Breaking News
light_mode

KCP Bank Lampung Tanjung Bintang Diduga Langgar SOP dalam Pencairan Dana Desa Malangsari

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
  • print Cetak

Battikpost.site, Lampung Selatan – Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Lampung di Tanjung Bintang diduga melanggar prosedur operasional standar (SOP) dalam pencairan Dana Desa tahun 2024. Dugaan muncul setelah Kepala Desa Malangsari mencairkan dana dua kali tanpa sepengetahuan bendahara desa.

Bendahara Desa Malangsari melaporkan Kepala Desanya sendiri ke Polres Lampung Selatan karena diduga mencairkan Dana Desa tanpa koordinasi. Laporan resmi tercatat dengan nomor LP / B-44 / I / 2025 / SPKT / Res Lamsel / Polda Lampung, tertanggal 30 Januari 2025.

Ketika dimintai konfirmasi, Farhan, staf Bank Lampung KCP Tanjung Bintang, menolak memberikan pernyataan.

Untuk informasi bisa ditanyakan langsung ke kantor pusat kami di Bandar Lampung. Terima kasih,” ujarnya singkat.

Sikap tertutup pihak bank ini memunculkan pertanyaan publik: apakah pencairan Dana Desa tanpa melibatkan bendahara adalah praktik yang dibiarkan di KCP Bank Lampung Tanjung Bintang?


BACA JUGA : kaur-keuangan-desa-malang-sari-laporkan-kades-ke-polisi-dugaan-pemalsuan-tanda-tangan-dalam-pencairan-dana-desa


Menurut Permendagri Nomor 20 Tahun 2018, bendahara desa merupakan unsur wajib dalam proses pengelolaan dan pencairan Dana Desa. Jika unsur tersebut diabaikan, maka pencairan tersebut diduga kuat melanggar prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terpisah, Andre dari Humas Bank Lampung Pusat hanya memberikan jawaban singkat.

Desa mana ini, Mas?” tulisnya melalui pesan singkat, tanpa memberi tanggapan lanjutan.

Camat Tanjung Sari menyatakan bahwa memang diperlukan tanda tangan dari beberapa pihak dalam pencairan Dana Desa. Namun, ia tidak memastikan kehadiran bendahara sebagai syarat mutlak.

Mengenai kehadiran saya kurang paham, yang penting ada tanda tangan pihak-pihak yang dipersyaratkan,” jelasnya.

Kasus ini menimbulkan kekhawatiran akan adanya kerja sama tidak sah antara oknum kepala desa dan pihak bank dalam proses pencairan dana, yang seharusnya berjalan dengan transparan dan akuntabel. Apabila terbukti, praktik ini tidak hanya melanggar regulasi, tetapi juga dapat merugikan keuangan negara serta masyarakat desa. (Tim).

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Bandar Lampung Gelar Pemeriksaan Gratis Ojol

    Polresta Bandar Lampung Gelar Pemeriksaan Gratis Ojol

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung | Battikpost.site — Polresta Bandar Lampung menyambut Hari Bhayangkara ke-79 dengan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis untuk driver ojek online (ojol) dan pekerja informal di beberapa titik strategis di kota Bandar Lampung pada Selasa, 10 Juni 2025. Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polresta Bandar Lampung melalui Seksi Dokkes mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi driver […]

  • AFC Kirim Tim Khusus untuk Pantau Laga Timnas Indonesia vs Bahrain

    AFC Kirim Tim Khusus untuk Pantau Laga Timnas Indonesia vs Bahrain

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost.site,Jakarta, 1 Maret 2025 – Pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Bahrain pada 25 Maret 2025 akan menjadi sorotan utama di kancah sepak bola Asia. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi mengumumkan akan mengirim tim khusus untuk memantau jalannya pertandingan yang digelar di Tanah Air. Ketua PSSI, Erick Thohir, menyambut baik keputusan tersebut. Ia menegaskan […]

  • Bupati Way Kanan Ali Rahman Tutup Usia, Masyarakat Berduka

    Bupati Way Kanan Ali Rahman Tutup Usia, Masyarakat Berduka

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpos, Way Kanan berduka. Bupati Way Kanan, Drs. H. Ali Rahman, M.T., M.H., berpulang ke rahmatullah pada Senin, 10 Maret 2025, pukul 11.00 WIB di RSUD dr. H. Abdul Moeloek, setelah menjalani perawatan medis. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Way Kanan, Yusron Lutfi. Kepergian Ali Rahman menjadi pukulan berat bagi […]

  • Pemprov Lampung Lakukan Efisiensi Anggaran Rp600 Miliar pada APBD 2025

    Pemprov Lampung Lakukan Efisiensi Anggaran Rp600 Miliar pada APBD 2025

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle een1978
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battik Media – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berencana melakukan efisiensi anggaran hingga Rp600 miliar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025. Langkah ini sesuai dengan arahan Inpres Nomor 1 Tahun 2025, yang menekankan efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fredy, menjelaskan bahwa sejumlah pos anggaran akan disesuaikan […]

  • Kapolda Lampung Apresiasi Keberhasilan PSU Pesawaran: Bukti Kedewasaan Demokrasi Warga

    Kapolda Lampung Apresiasi Keberhasilan PSU Pesawaran: Bukti Kedewasaan Demokrasi Warga

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost.site, LAMPUNG — Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pesawaran atas partisipasi aktif dalam pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada yang berjalan aman, tertib, dan kondusif pada Sabtu, 24 Mei 2025. Menurut Helmy, suksesnya PSU menjadi indikator kuat bahwa demokrasi di tingkat lokal kian matang. Hal […]

  • Penganiayaan Driver Ojol Wanita di Bandar Lampung Saat Hendak Melerai

    Penganiayaan Driver Ojol Wanita di Bandar Lampung Saat Hendak Melerai

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Kronologi Penganiayaan Driver Ojol Wanita BANDAR LAMPUNG, Battikpost.site – Penganiayaan driver ojol wanita terjadi di Jalan Diponegoro, Kelurahan Golak Galik, Kecamatan Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, pada Senin malam (25/8/2025). Kejadian itu dialami oleh seorang pengemudi ojek online bernama Widia Uliati (37) yang awalnya berniat melerai pertikaian. Widia menjelaskan bahwa insiden bermula ketika ia melihat […]

expand_less