, aparat berupaya bekerja cepat dan terukur. Proses penegakan hukum terus berjalan sesuai prosedur.
- Penulis: Admin