Umi Laila Ajak Muslimat NU Perkuat Moral Keluarga dan Ekonomi
- account_circle AR
- calendar_month 3 menit yang lalu
- print Cetak

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila menghadiri pengajian triwulan Muslimat NU di Pekon Patoman, Pagelaran, Sabtu, 10 Oktober 2026. Ia mengajak Muslimat NU memperkuat moral keluarga sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Muslimat NU Perkuat Moral Keluarga
Pringsewu, Battikpost.site — Pengajian triwulan tersebut berlangsung di Lapangan Kebasen, Pekon Patoman, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu. KH. Muhammad Rais dari Pekon Sinarpetir, Kecamatan Talangpadang, mengisi kegiatan dengan tausiyah.
Jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu, NU, dan Muslimat NU setempat turut menghadiri kegiatan tersebut. Umi Laila menilai pengajian memiliki peran penting bagi kehidupan sosial masyarakat.
Menurut Umi Laila, pengajian triwulan tidak hanya menjadi agenda rutin Muslimat NU. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang penguatan rohani dan pembelajaran keagamaan.
Selain itu, pengajian mempererat silaturahmi antarsesama muslimah di Kabupaten Pringsewu. Umi Laila menilai hubungan tersebut dapat memperkuat kebersamaan masyarakat.
Sebagai organisasi perempuan, Muslimat NU memiliki peran penting dalam keluarga dan lingkungan sosial. Peran tersebut juga berkaitan dengan pembentukan karakter generasi penerus.
“Ibu merupakan benteng moral keluarga dan madrasah pertama bagi anak-anaknya. Saya mengajak ibu-ibu muslimat untuk terus membentengi moral anak cucu kita agar tidak tergerus oleh dampak negatif perkembangan teknologi,” ajak Wabup.
Umi Laila mengingatkan keluarga agar memberikan perhatian terhadap perkembangan teknologi. Ia mendorong para ibu mendampingi anak dalam menggunakan teknologi secara bijak.
Perempuan Dorong Kemandirian Ekonomi
Umi Laila juga mengajak kaum perempuan mengambil peran dalam berbagai bidang kehidupan. Ia meminta Muslimat NU ikut memperkuat perekonomian keluarga melalui berbagai kegiatan produktif.
Salah satu langkah tersebut dapat dilakukan melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Perempuan juga dapat mendukung pengembangan berbagai produk lokal di Kabupaten Pringsewu.
Menurut Umi Laila, kegiatan ekonomi tersebut dapat membuka peluang bagi perempuan. Langkah itu juga dapat mendorong peningkatan kemandirian ekonomi keluarga.
“Pemkab Pringsewu yang bervisi mewujudkan Kabupaten Pringsewu Makmur, atau Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul dan Religius, tentu tidak akan terwujud tanpa adanya sinergitas yang kuat dari berbagai elemen masyarakat, khususnya keluarga besar Muslimat NU,” katanya.
Umi Laila menilai pemerintah membutuhkan dukungan berbagai elemen masyarakat dalam menjalankan pembangunan. Muslimat NU menjadi salah satu unsur penting dalam membangun sinergi tersebut.
Keterlibatan perempuan juga dapat memperkuat ketahanan keluarga. Keluarga yang kuat dapat memberikan pengaruh positif terhadap kehidupan sosial masyarakat.
Nilai Religius Dukung Pembangunan Daerah
Umi Laila menyebut nilai religius memiliki posisi penting dalam pembangunan Kabupaten Pringsewu. Pengajian triwulan dapat menjadi salah satu ruang untuk menanamkan nilai tersebut.
Ia menilai pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan kemajuan infrastruktur. Pemerintah juga perlu mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan ketakwaan masyarakat.
Ketiga aspek tersebut perlu berjalan secara seimbang. Pemerintah dan masyarakat dapat membangun Pringsewu melalui kolaborasi berbagai sektor.
Umi Laila meyakini masyarakat yang religius dapat memperkuat keamanan lingkungan. Kondisi tersebut juga dapat mendukung terciptanya kehidupan sosial yang kondusif.
Baca Juga Terbaru
Melalui pengajian dan kegiatan sosial, Muslimat NU dapat terus memperkuat peran perempuan. Peran tersebut mencakup pendidikan keluarga, pembinaan moral, dan pemberdayaan ekonomi.
Umi Laila berharap sinergi antara pemerintah dan Muslimat NU terus berkembang. Kolaborasi tersebut dapat mendukung terwujudnya visi Kabupaten Pringsewu Makmur.
Pemerintah Kabupaten Pringsewu juga membutuhkan partisipasi masyarakat dalam menjalankan berbagai program. Dukungan Muslimat NU dapat memperkuat pelaksanaan program pembangunan di tingkat keluarga dan masyarakat.
Dengan penguatan moral dan ekonomi, perempuan dapat mengambil peran lebih besar. Peran tersebut sekaligus mendukung terciptanya keluarga mandiri dan masyarakat yang religius.
- Penulis: AR
- Editor: Admin




