
Bandar Lampung, Battikpost.site – Sebagai bentuk kepedulian terhadap tenaga kerja, Dinas Kominfotik Provinsi Lampung bersama BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) dan beasiswa kepada keluarga almarhum Pandu Krisna Muharwan, tenaga honorer yang wafat pada April lalu.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, menerima kunjungan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung, M. Nuh, di Ruang Command Center Lantai II Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Jumat (18/7/2025).
Baca Juga Terbaru
Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) dan beasiswa pendidikan kepada ahli waris almarhum Pandu Krisna Muharwan, Pegawai Tidak Tetap Harian Lepas (PTHL) Dinas Kominfotik, yang meninggal dunia pada 29 April 2025 lalu.
Dalam sambutannya, Ganjar Jationo menyampaikan rasa duka yang mendalam dan penghargaan atas dedikasi almarhum selama menjalankan tugas.
“Pandu adalah sosok yang tekun, berdedikasi, dan telah memberikan kontribusi besar dalam pelayanan informasi pemerintah daerah,” ujarnya.
Sebagai bentuk perlindungan terhadap tenaga kerja, Dinas Kominfotik Provinsi Lampung telah mendaftarkan seluruh tenaga PTHL-nya, termasuk almarhum, sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Kebijakan ini memungkinkan ahli waris Pandu untuk menerima manfaat JKM dan beasiswa pendidikan dari negara.
Total santunan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga almarhum mencapai Rp194.500.000. Jumlah tersebut mencakup santunan kematian dan dana pendidikan untuk anak dari almarhum.
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung, M. Nuh, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari jaminan sosial ketenagakerjaan yang wajib diberikan kepada pekerja formal maupun nonformal yang terdaftar.
“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memberikan perlindungan dan kepastian bagi pekerja dan keluarganya,” kata Nuh.
Diharapkan, santunan ini dapat meringankan beban keluarga serta menjamin keberlanjutan pendidikan anak dari almarhum. Kegiatan ini juga menjadi pengingat pentingnya kepesertaan aktif dalam program BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh tenaga kerja. (Redaksi).
