Breaking News
light_mode

Fotografer di Natar Diduga Rampas Hardisk Wartawan

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • print Cetak

Seorang fotografer bernama Hari Pahlawan asal Desa Pemanggilan, Kecamatan Natar, diduga merampas hardisk milik seorang wartawan. Aksi itu mencoreng dunia fotografi Lampung karena persoalan kerja berubah menjadi dugaan tindak pidana.


Kronologi Perampasan Hardisk

Kampung Selatan, Battikpost.site — Peristiwa berlangsung pada 12 Juli 2025 sekitar pukul 16.00 WIB di Perumahan Green Rajawali, Desa Candimas, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Saat itu, Panhar Panjaya, editor NU Media Jati Agung sekaligus wartawan Battik Post, sedang berada di rumah bersama keluarga.

Dalam rekaman video yang redaksi terima, seorang pria mengenakan jaket hijau dan masker merah mendatangi rumah Panhar. Pria itu diduga kuat bernama Hari Pahlawan.

Dengan suara lantang, ia mendesak Panhar lalu merampas sebuah hardisk yang berisi data kerja penting. Setelah itu, ia pergi begitu saja tanpa izin.

Berawal dari Utang Job Wedding

Permasalahan bermula dari kerja sama dokumentasi pernikahan. Panhar berhak menerima bayaran sebesar Rp700 ribu. Namun, Hari hanya menyerahkan Rp500 ribu.

Panhar mengaku sudah menagih sisa pembayaran berkali-kali. Sayangnya, Hari selalu menghindar. Karena itu, Panhar menunda pengerjaan video selanjutnya.

Job sebelumnya itu ditagihnya susah, ditelepon nggak diangkat, WA nggak dibalas. Istriku sampai ke rumahnya, baru dikasih Rp500 ribu. Karena belum dibayar penuh, bahan video selanjutnya belum saya kerjakan. Eh malah dia datang ke rumah, maksa bawa hardisk saya,” ungkap Panhar, Rabu (1/10/2025).

Panhar merasa keputusan menahan pengerjaan video sangat wajar. Ia ingin haknya sebagai pekerja dihormati. Akan tetapi, Hari justru mendatangi rumahnya secara arogan.

Dugaan Pelecehan terhadap Istri Korban

Setelah kehilangan hardisk, Panhar tetap mencoba menyelesaikan masalah dengan damai. Ia datang ke rumah Hari untuk meminta kembali barang miliknya. Namun, pertemuan itu menghasilkan ucapan yang tidak pantas.

Kalau mau hardisk, bawa istri lo ke rumah gua dulu. Kalau nggak, biarain aja nggak gua balikin,” kata Panhar menirukan ucapan Hari.

Ucapan tersebut melukai hati Panhar dan istrinya. Mereka merasa tidak hanya mengalami kerugian materi, tetapi juga pelecehan moral. Karena alasan itu, Panhar semakin yakin untuk menempuh jalur hukum.

Pengakuan Arogan dari Pelaku

Ketika media menghubungi Hari Pahlawan, ia tidak menolak tuduhan perampasan. Ia justru mengakuinya dengan nada menantang.

Iya ada. Urusannya masalah kerjaan bang. Hardis gua pulangin nggak papa. Gua cuman minta dia orang minta maaf sama gua, bukan gua yang minta maaf,” ujarnya.

Bahkan, ia menambahkan kalimat lain, “Iya ada ama gua, ya gua ngambil data, ya nggak papa. Kalau mau ambil hardis, ambil aja. Nggak jadi masalah.”

Sikap itu memperlihatkan keangkuhan. Alih-alih menyesali tindakan, ia justru menantang korban dan masyarakat yang mengecamnya.

Jeratan Hukum yang Mengintai

Pakar hukum menilai tindakan Hari Pahlawan memenuhi unsur pidana. Dengan adanya video dan pengakuan langsung, polisi memiliki bukti awal yang kuat.

Beberapa pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dapat menjeratnya, antara lain:

  • Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.
  • Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman 9 tahun penjara.
  • Pasal 167 KUHP tentang memasuki pekarangan orang lain tanpa izin dengan ancaman 1 tahun penjara.

Dengan dasar hukum itu, penyidik berhak melakukan langkah tegas. Selain itu, kasus ini juga dapat membuka ruang edukasi hukum bagi masyarakat luas.

Korban Siap Lapor Polisi

Panhar akhirnya menegaskan tekad untuk membawa masalah ini ke jalur hukum. Ia menolak kembali berunding dengan cara damai.


Foto dok Battikpost : Panhar Panjaya Editor NU Media Jati Agung Sekaligus Wartawan Media Online Battikpost.


Sebelumnya saya sabar bang, saya minta baik-baik ke rumahnya, malah dia nyuruh saya bawa istri saya ke rumahnya. Apa maksud orang ini? Malah makin jadi,” jelas Panhar.

Saya mau lapor ke polisi bang. Biar nggak ada lagi kejadian begini,” tegasnya.

Menurut Panhar, melapor ke polisi menjadi langkah paling tepat. Dengan cara itu, pekerja media lain bisa terlindungi dari perlakuan serupa.

Latar Belakang Pelaku

Tim media menelusuri riwayat keluarga Hari Pahlawan. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa ia memiliki hubungan keluarga dengan Irwan Wahyudi. Irwan merupakan fotografer asal Natar yang divonis penjara pada 2023 karena mencabuli 21 siswi SD.

