Gubernur Lampung Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan saat Safari Ramadan
- account_circle orba battik
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pemerintah Provinsi Lampung menggelar kegiatan Safari Ramadan Lampung di Masjid Al-Falah, Desa Pisang, Kecamatan Penengahan, Kamis (05/03/2026). Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengajak masyarakat memperkuat persatuan, menjaga silaturahmi, serta meningkatkan ibadah selama bulan suci Ramadan.
Safari Ramadan Lampung di Kecamatan Penengahan
Lampung Selatan, Battikpost.site — Pemerintah Provinsi Lampung menggelar kegiatan Safari Ramadan Lampung di Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan berlangsung di Masjid Al-Falah, Desa Pisang, Kecamatan Penengahan.
Kegiatan tersebut menghadirkan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama jajaran pemerintah daerah. Selain itu, masyarakat setempat juga menghadiri kegiatan tersebut dengan penuh antusias.
Safari Ramadan Lampung menjadi agenda rutin pemerintah daerah setiap bulan Ramadan. Pemerintah memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi sarana menyampaikan pesan pembangunan daerah. Pemerintah mengajak masyarakat menjaga kebersamaan dan memperkuat nilai persaudaraan.
Selain itu, masyarakat memanfaatkan momentum ini untuk mempererat silaturahmi. Warga juga mengikuti rangkaian kegiatan ibadah dan tausiyah yang berlangsung di masjid.
Ramadan sebagai Momentum Memperkuat Kebersamaan
Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan makna penting bulan Ramadan bagi umat Islam. Menurutnya, Ramadan menghadirkan banyak nilai yang dapat memperkuat kehidupan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa Ramadan bukan sekadar waktu untuk menjalankan ibadah puasa. Bulan suci ini juga menjadi kesempatan mempererat hubungan sosial.
“Ramadan adalah bulan yang penuh keistimewaan. Bulan ini mengajarkan kita kesabaran, keikhlasan, serta kepedulian kepada sesama. Ramadan juga menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi dengan saudara dan masyarakat,” ujar Gubernur.
Menurutnya, nilai kebersamaan yang muncul selama Ramadan sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, masyarakat perlu menjaga semangat tersebut.
Selain itu, ia menilai kegiatan keagamaan selama Ramadan mampu memperkuat hubungan sosial. Tradisi berbagi, berbuka bersama, serta kegiatan masjid menjadi contoh nyata kebersamaan masyarakat.
Ia berharap masyarakat terus menjaga tradisi positif tersebut. Kebersamaan yang kuat akan membantu menciptakan lingkungan yang harmonis.
Semangat Masyarakat Jadi Modal Pembangunan
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal juga menilai antusiasme masyarakat Lampung selama Ramadan sangat tinggi. Ia melihat masyarakat menjalankan ibadah dengan penuh semangat.
Menurutnya, semangat tersebut menjadi kekuatan besar bagi pembangunan daerah. Pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat dalam setiap proses pembangunan.
“Saya melihat masyarakat Lampung sangat bersemangat dalam menyambut Ramadan, baik dalam menjalankan puasa maupun ibadah lainnya. Insya Allah semangat ini menjadi modal besar bagi pemerintah dalam membangun Lampung,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan tidak hanya bergantung pada program pemerintah. Pembangunan juga membutuhkan dukungan moral serta kebersamaan masyarakat.
Semangat gotong royong dan kepedulian sosial menjadi bagian penting dalam pembangunan. Oleh karena itu, masyarakat perlu menjaga semangat tersebut.
Selain itu, nilai kebersamaan masyarakat Lampung menjadi kekuatan sosial yang penting. Nilai tersebut dapat membantu menciptakan stabilitas dan keamanan daerah.
Persatuan Menjadi Modal Terbesar Daerah
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza juga menegaskan pentingnya persatuan masyarakat. Ia menilai persatuan menjadi faktor utama keberhasilan pembangunan.
