Breaking News
light_mode

BPDI Desak DPRD Lampung Sahkan Perda Anti-LGBT Tanpa Tunda

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
  • print Cetak

Bandar Lampung, Battikpost.site – Barisan Pemuda Demokrasi Indonesia (BPDI) mendesak DPRD Provinsi Lampung agar segera mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) larangan LGBT. Mereka menilai wacana tersebut tak cukup hanya dibahas tanpa tindak lanjut legislasi yang nyata.

Barisan Pemuda Demokrasi Indonesia (BPDI) meminta DPRD Provinsi Lampung agar tidak menjadikan Peraturan Daerah (Perda) tentang larangan LGBT hanya sebagai isu musiman. BPDI menuntut agar proses legislasi dipercepat hingga menjadi regulasi yang sah secara hukum.

Sekretaris DPP BPDI, Haris Efendi, mengatakan bahwa keberadaan komunitas LGBT bukan sekadar persoalan moral, tetapi juga merupakan ancaman serius terhadap masa depan generasi muda.

“Kami mengapresiasi langkah awal DPRD, tetapi jangan berhenti di pembahasan. Perda ini harus disahkan agar masyarakat terlindungi dari pengaruh negatif LGBT,” tegas Haris, Kamis (3/7/2025).

Menurut Haris, arus konten digital yang mempromosikan gaya hidup LGBT semakin masif. Ia juga menyoroti munculnya figur publik lokal yang terbuka menyatakan orientasi seksualnya, yang dianggap memberi contoh buruk bagi generasi muda.

“Jika tidak ada regulasi yang jelas, publik bisa menilai negara seolah membiarkan penyimpangan ini terjadi. Kami siap mengawal proses legislasi, bahkan bila perlu melakukan aksi turun ke jalan,” ujarnya.

BPDI menilai bahwa negara memiliki mandat untuk melindungi masyarakat, khususnya remaja, dari pengaruh gaya hidup bebas yang bertentangan dengan budaya dan nilai-nilai luhur bangsa.

“Wacana toleransi jangan dijadikan alasan untuk membenarkan penyimpangan. Ini soal perlindungan terhadap masa depan anak bangsa,” tambah Haris.

BPDI juga mengajak ormas kepemudaan, tokoh agama, dan akademisi untuk bersama-sama mendorong lahirnya Perda anti-LGBT. Mereka berkomitmen membentuk aliansi rakyat dan melaporkan perkembangan legislasi ini ke instansi pusat jika DPRD dinilai lamban.

 “Jika tak ada langkah konkret, kami akan laporkan langsung ke kementerian. Jangan biarkan Lampung menjadi ladang eksperimen moral liberal,” tutup Haris. (Red). 

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Truk Fuso Nyaris Terjun ke Jurang di Lampung Barat, As Belakang Patah Saat Menanjak

    Truk Fuso Nyaris Terjun ke Jurang di Lampung Barat, As Belakang Patah Saat Menanjak

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle een1978
    • 0Komentar

    Lampung Barat, Battikpost – Sebuah truk fuso nyaris masuk jurang setelah gagal menanjak di Rest Area Sumber Jaya, Lampung Barat, pada Sabtu (15/2) sore. Insiden ini terjadi akibat as belakang truk patah, membuat kendaraan kehilangan kendali dan mundur tanpa bisa dihentikan. Menurut keterangan sopir, truk yang mengangkut muatan berat tersebut tiba-tiba mengalami kerusakan di tengah […]

  • Jordi Cruyff Resmi Bergabung dengan PSSI sebagai Technical Advisor

    Jordi Cruyff Resmi Bergabung dengan PSSI sebagai Technical Advisor

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Jakarta, 26 Februari 2025 – Jordi Cruyff, sosok yang dikenal luas dalam dunia sepak bola internasional, telah resmi ditunjuk sebagai Technical Advisor untuk PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia). Pengumuman ini menjadi langkah besar bagi PSSI dalam upayanya meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia di tingkat domestik dan internasional. Jordi Cruyff adalah putra legenda sepak bola […]

  • Audiensi dengan JMSI, Bupati Tanggamus Paparkan Strategi Tingkatkan PAD Lewat Hilirisasi dan Pariwisata

    Audiensi dengan JMSI, Bupati Tanggamus Paparkan Strategi Tingkatkan PAD Lewat Hilirisasi dan Pariwisata

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Tanggamus memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah melalui program Hilirisasi Produk Pertanian Tanggamus dan pengembangan pariwisata. Dukungan terhadap program tersebut mengemuka dalam audiensi antara Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung dan Bupati Tanggamus H. M. Saleh Asnawi di ruang rapat bupati, Rabu (24/6/2026). JMSI Dukung Hilirisasi Produk Pertanian Tanggamus Tanggamus, Battikpost.site — JMSI […]

  • Dugaan Rokok Ilegal Kota Sepang Jadi Sorotan Warga

    Dugaan Rokok Ilegal Kota Sepang Jadi Sorotan Warga

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Bandar Lampung kembali menghadapi sorotan terkait dugaan peredaran rokok ilegal di Kelurahan Kota Sepang, Kecamatan Labuhan Ratu. Warga menilai aktivitas distribusi berlangsung terbuka. Masyarakat juga mempertanyakan langkah penindakan aparat karena aktivitas tersebut masih berjalan hingga sekarang. Warga Sebut Aktivitas Berlangsung Terbuka Bandar Lampung, Battikpost.site — Praktik peredaran rokok yang diduga tanpa cukai resmi kembali menjadi […]

  • Inter Milan Bungkam Bologna, Puncaki Klasemen Liga Italia

    Inter Milan Bungkam Bologna, Puncaki Klasemen Liga Italia

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Iyan
    • 0Komentar

    Inter Milan Kembali ke Puncak Klasemen Liga Italia Jakarta, Battikpost.site – Inter Milan kembali ke puncak klasemen Liga Italia setelah menaklukkan Bologna dengan skor 3-1 pada pekan ke-17. Laga tersebut berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Minggu (4/1/2026) waktu setempat. Kemenangan ini mengantarkan Inter mengoleksi 39 poin dari 17 pertandingan dan unggul satu poin atas AC […]

  • Gubernur Rahmat Mirzani Tingkatkan Kesejahteraan Petani Singkong di Lampung: Harga Kompetitif Dibanding Daerah Lain

    Gubernur Rahmat Mirzani Tingkatkan Kesejahteraan Petani Singkong di Lampung: Harga Kompetitif Dibanding Daerah Lain

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung — Provinsi Lampung, sebagai salah satu sentra produksi singkong di Indonesia, telah menetapkan harga resmi singkong sebesar Rp1.400 per kilogram dengan potongan rafaksi maksimal 15% pada 23 Desember 2024. Namun, implementasi harga ini menghadapi kendala karena beberapa perusahaan tapioka di Lampung Timur memilih tutup dan belum mengindahkan keputusan tersebut. Pada 31 Januari […]

expand_less