Breaking News
light_mode
Beranda » Kriminal » Delapan Tahanan Kabur Polres Way Kanan Akhirnya Ditangkap

Delapan Tahanan Kabur Polres Way Kanan Akhirnya Ditangkap

  • account_circle Admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Delapan tahanan kabur Polres Way Kanan akhirnya tertangkap setelah polisi melakukan pengejaran intensif kurang dari sepuluh hari. Tim gabungan lintas wilayah melacak para buronan hingga luar provinsi dan menangkap dua orang terakhir di Bandung.


Kronologi Pelarian dari Rumah Tahanan

Lampung, Battikpost.site — Insiden pelarian terjadi di rumah tahanan milik Polres Way Kanan. Kejadian itu berlangsung pada 22 Februari 2026. Para tahanan menjebol plafon ruang tahanan lalu melarikan diri.

Peristiwa tersebut langsung memicu respons cepat aparat kepolisian. Petugas segera membentuk tim pencarian gabungan. Polisi kemudian menyisir berbagai wilayah untuk melacak keberadaan para tahanan.

Tim gabungan melibatkan banyak unsur kepolisian. Personel polres, polsek jajaran, serta unit khusus ikut bergerak. Tekab 308 dan Jatanras juga turun dalam operasi tersebut.

Selain itu, aparat menerima dukungan tambahan dari Polda Lampung. Dukungan itu memperkuat proses pengejaran. Aparat kemudian membangun koordinasi lintas wilayah.

Pernyataan Resmi Kepolisian

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menyampaikan perkembangan terbaru. Ia memastikan operasi pengejaran sudah selesai. Polisi berhasil menangkap seluruh tahanan yang sempat kabur.

Alhamdulillah, delapan tahanan yang melarikan diri dari Rutan Polres Way Kanan seluruhnya sudah berhasil diamankan. Ini merupakan hasil kerja keras, sinergi, dan soliditas personel Polres Way Kanan yang dibackup Polda Lampung serta jajaran kepolisian lintas wilayah,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin (2/3/2026).

Polisi menggelar operasi pencarian sejak awal kejadian. Aparat bekerja siang dan malam. Selain itu, polisi memanfaatkan informasi lapangan untuk mempersempit pergerakan para buronan.

Tim gabungan juga melakukan pelacakan intensif. Petugas memantau berbagai jalur keluar daerah. Dengan langkah itu, polisi menemukan jejak para tahanan secara bertahap.

Penangkapan Bertahap di Berbagai Wilayah

Dalam waktu kurang dari sepekan, polisi lebih dahulu menangkap lima tahanan. Penangkapan itu terjadi di beberapa lokasi berbeda. Aparat menindak setiap informasi yang masuk dari masyarakat.

Salah satu tahanan bernama NAS berusia 24 tahun. Ia merupakan residivis kasus penipuan. Petugas menangkapnya tanpa perlawanan.

Polisi menangkap NAS di Kampung Neki, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan. Penangkapan terjadi pada Sabtu dini hari, 28 Februari 2026. Aparat kemudian membawa tersangka kembali ke tahanan.

Selain itu, aparat juga berhasil menangkap tahanan lain pada hari yang sama. Tahanan berinisial KHN sempat berpindah daerah. Ia mencoba menghindari pengejaran dengan melintasi provinsi.

Polisi akhirnya menangkap KHN di Kecamatan Muara Dua, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan. Aparat menemukan keberadaannya setelah melakukan pelacakan intensif. Penangkapan itu mempersempit daftar buronan.

Pengejaran Berlanjut Hingga Pulau Jawa

Operasi pencarian terus berlanjut setelah penangkapan beberapa tahanan. Polisi masih memburu dua orang terakhir. Tim kemudian memperoleh informasi keberadaan keduanya di Pulau Jawa.

Aparat membangun koordinasi dengan kepolisian setempat. Kerja sama ini mempercepat proses penangkapan. Polisi akhirnya menemukan lokasi persembunyian para buronan.

Dua tahanan terakhir berinisial RA dan JY bersembunyi di sebuah rumah kontrakan. Lokasi tersebut berada di kawasan Jalan Cibaduyut Raya. Wilayah itu termasuk dalam Kota Bandung, Jawa Barat.

Polisi bergerak cepat menuju lokasi tersebut. Aparat kemudian melakukan penangkapan di rumah kontrakan itu. Tim gabungan berhasil mengamankan keduanya.

Saat proses penangkapan, kedua tahanan terakhir sempat melakukan perlawanan sehingga petugas mengambil tindakan tegas terukur. Setelah itu keduanya dibawa ke Polres Way Kanan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan,” jelas Yuni.

Penangkapan tersebut menutup rangkaian pengejaran panjang. Polisi akhirnya memastikan seluruh tahanan kembali diamankan. Operasi pencarian pun resmi berakhir.

Evaluasi Pengamanan Rumah Tahanan

Setelah penangkapan selesai, kepolisian langsung melakukan evaluasi internal. Langkah ini bertujuan memperkuat sistem keamanan rumah tahanan. Aparat ingin mencegah kejadian serupa pada masa mendatang.

Pihak kepolisian juga memastikan proses hukum tetap berjalan. Para tahanan akan menjalani pemeriksaan lanjutan. Polisi kemudian melanjutkan prosedur hukum sesuai aturan.

Kami memastikan proses hukum terhadap para tahanan tetap berjalan. Di sisi lain, Polda Lampung juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap SOP penjagaan, sarana prasarana, dan pengamanan rutan guna mencegah kejadian serupa terulang,” tegasnya.

