Breaking News
light_mode

Normalisasi Talud Kemiling Berhasil, Banjir Mulai Berkurang

  • account_circle Orba Battik
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • print Cetak


Normalisasi talud Kemiling mulai menunjukkan hasil positif. Pemerintah Kecamatan Kemiling bersama masyarakat membersihkan dan mengeruk saluran air secara bertahap. Kini beberapa wilayah yang sebelumnya rawan banjir mulai terbebas dari genangan saat hujan turun.


Upaya Normalisasi Talud di Kecamatan Kemiling

Bandar Lampung, Battikpost.site — Pemerintah Kecamatan Kemiling terus memperbaiki sistem drainase di wilayahnya. Upaya tersebut bertujuan mengurangi potensi banjir saat musim hujan. Selain itu, pemerintah daerah juga mempercepat penanganan saluran air di sejumlah titik rawan.

Program normalisasi talud Kemiling berjalan secara bertahap. Pemerintah kecamatan mengoordinasikan lurah, pamong kelurahan, serta masyarakat setempat. Mereka bersama-sama membersihkan saluran air yang selama ini mengalami pendangkalan.

Selain itu, pemerintah kecamatan juga menindaklanjuti arahan Wali Kota Bandar Lampung. Arahan tersebut meminta seluruh jajaran kecamatan meningkatkan pengawasan dan perbaikan drainase. Tujuannya jelas, yaitu menekan risiko banjir di wilayah kota.

Pemerintah kecamatan kemudian memetakan titik saluran air yang membutuhkan penanganan cepat. Mereka memprioritaskan wilayah yang selama ini sering mengalami genangan saat hujan deras.

Langkah tersebut menjadi bagian penting dari upaya pengendalian banjir di kawasan perkotaan. Selain itu, pemerintah kecamatan juga memperkuat koordinasi dengan dinas terkait.

Kondisi Talud Saat Hujan Mulai Stabil

Camat Kemiling Andi S. Kesuma, SE., MM menjelaskan kondisi talud menunjukkan perkembangan positif. Ia memantau langsung kondisi saluran air saat hujan mengguyur wilayah Kemiling.

Ia menyebutkan salah satu titik pemantauan berada di kawasan Ragon Gawi 1. Wilayah tersebut terletak di Kelurahan Kemiling Permai.

Menurutnya, hujan yang turun beberapa waktu lalu tidak menimbulkan luapan air. Ketinggian air di talud masih berada dalam batas aman.

Alhamdulillah saat hujan kemarin, ketinggian air di talud masih rata dan tidak meluap ke rumah warga. Ini menandakan upaya pembersihan dan pengerukan yang dilakukan selama ini mulai memberikan hasil,” ujar Andi.

Pernyataan tersebut menunjukkan hasil dari proses normalisasi talud Kemiling yang berjalan beberapa waktu terakhir. Selain itu, kondisi ini juga memberikan rasa aman bagi warga sekitar.

Sebelumnya, kawasan tersebut sering mengalami genangan air. Saat hujan deras, air dari saluran meluap ke permukiman warga.

Namun sekarang kondisi mulai berubah. Air hujan dapat mengalir lebih lancar melalui saluran yang telah dibersihkan.

Pengerukan Talud Dilakukan Secara Bertahap

Pemerintah Kecamatan Kemiling melakukan pengerukan talud secara bertahap. Mereka melaksanakan kegiatan tersebut melalui kerja sama berbagai pihak.

Andi menjelaskan pihak kecamatan telah melakukan tiga kali pengerukan talud. Proses tersebut melibatkan aparatur kelurahan dan masyarakat.

Kerja bakti dilakukan secara gotong royong. Lurah, pamong kelurahan, dan warga turun langsung membersihkan saluran air.

Mereka mengangkat endapan lumpur yang menumpuk di dasar saluran. Selain itu, mereka juga membersihkan sampah yang menghambat aliran air.

Langkah tersebut bertujuan memperlancar aliran air saat hujan turun. Dengan demikian, air tidak lagi tertahan di dalam saluran.

Setelah kegiatan pengerukan awal selesai, pemerintah kecamatan melanjutkan proses normalisasi. Mereka menggandeng instansi teknis dari pemerintah kota.

Dukungan Dinas PU dan SDA Percepat Penanganan

Pemerintah Kecamatan Kemiling menerima dukungan dari Dinas Pekerjaan Umum. Dinas tersebut membantu proses normalisasi saluran air.

Petugas dari dinas melakukan perbaikan pada beberapa bagian talud. Mereka memastikan aliran air mengalir dengan lancar.

Selain itu, tenaga dari Sumber Daya Air juga terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka turun langsung membersihkan talud dari lumpur dan sampah.

Endapan lumpur sering menjadi penyebab utama penyumbatan saluran air. Sampah rumah tangga juga memperparah kondisi drainase di beberapa titik.

Karena itu, petugas melakukan pembersihan secara menyeluruh. Mereka memastikan tidak ada lagi material yang menghambat aliran air.

Ini adalah hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat. Ketika saluran air dijaga dan dibersihkan secara rutin, maka potensi banjir dapat diminimalisir,” jelasnya.

Kerja sama ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam penanganan lingkungan. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat.

Peran Masyarakat Menjaga Kebersihan Saluran Air

Pemerintah Kecamatan Kemiling terus mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Kesadaran masyarakat sangat menentukan keberhasilan pengendalian banjir.

Pemerintah kecamatan mengimbau warga tidak membuang sampah ke saluran air. Kebiasaan tersebut sering menyebabkan saluran tersumbat.

Selain itu, sampah yang menumpuk juga memicu pendangkalan talud. Akibatnya, kapasitas saluran air menjadi berkurang.