Fakta tersebut menambah sorotan publik. Masyarakat menilai kasus Hari memperkuat dugaan adanya masalah integritas dan moralitas dalam lingkaran keluarganya.

Publik Menunggu Tindakan Tegas

Kasus perampasan hardisk wartawan oleh fotografer di Natar memicu perhatian luas. Publik mengecam tindakan arogan dan pelecehan yang muncul dalam kasus ini.

Masyarakat berharap polisi bergerak cepat. Penegakan hukum yang tegas akan menciptakan rasa aman bagi pekerja media serta masyarakat.

Selain itu, publik juga menilai kasus ini bisa menjadi pelajaran penting. Dunia fotografi dan jurnalistik harus menjunjung tinggi profesionalitas. Tanpa kepastian hukum, kasus serupa sangat mungkin terulang kembali. (Tim).

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Inspiratif Fadly Alberto: Dari Gubuk 4×8 Meter, Kini Bawa Indonesia ke Piala Dunia U-17

    Kisah Inspiratif Fadly Alberto: Dari Gubuk 4×8 Meter, Kini Bawa Indonesia ke Piala Dunia U-17

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle een1978
    • 0Komentar

      Battikpost, – Sejarah tercipta! Untuk pertama kalinya, Timnas Indonesia U-17 berhasil lolos ke Piala Dunia U-17 tanpa status tuan rumah. Di balik pencapaian besar ini, terselip kisah luar biasa dari sang pencetak gol, Fadly Alberto. Pemain berdarah Papua-Jawa ini membuktikan bahwa mimpi besar bisa lahir dari keterbatasan. Awal Perjalanan Fadly Alberto: Dari Timika ke […]

  • HS Run Lampung Dimeriahkan 5.000 Pelari di Bandar Lampung

    HS Run Lampung Dimeriahkan 5.000 Pelari di Bandar Lampung

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Iyan
    • 0Komentar

    Ribuan Pelari Padati HS Run Lampung di PKOR Way Halim Bandar Lampung, Battikpost.site – HS Run Lampung menarik perhatian publik setelah lebih dari 5.000 pelari mengikuti ajang lari sejauh 5 kilometer yang berlangsung di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, pada Sabtu (17/1/2026). Sejak pagi hari, antusiasme peserta terlihat tinggi karena kegiatan ini menggabungkan olahraga, hiburan, dan […]

  • Pastikan Penanganan Bencana Banjir Berjalan Optimal, Wagub Jihan Nurlela Tinjau Posko Kesehatan dan Operasional Alat Berat di Lokasi Banjir

    Pastikan Penanganan Bencana Banjir Berjalan Optimal, Wagub Jihan Nurlela Tinjau Posko Kesehatan dan Operasional Alat Berat di Lokasi Banjir

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Bandar Lampung, — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, meninjau posko kesehatan di lokasi banjir serta operasional alat berat di Jalan Turi Raya Arinda Permai, Selasa (25/2/2025). Wakil Gubernur Lampung didampingi sejumlah Kepala OPD terkait meninjau secara langsung lokasi banjir, guna memastikan penanganan dampak banjir dan pelayanan kesehatan berjalan dengan optimal. Terdapat Posko Kesehatan Arinda […]

  • Cemburu, Buruh di Bandar Lampung Aniaya Kekasih Hingga Tewas

    Cemburu, Buruh di Bandar Lampung Aniaya Kekasih Hingga Tewas

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Buruh Gudang Beras Tega Aniaya Kekasih Sendiri Bandar Lampung, Battikpost.site – Seorang buruh gudang beras di Bandar Lampung, MR (39), tega menganiaya kekasihnya hingga meninggal dunia akibat luka parah di leher dan tubuh. Peristiwa mengenaskan ini terjadi karena pelaku terbakar api cemburu terhadap korban, SK, wanita asal Kecamatan Panjang. Kronologi Kejadian di Mess Gudang Bulog […]

  • Rabat Beton Retak di Asem Bagus, Pengerjaan Proyek Dinilai Buruk

    Rabat Beton Retak di Asem Bagus, Pengerjaan Proyek Dinilai Buruk

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Rabat beton pada peningkatan Jalan Asem Bagus kembali menimbulkan kegelisahan warga. Mereka melihat keretakan, penurunan slab, dan struktur menggantung pada proyek senilai Rp 993 juta. Selain itu, warga mempertanyakan pengawasan karena tidak menemukan konsultan maupun petugas PUPR di lokasi. Proyek Diduga Gagal Struktur Lampung Selatan, Battikpost.site — Warga Desa Kaliasin awalnya menyambut proyek peningkatan Jalan […]

  • Wakil Bupati Pringsewu Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

    Wakil Bupati Pringsewu Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    PRINGSEWU, Battikpost.site – Pemerintah Kabupaten Pringsewu menyelenggarakan upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025 di Lapangan Pemkab, Rabu (1/10/2025). Wakil Bupati Pringsewu, Umi Laila, memimpin langsung jalannya upacara sebagai pembina. Acara berlangsung khidmat dengan kehadiran Sekretaris Daerah M. Andi Purwanto, para asisten, staf ahli bupati, serta kepala perangkat daerah. Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab […]

expand_less