Evaluasi mencakup berbagai aspek penting. Kepolisian meninjau kembali standar operasional penjagaan. Selain itu, aparat juga menilai kondisi sarana dan prasarana rutan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan pengamanan. Kepolisian ingin memastikan sistem berjalan lebih kuat. Dengan begitu, potensi pelarian tahanan dapat diminimalkan.

Operasi Gabungan dan Koordinasi Lintas Wilayah

Operasi penangkapan ini menunjukkan pentingnya koordinasi antarwilayah. Aparat bekerja bersama dalam satu komando operasi. Sinergi tersebut mempercepat proses pelacakan para buronan.

Polisi juga memanfaatkan jaringan informasi dari berbagai daerah. Setiap petugas menyampaikan perkembangan terbaru secara cepat. Alur komunikasi yang baik membantu keberhasilan operasi.

Selain itu, kerja sama lintas satuan memperkuat upaya penegakan hukum. Tim gabungan dapat bergerak fleksibel sesuai kebutuhan lapangan. Pendekatan ini mempercepat proses penangkapan.

Keberhasilan operasi ini sekaligus menunjukkan respons cepat aparat kepolisian. Polisi mampu mengendalikan situasi setelah insiden pelarian. Langkah cepat itu menjaga keamanan wilayah dan kepercayaan publik.

Dengan selesainya operasi tersebut, seluruh tahanan kembali berada dalam pengawasan aparat. Polisi kini melanjutkan proses hukum terhadap mereka. Kasus pelarian ini juga menjadi bahan evaluasi bagi pengamanan rutan ke depan.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ibu di Tanjungsenang Jadi Korban Begal Bersenjata Api

    Ibu di Tanjungsenang Jadi Korban Begal Bersenjata Api

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle orba battik
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site — Teror begal bersenjata kembali menghantui warga Bandar Lampung. Seorang ibu rumah tangga bernama Mutiah menjadi korban keganasan dua pria bersenjata yang tak hanya merampas sepeda motornya, tetapi juga melukai fisiknya dan menebar ancaman tembakan. Insiden mencekam itu terjadi pada Minggu pagi (13/7/2025) sekitar pukul 08.00 WIB di Jalan Padat Karya, Gang […]

  • Pabrik Singkong di Lampung Diduga Langgar Aturan Lingkungan, DLH dan Polda Turun Tangan

    Pabrik Singkong di Lampung Diduga Langgar Aturan Lingkungan, DLH dan Polda Turun Tangan

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle pimred
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Battikpost, Lampung Utara – Tim gabungan dari Gakkum Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung, DLH Kabupaten Lampung Utara, dan Unit IV Tipidter Krimsus Polda Lampung memeriksa Pabrik singkong milik PT Teguh Wibawa Bhakti Persada (TWBB). Pemeriksaan ini dilakukan setelah muncul dugaan pelanggaran serius terhadap aturan pengelolaan lingkungan hidup. Kabid Penataan DLH Provinsi Lampung, Yulia Mustika […]

  • 12 DPD II Golkar Lampung Resmi Dukung Aprozi Alam di Musda XI

    12 DPD II Golkar Lampung Resmi Dukung Aprozi Alam di Musda XI

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle orba battik
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site – Dukungan terhadap Aprozi Alam untuk maju dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Lampung terus menguat. Selain dari organisasi sayap seperti Kosgoro 1957 dan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), kini 12 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II se-Lampung secara resmi menyatakan dukungannya. Koordinator Forum Komunikasi DPD II Golkar se-Lampung, […]

  • Pemprov Lampung dan Kementerian ATR/BPN Sepakat Percepat Reforma Agraria

    Pemprov Lampung dan Kementerian ATR/BPN Sepakat Percepat Reforma Agraria

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle orba battik
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site — Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyebutkan bahwa kunjungan Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid di Lampung, salah satunya untuk membahas penataan pemanfaatan tanah/lahan untuk kepentingan masyarakat Lampung. Hal tersebut disampaikan Gubernur saat memberikan keterangan kepada wartawan usai melaksanakan Rakor bersama Menteri ATR/BPN, Forkopimda dan Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung, di Balai Keratun, Selasa (29/7/2025). Menteri ATR/BPN […]

  • Warga Murka, Rumah Kepala Kampung di Lampung Tengah Dibakar Usai Kematian Aktivis Bansos

    Warga Murka, Rumah Kepala Kampung di Lampung Tengah Dibakar Usai Kematian Aktivis Bansos

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle pimred
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Battikpost.site, LAMPUNG TENGAH – Kemarahan warga Kampung Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nunyai, meledak pada Sabtu pagi (17/5/2025). Rumah Kepala Kampung setempat berinisial SKR dibakar massa setelah kematian tragis seorang warga berinisial SY (Suryadi), yang sebelumnya dikenal vokal mengungkap dugaan korupsi bantuan sosial (bansos). SY meregang nyawa usai ditusuk senjata tajam oleh seorang pria berinisial AS […]

  • Pemprov Lampung Fokus Percepatan Pembangunan Daerah 2026

    Pemprov Lampung Fokus Percepatan Pembangunan Daerah 2026

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Iyan
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Pemprov Lampung Tetapkan 2026 Tahun Percepatan Bandar Lampung, Battikpost.site – Pemprov Lampung fokus percepatan pembangunan daerah 2026 dengan memperkuat pelayanan publik dan menghadirkan negara di tengah masyarakat. Pemerintah Provinsi Lampung menjadikan kebijakan ini sebagai arah pembangunan lanjutan setelah menyiapkan fondasi pada 2025. “Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menjadikan 2026 sebagai tahun percepatan pembangunan daerah, pelayanan publik dan […]

expand_less