Karena itu, pemerintah kecamatan mengajak masyarakat melakukan pembersihan saluran secara berkala. Kegiatan kerja bakti menjadi salah satu solusi menjaga kondisi drainase.

Partisipasi masyarakat juga mempercepat proses perawatan saluran air. Warga dapat segera membersihkan sampah yang terlihat di sekitar talud.

Dengan demikian, potensi banjir dapat ditekan sejak awal. Saluran air yang bersih akan memperlancar aliran air saat hujan turun.

Kolaborasi Berkelanjutan untuk Pengendalian Banjir

Pemerintah Kecamatan Kemiling berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, dinas teknis, dan masyarakat terus berlanjut. Kerja sama tersebut menjadi kunci keberhasilan penanganan drainase.

Program normalisasi talud Kemiling juga mendukung kebijakan Pemerintah Kota Bandar Lampung. Pemerintah kota terus berupaya mengurangi risiko banjir di wilayah perkotaan.

Selain itu, perbaikan drainase juga meningkatkan kenyamanan lingkungan permukiman. Warga dapat beraktivitas tanpa khawatir terhadap genangan air.

Pemerintah kecamatan juga berencana meningkatkan pemantauan saluran air secara rutin. Langkah ini bertujuan menjaga kondisi talud tetap optimal.

Jika perawatan dilakukan secara konsisten, saluran air akan berfungsi dengan baik. Air hujan dapat mengalir menuju sungai tanpa hambatan.

Dengan kondisi tersebut, wilayah Kemiling diharapkan semakin aman dari ancaman banjir. Selain itu, lingkungan permukiman juga menjadi lebih sehat dan tertata.

  • Penulis: Orba Battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Lampung Tinjau Pasar Murah di Kotabumi, Pastikan Stok Pangan Aman Saat Ramadan dan Jelang Idul Fitri

    Gubernur Lampung Tinjau Pasar Murah di Kotabumi, Pastikan Stok Pangan Aman Saat Ramadan dan Jelang Idul Fitri

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Lampung Utara — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis meninjau Pasar Murah dalam rangka menyambut Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1446 H, di Taman Olah Seni Kotabumi, Senin (10/3/2025). Pasar murah ini menjadi salah satu wujud nyata perhatian Pemerintah Provinsi Lampung terhadap masyarakat. Melalui pasar murah ini, Gubernur Mirza […]

  • Pemprov Lampung Dorong Pupuk Organik Cair Tingkatkan Kualitas Pangan

    Pemprov Lampung Dorong Pupuk Organik Cair Tingkatkan Kualitas Pangan

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Pemprov Lampung Pupuk Organik Cair untuk Program Bergizi Lampung Tengah, Battikpost.site – Pemprov Lampung mendorong pemanfaatan pupuk organik cair (POC) untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas bahan pangan lokal. Upaya ini mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dijalankan di seluruh wilayah Provinsi Lampung. Program MBG membutuhkan pasokan bahan pangan sehat dan aman bagi […]

  • Kapolres Lampung Selatan Sambangi Pemudik Motor di Pelabuhan Bakauheni

    Kapolres Lampung Selatan Sambangi Pemudik Motor di Pelabuhan Bakauheni

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Lampung Selatan – Suasana arus balik di Pelabuhan Bakauheni pada Jumat sore, 4 April 2025, terlihat berbeda. Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin bersama jajaran pejabat utama dan Polisi Wanita (Polwan) menyapa langsung para pemudik motor yang tengah menunggu antrean masuk kapal di Parkir Dermaga Dua ASDP. Kunjungan ini menjadi bagian dari pelayanan humanis […]

  • Golkar Lampung Bagikan 1000 Paket Sembako Gratis di HUT ke-61

    Golkar Lampung Bagikan 1000 Paket Sembako Gratis di HUT ke-61

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Golkar Lampung membagikan 1000 paket sembako gratis kepada masyarakat dan kader dalam peringatan HUT ke-61 Partai Golkar di Graha Karya Utama, Bandarlampung, Senin (13/10/2025). Kegiatan ini juga mencakup donor darah dan layanan pengobatan gratis. Golkar Lampung Rayakan HUT ke-61 dengan Aksi Sosial Bandar Lampung, Battikpost.site — DPD Partai Golkar Provinsi Lampung menggelar kegiatan sosial untuk […]

  • 1,8 Juta Keluarga Dicoret dari Penerima Bansos, Ini Alasan Kemensos

    1,8 Juta Keluarga Dicoret dari Penerima Bansos, Ini Alasan Kemensos

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mencoret 1,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari daftar penerima bantuan sosial (bansos) karena mereka dinilai sudah tidak memenuhi syarat secara ekonomi. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjelaskan, hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menunjukkan bahwa keluarga yang dicoret masuk dalam desil 6 ke […]

  • Asosiasi Pengemudi Transportasi dan Jasa Daring Indonesia Menolak Usulan MTI Agar Ojol Diplat Kuning

    Asosiasi Pengemudi Transportasi dan Jasa Daring Indonesia Menolak Usulan MTI Agar Ojol Diplat Kuning

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle een1978
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battik Media, 11 Februari 2025 – Asosiasi Pengemudi Transportasi dan Jasa Daring Indonesia (APTJDI) menegaskan penolakan terhadap usulan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) yang mengusulkan agar ojek online (ojol) berplat kuning untuk dapat mengakses subsidi BBM. Ketua Umum APTJDI, Igun Wicaksono, dengan tegas menanggapi usulan MTI yang dianggapnya hanya sebagai upaya mencari perhatian dari […]

expand_less