Breaking News
light_mode

Proyek Jalan Perkim Lampung di Bumi Kedamaian Disorot: Mutu Buruk dan Dugaan Kendali Pemberitaan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • print Cetak

Bandar Lampung, Battikpost.site — Sorotan publik terhadap proyek peningkatan jalan milik Dinas Perkim Provinsi Lampung di Kecamatan Bumi Kedamaian semakin menguat. Selain ditemukan kualitas pekerjaan yang memprihatinkan, investigasi terbaru mengungkap dugaan upaya kontraktor mengendalikan pemberitaan di beberapa media untuk meredam kritik dan membentuk opini seolah-olah proyek tersebut berjalan sesuai standar.

Mutu Aspal Hancur Sejak Awal: Hanya 1–2 Cm dan Rusak Dalam Hitungan Hari

Kerusakan jalan yang baru dikerjakan ini bukan lagi kejadian biasa. Hasil pemantauan memperlihatkan bahwa:

  • Ketebalan aspal hanya 1–2 cm
  • Muncul kerisangan dalam 3–7 hari
  • Aspal mengelupas hanya dengan tangan
  • Pori-pori lebar tampak jelas
  • Genangan air muncul setelah hujan ringan

Seorang warga mengungkapkan:

Belum seminggu, sudah hancur. Aspalnya tipis sekali, paling 1 sampai 2 cm.”

Secara teknis, proyek ini sudah dapat dikategorikan gagal total bahkan sebelum masa pemeliharaan dimulai.

Dasar Jalan Diduga Tidak Diperbaiki, HRS Langsung Ditimpa

Hasil investigasi menunjukkan bahwa kontraktor tidak memperbaiki base course. Tidak ditemukan indikasi:

  • Perataan dasar
  • Pemadatan ulang
  • Penambalan lubang
  • Penerapan tack coat

Pakar menyebut kesalahan ini sebagai pelanggaran fatal:

Kalau dasar rusak langsung ditimpa HRS, itu bukan membangun jalan. Itu sabotase konstruksi.”

Papan Proyek Hilang: Indikasi Proyek Siluman

Tidak adanya papan proyek dari awal hingga berita ini ditayangkan memunculkan kecurigaan kuat bahwa proyek ini adalah proyek siluman.

Papan proyek adalah mandatory, bukan opsional.
Menghilangkannya menunjukkan dugaan:

  • Tidak ingin publik mengetahui nilai kontrak
  • Tidak ingin pengawasan berjalan
  • Tidak ingin identitas rekanan dan konsultan diketahui
  • Ada sesuatu yang ditutup-tutupi

Kontraktor Diduga Kendalikan Opini Publik Lewat Beberapa Media

Temuan terbaru sangat mengejutkan. Kontraktor diduga menghubungi beberapa media untuk mendorong pemberitaan yang berisi:

  • Klaim bahwa pekerjaan sudah sesuai spek
  • Narasi bahwa kerusakan “normal”
  • Upaya memoles citra pelaksana
  • Mengaburkan fakta kerusakan dini

Langkah ini dinilai sebagai bentuk opini engineering, yaitu upaya membentuk persepsi publik agar kesan buruk proyek tertutupi oleh narasi rekayasa di media tertentu.

Aktivis anti-korupsi menilai tindakan ini sangat berbahaya:

Mengendalikan opini untuk menutupi mutu buruk adalah bagian dari modus pengkondisian proyek. Ini bukan hanya soal konstruksi, tapi soal integritas.”

Pelaksana Berkelit dan Menghindar Saat Diklarifikasi

Pelaksana proyek, Yudi, yang sebelumnya mengklaim “sudah sesuai spek semua”, justru menunjukkan sikap menghindar saat ditanya lebih dalam.

Ketika diminta menjelaskan jenis aspal dan ketebalan hamparan, ia tiba-tiba memutus komunikasi dengan alasan menerima telepon dari pihak kepolisian.
Jawaban ini dinilai publik sebagai upaya menghindar karena tidak mampu memberikan bukti teknis.

Dinas Perkim Provinsi Lampung Tetap Bungkam

Yang paling disoroti adalah diamnya Dinas Perkim.
Tidak ada tanggapan, tidak ada pemeriksaan lapangan, tidak ada klarifikasi publik.

Diamnya dinas mempertegas dugaan:

  • Lemahnya pengawasan
  • Adanya pembiaran
  • Atau bahkan: indikasi pengondisian dari dalam

Kontraktor Layak Di-Blacklist dan Proyek Wajib Dibongkar Total

Dengan temuan:

  • Ketebalan aspal hanya 1–2 cm
  • Dasar jalan tidak diperbaiki
  • HRS dapat diconkel pakai tangan
  • Pori-pori besar dan genangan air
  • Kerusakan dalam hitungan hari
  • Papan proyek hilang
  • Upaya kendalikan opini

Maka proyek ini tidak layak dilanjutkan.
Solusi satu-satunya adalah pembongkaran total dan blacklist kontraktor.

