Breaking News
light_mode

LSM KAKI Lampung Pertanyakan Polda Lampung Soal Kasus Welly Adiwantra

  • account_circle Orba Battik
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • print Cetak
Polemik mengenai Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Tengah, Welly Adiwantra, kembali mencuat. LSM KAKI Lampung mempertanyakan perkembangan penanganan kasus yang pernah menyeret nama pejabat tersebut. Publik juga menyoroti manuver birokrasi terbaru yang memicu polemik.

Polemik Manuver Birokrasi Sekda Lampung Tengah

Lampung, Battikpost.site — Perdebatan publik mengenai kasus Welly Adiwantra kembali muncul di Kabupaten Lampung Tengah. Aktivis menilai situasi birokrasi daerah belum sepenuhnya pulih setelah operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi beberapa waktu lalu.

Polemik terbaru muncul setelah Sekretaris Daerah Lampung Tengah, Welly Adiwantra, diduga merombak dan membatalkan penunjukan empat Pelaksana Tugas Organisasi Perangkat Daerah.

Pelaksana Tugas Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, sebelumnya menetapkan penunjukan empat pejabat tersebut. Namun langkah pembatalan oleh Sekda memicu kritik dari berbagai kalangan.

Sejumlah pengamat birokrasi menilai keputusan tersebut bukan sekadar kebijakan administratif. Publik memandang langkah itu sebagai tindakan yang berpotensi menimbulkan persoalan etika pemerintahan.

Aktivis juga menilai polemik tersebut berpotensi memicu ketegangan baru di lingkungan birokrasi Lampung Tengah.

Kritik Aktivis terhadap Kebijakan Sekda

Ketua LSM KAKI Lampung, Lucky Nurhidayah, menjadi salah satu tokoh yang paling keras mengkritik keputusan tersebut. Masyarakat mengenal Lucky dengan sapaan Kiyai Lucky.

Ia menilai pembatalan penunjukan Plt yang telah ditetapkan oleh pimpinan daerah memunculkan persoalan serius dalam tata kelola pemerintahan.

Lucky menilai langkah tersebut tidak sekadar manuver birokrasi biasa. Ia melihat tindakan itu berpotensi memunculkan konflik kewenangan di tingkat pemerintahan daerah.

Kalau mandat itu diberikan oleh Plt Bupati, lalu tiba-tiba dibatalkan oleh Sekda, ini bukan sekadar manuver birokrasi. Ini sudah seperti menantang kewenangan pimpinan daerah,” tegas Lucky.

Menurut Lucky, kondisi birokrasi Lampung Tengah membutuhkan stabilitas setelah berbagai persoalan yang muncul sebelumnya.

Ia menilai setiap keputusan pejabat daerah harus mempertimbangkan dampaknya terhadap kepercayaan publik.

Birokrasi Lampung Tengah Masih dalam Sorotan

Masyarakat Lampung Tengah masih menyoroti kondisi pemerintahan daerah setelah kasus operasi tangkap tangan KPK yang menjerat Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya.

Peristiwa tersebut sempat mengguncang kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi daerah. Banyak pihak berharap pemerintah daerah segera memulihkan kondisi administrasi pemerintahan.

Namun polemik terbaru kembali memunculkan perdebatan publik. Aktivis menilai pemerintah daerah perlu menjaga stabilitas birokrasi.

Keputusan pejabat daerah harus memperhatikan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Transparansi juga menjadi tuntutan utama dari masyarakat.

Bayang-Bayang Dugaan Honorer Fiktif Rp11 Miliar

Polemik yang terjadi saat ini juga mengingatkan publik pada dugaan kasus lama yang belum memperoleh kejelasan.

Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan keberadaan 387 tenaga honorer fiktif. Dugaan tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga Rp11 miliar.

Kasus ini pernah menjadi perhatian publik Lampung Tengah. Namun perkembangan penanganannya jarang terdengar dalam beberapa waktu terakhir.

Sebagian aktivis menilai kasus tersebut seperti berhenti tanpa kejelasan. Situasi itu memunculkan berbagai pertanyaan di kalangan masyarakat.

Lucky Nurhidayah juga menyoroti perkembangan penanganan perkara tersebut.

Kasus honorer fiktif Rp11 miliar itu bagaimana kelanjutannya? Jangan sampai publik menilai ada yang ditutup-tutupi,” kata Lucky Nurhidayah diruangan kerjanya, Kamis, 12 Maret 2026.

Ia berharap aparat penegak hukum memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat.

Publik Menunggu Ketegasan Aparat Penegak Hukum

Sorotan publik kini mengarah kepada Polda Lampung. Masyarakat berharap aparat penegak hukum memberikan kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut.

Beberapa aktivis bahkan mulai mempertanyakan proses hukum yang berjalan. Mereka menilai aparat perlu memberikan informasi secara transparan.

Kasus yang berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga miliaran rupiah tidak boleh dibiarkan tanpa kepastian.

