
Tulang Bawang Barat, Battikpost.site — Pemerintah Tiyuh Mekar Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulangbawang Barat, terus berupaya memajukan pembangunan secara merata. Pemerintah tiyuh di bawah kepemimpinan Candra Agus Depi Prianto kini fokus merealisasikan visi dan misi melalui kerja nyata, bukan sekadar wacana.
Pemerintah Tiyuh Mekar Jaya memaksimalkan pelayanan publik dan pembangunan demi memenuhi harapan masyarakat. Melalui dana desa, berbagai program fisik dan pemberdayaan masyarakat terus berjalan sesuai aspirasi warga. Berkat komitmen itu, perubahan positif mulai terlihat di berbagai wilayah tiyuh.
Pembangunan Fisik Jadi Prioritas Utama
Kepalo Tiyuh Mekar Jaya, Candra Agus Depi Prianto, menegaskan bahwa pada realisasi anggaran Dana Desa (DD) tahun 2025, pemerintah fokus pada pembangunan infrastruktur secara merata. Program itu meliputi pembangunan jalan lingkungan hingga jalan menuju perkebunan.
“Pada kegiatan pembangunan fisik dari DD tahun 2025 tahap 1 di realisasikan 9 gorong gorong tersebar di seluruh suku, satu jembatan di suku 6, perawatan jalan lingkungan 2 kilo meter, kalau jalan pertanian kita 2,5 kilo meter,” kata Candra didampingi juru tulis serta bendahara Tiyuh Mekar Jaya saat podcast bersama Pengcab JMSI Tubaba di kediamannya, Senin (6/10/2025).
Candra menjelaskan bahwa pembangunan fisik tersebut berasal dari permintaan warga. Pemerintah tiyuh menanggapi usulan itu untuk memperbaiki jalan sempit dan rusak agar petani lebih mudah mengangkut hasil panen. Mayoritas masyarakat Tiyuh Mekar Jaya berprofesi sebagai petani singkong, sehingga akses jalan menjadi kebutuhan utama.
Tahap Kedua Fokus Jalan dan Infrastruktur Penunjang
Candra menambahkan, pembangunan berlanjut pada tahap dua Dana Desa tahun 2025. Pemerintah membangun jalan lapen dan onderlagh sesuai kebutuhan masyarakat setempat.
“Untuk tahap 2 DD 2025 kita membangun lapen di suku 2 sepanjang 225 meter, dan onderlagh itu di suku 2 ke arah makam permintaan masyarakat karena kalau tahun ini di onderlagh tahun depan bisa di lapen karena saat ini masih jalan tanah,” ucapnya.
Menurutnya, proses pembangunan dilakukan bertahap agar hasilnya maksimal. Pemerintah tiyuh mengatur prioritas berdasarkan tingkat urgensi dan manfaat langsung bagi warga. Dengan langkah ini, pemerataan pembangunan di setiap suku dapat tercapai.
Penguatan Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Petani
Selain pembangunan fisik, Pemerintah Tiyuh Mekar Jaya juga memperkuat sektor ketahanan pangan melalui alokasi 20 persen Dana Desa. Pemerintah berencana membeli traktor untuk mendukung program Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMT).
“Kita sudah rapat musyawarah bersama ketua BUMT, Aparatur Tiyuh serta BPT kita sepakati belikan traktor. Kita nantinya sistem sewa membantu masyarakat dan para petani, karena kita kasih harga murah, kalau sebelumnya 800 sampai 900 sewanya dalam 1 hektar nah punya kita ini cuma 700 ribu saja. Kita upayakan alat bajak traktor ini sudah lengkap rotari dan lejernya,” jelasnya.
Candra menekankan bahwa program ini bertujuan membantu petani mengurangi biaya sewa alat pertanian. Dengan tarif lebih murah, petani bisa meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan mereka.
Pelayanan Kesehatan dan Harapan Perbaikan Jalan
Selain sektor pertanian, bidang kesehatan juga menjadi perhatian penting. Pemerintah tiyuh telah menyiagakan mobil ambulans untuk kebutuhan warga.
“Dalam bidang kesehatan kita juga utamakan, apalagi Tiyuh sudah ada mobil ambulance yang stund by siap kapan saja untuk di butuhkan oleh warga kita,” tegasnya.
Candra juga berharap Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat memperbaiki akses jalan utama yang masih rusak. Ia bersyukur beberapa perbaikan sudah dilakukan.
“Alhamdulillah sudah ada juga yang di perbaiki, karena desa kita paling ujung perbatasan HTI dan way kanan,” bebernya.
Aparatur Tiyuh Kompak Layani Masyarakat
Juru Tulis Tiyuh Mekar Jaya, Edi Warsito, menegaskan komitmen aparatur tiyuh dalam melayani warga secara maksimal. Ia menyebut pelayanan menjadi bentuk pengabdian penuh kepada masyarakat.
“Kita memang dari pagi sampai sore untuk surat menyurat kita siap melayani dengan sepenuh hati, kalau sifatnya penting dan urgent tetap kita layani karena kita siap 24 jam, misalnya masyarakat yang sakit tetap kita layani kapan saja meskipun bukan jam kerja kita tetap layani,” kata Edi.
Edi menambahkan, seluruh aparatur bekerja secara solid dan saling mendukung. Jika kepala tiyuh berhalangan, aparatur lain tetap menjalankan pelayanan tanpa hambatan.
“Jadi Alhamdulillah seumpama nya pak kepalo tidak ada di tempat kita saling support kita saling mengisi untuk pelayanan kepada masyarakat, Tiyuh Mekar Jaya,” tambahnya lagi.
Pemberdayaan Masyarakat Terus Berjalan
Sementara itu, Bendahara Tiyuh Mekar Jaya, Taufik, menjelaskan bahwa anggaran pemberdayaan masyarakat telah terealisasi secara maksimal. Pemerintah tiyuh menyalurkan dana pembinaan kepada berbagai lembaga masyarakat.
“Anggaran Pembinaan TP-PKK, pembinaan karang taruna, perawatan Lapangan, terus penyedia aset sarana dan prasarana karang taruna sudah kita serap dan realisasi kan,” tukasnya.
Pemerintah Tiyuh Mekar Jaya terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan warga melalui program pembangunan fisik, pemberdayaan, dan pelayanan publik. Seluruh kegiatan berjalan sesuai musyawarah dan kebutuhan masyarakat, agar kemajuan tiyuh dapat dirasakan secara merata oleh seluruh warganya. (Wawan).