Menurutnya, banyak orang menilai pembangunan hanya bergantung pada teknologi atau ekonomi. Namun, ia menekankan bahwa persatuan masyarakat memiliki peran lebih besar.
“Modal terbesar dalam pembangunan bukan sekadar uang, teknologi, atau sektor pertanian, tetapi persatuan seluruh masyarakat di Provinsi Lampung,” tegasnya.
Ia mengajak masyarakat terus menjaga kerukunan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, masyarakat juga perlu menghindari konflik yang dapat memecah persatuan.
Ia menilai perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam masyarakat. Namun, masyarakat harus tetap menjaga persatuan.
“Jangan sampai masyarakat Lampung terpecah karena perbedaan. Pada akhirnya tujuan kita sama, yaitu menjadikan Lampung lebih baik bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan kerja sama semua pihak. Pemerintah dan masyarakat harus berjalan bersama.
Ramadan Mengingatkan Pentingnya Amal Kebaikan
Dalam sambutannya, Gubernur Mirza juga mengingatkan makna spiritual Ramadan. Ia menilai bulan suci ini menjadi pengingat bagi manusia.
Menurutnya, manusia hidup di dunia dalam waktu yang terbatas. Oleh karena itu, setiap orang harus memperbanyak amal kebaikan.
“Ramadan mengingatkan kita bahwa kehidupan di dunia ini tidaklah lama. Yang akan kita bawa nanti bukan jabatan atau kekuasaan, tetapi amal baik yang kita lakukan selama hidup,” katanya.
Ia mengajak masyarakat memanfaatkan Ramadan untuk memperbaiki diri. Selain itu, masyarakat juga perlu meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial.
Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk berbagi dengan sesama. Banyak masyarakat memanfaatkan bulan ini untuk membantu orang yang membutuhkan.
Kegiatan sosial seperti berbagi makanan dan santunan juga sering dilakukan selama Ramadan. Hal tersebut memperkuat nilai solidaritas dalam masyarakat.
Apresiasi untuk Masyarakat Desa Pisang
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kecamatan Penengahan. Ia mengapresiasi sambutan hangat warga yang menghadiri kegiatan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih atas sambutan yang sangat baik dari masyarakat Kecamatan Penengahan, khususnya warga Desa Pisang. Kebersamaan seperti ini membuat kita optimis Lampung akan terus berkembang,” ujarnya.
Ia menilai kebersamaan masyarakat menunjukkan dukungan terhadap pembangunan daerah. Dukungan tersebut memberikan semangat bagi pemerintah.
Ia berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga. Sinergi yang baik akan mempercepat kemajuan daerah.
Selain itu, masyarakat juga menunjukkan partisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan. Partisipasi tersebut mencerminkan kehidupan sosial yang harmonis.
Doa untuk Keberkahan Ramadan
Di akhir sambutannya, Gubernur Mirza mengajak seluruh masyarakat memanjatkan doa bersama. Ia berharap Ramadan membawa keberkahan bagi masyarakat Lampung.
“Mari kita berdoa bersama agar Ramadan ini membawa keberkahan bagi keluarga kita, memberikan kesehatan bagi orang tua kita, kelapangan rezeki, serta masa depan yang cerah bagi anak-anak kita. Mari kita jaga persatuan agar Lampung tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan penuh berkah,” pungkasnya.
Kegiatan Safari Ramadan Lampung juga menghadirkan tausiyah keagamaan bagi masyarakat. Tausiyah tersebut memberikan pesan moral dan spiritual selama bulan suci.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat. Bantuan tersebut mencakup dukungan renovasi masjid.
Pemerintah juga memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum duafa. Program tersebut menunjukkan kepedulian sosial pemerintah terhadap masyarakat.
Melalui kegiatan Safari Ramadan Lampung, pemerintah berharap masyarakat terus memperkuat persatuan. Kebersamaan masyarakat akan menjadi fondasi penting bagi kemajuan Provinsi Lampung.
- Penulis: orba battik