Publik menilai aparat penegak hukum memiliki kewajiban menjelaskan perkembangan penanganan perkara kepada masyarakat.

Transparansi penegakan hukum juga menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Desakan Transparansi dalam Penanganan Kasus

Masyarakat Lampung kini menunggu jawaban atas berbagai pertanyaan yang muncul. Banyak pihak berharap aparat penegak hukum memberikan penjelasan resmi.

Pertanyaan terbesar menyangkut nasib dugaan kasus honorer fiktif yang menyeret nama pejabat daerah tersebut.

Publik menilai proses hukum harus berjalan secara terbuka. Penanganan kasus juga harus bebas dari intervensi kepentingan apa pun.

Jika aparat tidak memberikan penjelasan yang jelas, kecurigaan publik dapat semakin meningkat.

Karena itu, banyak pihak berharap aparat penegak hukum segera memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Perkembangan kasus Welly Adiwantra kini menjadi perhatian publik Lampung. Masyarakat berharap transparansi dan penegakan hukum berjalan secara objektif.

  • Penulis: Orba Battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musrenbang RKPD 2027 Pesawaran Fokus Infrastruktur dan Ekonomi

    Musrenbang RKPD 2027 Pesawaran Fokus Infrastruktur dan Ekonomi

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Musrenbang RKPD 2027 Pesawaran berlangsung di Gedung Serba Guna Pemkab Pesawaran pada Jumat, 13 Maret 2026. Forum tersebut membahas arah pembangunan daerah dengan fokus percepatan infrastruktur, pelayanan publik, serta penguatan ekonomi inklusif dan berkelanjutan. Musrenbang RKPD 2027 Pesawaran Bahas Arah Pembangunan Daerah Pesawaran, Battikpost.site — Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026. […]

  • Warga Geram Jalan Rusak di Pahoman Tak Diperbaiki, Padahal Dekat Rumah Dinas Wali Kota

    Warga Geram Jalan Rusak di Pahoman Tak Diperbaiki, Padahal Dekat Rumah Dinas Wali Kota

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Bandar Lampung – Warga Kelurahan Pahoman dibuat geram dengan kondisi Jalan Gatot Subroto yang rusak parah dan membahayakan pengguna jalan. Ironisnya, kerusakan ini hanya berjarak beberapa ratus meter dari rumah dinas Wali Kota Bandar Lampung, namun belum juga mendapat perhatian serius dari pemerintah. Kerusakan jalan yang berada di ruas utama tersebut telah berlangsung cukup […]

  • Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Bersama Hipmi

    Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Bersama Hipmi

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) memaksimalkan potensi ekonomi daerah melalui hilirisasi komoditas unggulan. Ajakan itu ia sampaikan dalam pertemuan bersama BPD Hipmi Lampung di Bandarlampung, Sabtu (14/3/2026). Gubernur Lampung Ajak Hipmi Kembangkan Hilirisasi Komoditas Bandar Lampung, Battikpost.site — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong pengusaha muda memanfaatkan momentum pertumbuhan […]

  • Pria di Bandar Lampung Tewas Ditusuk di Depan Bengkel, Polisi Buru Pelaku

    Pria di Bandar Lampung Tewas Ditusuk di Depan Bengkel, Polisi Buru Pelaku

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Editor
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, BATTIK MEDIA, Seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah di depan sebuah bengkel di kawasan Pasar Tugu, Bandar Lampung. Korban, yang hingga kini belum diketahui identitasnya, diduga menjadi korban penusukan. Polisi saat ini tengah memburu pelaku yang melarikan diri usai kejadian. Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat pria tersebut mengenakan jaket coklat dan celana panjang, […]

  • 91 Orang Diduga Masih Tertimbun Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

    91 Orang Diduga Masih Tertimbun Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Tragedi di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Sidoarjo, Battikpost.site — Sebanyak 91 orang diduga masih tertimbun reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo setelah insiden bangunan runtuh mengguncang kawasan tersebut. Peristiwa itu memicu kepanikan warga sekitar dan menyita perhatian aparat setempat. Hingga kini, proses pencarian korban masih berlangsung dengan melibatkan tim gabungan. Upaya Pencarian Korban Tim Gabungan Dikerahkan […]

  • Irjen Pol Helmy Santika Hibahkan Mobil Ambulans untuk Relawan Kemanusiaan

    Irjen Pol Helmy Santika Hibahkan Mobil Ambulans untuk Relawan Kemanusiaan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Mantan Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama dengan menyerahkan satu unit mobil operasional kepada relawan kemanusiaan di Lampung. Mobil Daihatsu Grand Max itu akan difungsikan sebagai ambulans bagi pasien tidak mampu. Bantuan Mobil Operasional untuk Relawan Kemanusiaan Lampung, Battikpost.site — Kepedulian terhadap masyarakat kembali terlihat dari langkah nyata mantan Kapolda Lampung, […]

expand_less