Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai, Bupati Pringsewu Canangkan Pendataan
- account_circle Admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Sensus Ekonomi 2026 resmi dimulai di Kabupaten Pringsewu setelah Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas mencanangkan pelaksanaannya melalui Apel Siaga, Senin (8/6/2026). Petugas akan melakukan pendataan lapangan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 untuk menghimpun data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah dan nasional.
Bupati Pringsewu Canangkan Sensus Ekonomi 2026
Pringsewu, Battikpost.site — Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas memimpin Apel Siaga dan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Pringsewu.
Kegiatan tersebut menghadirkan Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu, Kepala BPS Kabupaten Pringsewu beserta jajaran, Bapperida, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, mitra kerja, pemangku kepentingan, serta seluruh petugas sensus.
Dalam sambutannya, Riyanto Pamungkas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan agenda nasional tersebut.
Ia menilai Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis dalam mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Menurutnya, kegiatan sensus ekonomi yang berlangsung setiap sepuluh tahun bertujuan memotret kondisi perekonomian secara menyeluruh.
Data yang terkumpul akan menggambarkan perkembangan ekonomi nasional hingga tingkat daerah.
“Sensus Ekonomi 2026 akan memberikan gambaran nyata mengenai struktur usaha, karakteristik pelaku usaha, perkembangan ekonomi digital, serta potensi ekonomi yang ada hingga tingkat wilayah terkecil,” kata Riyanto.
Data Akurat Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan
Riyanto menegaskan bahwa pembangunan ekonomi membutuhkan dukungan data yang akurat dan terpercaya.
Menurutnya, pemerintah memerlukan data lengkap untuk menyusun kebijakan yang efektif dan berkelanjutan.
Ia menekankan pentingnya peran petugas sensus dalam proses pengumpulan informasi ekonomi masyarakat dan pelaku usaha.
Petugas harus memastikan setiap data mencerminkan kondisi riil di lapangan.
Karena itu, Riyanto meminta seluruh petugas menjalankan tugas secara profesional.
Ia juga meminta petugas menjaga etika selama bertugas dan membangun komunikasi yang baik dengan responden.
Selain itu, petugas harus melakukan pendataan secara objektif serta bertanggung jawab.
Langkah tersebut diperlukan agar hasil sensus memiliki kualitas yang tinggi.
“Setiap data yang saudara kumpulkan akan menjadi fondasi bagi berbagai kebijakan pembangunan di masa depan,” tegasnya.
Pendataan Lapangan Dimulai 15 Juni 2026
Pemerintah menetapkan jadwal pendataan lapangan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Bupati meminta seluruh petugas memanfaatkan waktu yang tersedia secara efektif.
Ia berharap petugas mampu mencapai target pendataan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Menurutnya, keberhasilan pendataan sangat bergantung pada kedisiplinan dan ketelitian petugas di lapangan. Setiap informasi yang diperoleh akan menjadi bagian penting dalam penyusunan basis data ekonomi daerah.
Data tersebut nantinya membantu pemerintah memahami kondisi usaha masyarakat secara lebih rinci.
Pemerintah juga dapat mengidentifikasi potensi ekonomi di setiap wilayah secara lebih akurat.
Hasil pendataan akan memperkuat proses perencanaan pembangunan pada berbagai sektor ekonomi.
Dukungan Masyarakat Menentukan Keberhasilan Sensus
Riyanto mengajak seluruh perangkat daerah untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Ia juga meminta aparatur sipil negara berperan aktif dalam menyukseskan program tersebut.
Selain itu, masyarakat diharapkan menerima petugas sensus dengan baik.
Masyarakat juga diharapkan memberikan informasi yang benar sesuai kondisi usaha yang dijalankan.
Menurut Riyanto, partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan sensus.
Data yang valid akan menghasilkan informasi statistik yang berkualitas.
Informasi tersebut dapat membantu pemerintah mengambil keputusan yang tepat.
Keberhasilan sensus juga memberikan manfaat langsung bagi pembangunan daerah.
Pemerintah dapat menggunakan hasil sensus untuk merancang program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dorong Investasi dan Penguatan UMKM
Riyanto menjelaskan bahwa manfaat sensus tidak terbatas pada penyediaan data statistik.
Hasil sensus dapat menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan ekonomi.
Data tersebut juga mendukung program peningkatan investasi di daerah.
Pemerintah dapat memanfaatkan hasil sensus untuk memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah.
Selain itu, data ekonomi yang akurat dapat membantu pemerintah menciptakan lapangan kerja baru.
Pemerintah juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Menurut Riyanto, seluruh manfaat tersebut akan terwujud jika semua pihak mendukung proses pendataan.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat berpartisipasi aktif selama pelaksanaan sensus.
Pemerintah Kabupaten Pringsewu optimistis pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berjalan lancar.
Pemerintah juga yakin kegiatan tersebut menghasilkan data berkualitas untuk mendukung visi Pringsewu MAKMUR menuju Lampung Maju dan Indonesia Emas.
Petugas Sensus Bacakan Ikrar Komitmen
Setelah pencanangan resmi, seluruh petugas sensus mengikuti pembacaan ikrar bersama.
Melalui ikrar tersebut, petugas menyatakan komitmen menjalankan tugas secara profesional.
Baca Juga Terbaru
Mereka juga berkomitmen bekerja jujur, cermat, dan bertanggung jawab.
Selain itu, petugas menyatakan kesiapan menjaga kerahasiaan data responden sesuai ketentuan yang berlaku.
Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga integritas pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Pringsewu. (AR).
- Penulis: Admin