LSM dan aktivis menyerukan:

  • Polda Lampung turun memeriksa pelaksana dan konsultan pengawas
  • Inspektorat melakukan audit investigatif
  • BPKP menghitung potensi kerugian negara
  • Dinas Perkim buka data anggaran dan rekanan ke publik

Kesimpulan: Ini Bukan Sekadar Proyek Gagal, Ini Dugaan Permainan Sistematis

Kerusakan cepat hanyalah puncak gunung es.
Di bawahnya terdapat dugaan:

  • Manipulasi mutu
  • Minimnya pengawasan
  • Pengondisian proyek
  • Pengurangan material
  • Rekayasa opini media

Kasus ini bukan hanya harus diperiksa — harus dibongkar tuntas.

Awak media akan terus mengawal setiap perkembangan dan membuka data-data tambahan yang kami peroleh di lapangan. (Tim).

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sertijab Wakapolda Lampung, Brigjen Sumarto Resmi Gantikan Irjen Ahmad Ramadhan

    Sertijab Wakapolda Lampung, Brigjen Sumarto Resmi Gantikan Irjen Ahmad Ramadhan

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sertijab Wakapolda Lampung berlangsung tertutup di Siger Lounge, Senin (13/10) pukul 10.00 WIB. Brigjen Pol Sumarto resmi menggantikan Irjen Pol Ahmad Ramadhan yang kini naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal dan menjabat dosen utama di Akademi Kepolisian (Akpol). Pergantian Jabatan di Lingkungan Polda Lampung Lampung, Battikpost.site — Polda Lampung menyelenggarakan upacara serah terima jabatan Wakapolda Lampung […]

  • Momen Humanis di Aksi Mahasiswa Lampung, Pegawai Pemprov Bagikan Camilan

    Momen Humanis di Aksi Mahasiswa Lampung, Pegawai Pemprov Bagikan Camilan

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

      BANDAR LAMPUNG, BattikPost Site – Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan bersama masyarakat kembali menggelar aksi di depan Kantor DPRD Provinsi Lampung, Senin (1/9/2025). Namun, di balik semangat lantang menyuarakan tuntutan, sebuah momen humanis sempat mencuri perhatian peserta aksi maupun pejabat daerah yang hadir. Suasana itu terjadi ketika Gubernur Lampung Rahmat Mirzani […]

  • Puskesmas Banjar Agung Ingatkan Warga Waspada Penularan Campak

    Puskesmas Banjar Agung Ingatkan Warga Waspada Penularan Campak

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Farul Rozi
    • 0Komentar

    Puskesmas Rawat Inap Banjar Agung mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak di Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Tenaga kesehatan meminta warga memperketat protokol kesehatan dan membatasi kontak fisik dengan bayi serta balita. Puskesmas Banjar Agung Keluarkan Imbauan Kesehatan Lampung Selatan, Battikpost.site — Puskesmas Rawat Inap Banjar Agung mengeluarkan pengumuman resmi terkait peningkatan kasus […]

  • Pemprov Lampung Lakukan Efisiensi Anggaran Rp600 Miliar pada APBD 2025

    Pemprov Lampung Lakukan Efisiensi Anggaran Rp600 Miliar pada APBD 2025

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle een1978
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battik Media – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berencana melakukan efisiensi anggaran hingga Rp600 miliar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025. Langkah ini sesuai dengan arahan Inpres Nomor 1 Tahun 2025, yang menekankan efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fredy, menjelaskan bahwa sejumlah pos anggaran akan disesuaikan […]

  • Wartawan Tubaba Desak Transparansi Anggaran Kominfo dan Evaluasi Pejabat

    Wartawan Tubaba Desak Transparansi Anggaran Kominfo dan Evaluasi Pejabat

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Aksi Wartawan Tubaba Tuntut Transparansi Tulang Bawang Barat, Battikpost.site — Wartawan Tubaba yang tergabung dalam Aliansi Media Tubaba Bersatu turun ke jalan dan menyuarakan kekecewaan terhadap pengelolaan anggaran Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tulang Bawang Barat. Mereka menggelar aksi damai pada Senin (8/9/2025) dengan membawa poster bertuliskan “Kami Minta APH Periksa Anggaran 2023–2025” dan […]

  • Pengadaan Patung Rp1,98 Miliar di Tubaba Disorot, Sejumlah Aset Belum Dimanfaatkan

    Pengadaan Patung Rp1,98 Miliar di Tubaba Disorot, Sejumlah Aset Belum Dimanfaatkan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Pengadaan patung Tubaba dengan anggaran hampir Rp2 miliar pada 2021–2022 menjadi sorotan publik. Sejumlah patung terlihat tidak terawat, mengalami kerusakan, dan belum dimanfaatkan. Kondisi ini tercatat dalam laporan BPK dan memicu perhatian berbagai pihak. Anggaran Pengadaan Patung Tubaba Dua Tahun Tubaba, Battikpost.site — Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat mengalokasikan anggaran besar untuk pengadaan patung. Dinas […]

expand_less