Breaking News
light_mode

Dugaan Penggiringan Opini Revitalisasi SDN 2 Mulyosari

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • print Cetak

Program revitalisasi SDN 2 Mulyosari kembali memicu sorotan karena publik menilai adanya penggiringan opini dan dugaan pelanggaran mekanisme swakelola. Selain itu, sejumlah pihak mempertanyakan ucapan terima kasih kepada kepala daerah meskipun bantuan tersebut berasal dari pemerintah pusat.


Kredit Bantuan dan Penggiringan Opini di Tanjung Sari

Lampung Selatan, Battikpost.site — Program revitalisasi SDN 2 Mulyosari muncul sebagai perbincangan hangat setelah video di media sosial memperlihatkan camat dan beberapa kepala sekolah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan. Selain itu, video tersebut menampilkan seolah-olah pemerintah daerah berperan dalam penyaluran bantuan tersebut.

Selanjutnya, publik mempertanyakan alasan para pejabat kecamatan menyampaikan penghargaan kepada kepala daerah meskipun dokumen resmi menunjukkan bahwa program revitalisasi itu sepenuhnya berasal dari Kementerian Pendidikan melalui Dirjen PAUD Dikdasmen. Dengan demikian, pemerintah daerah tidak terlibat dalam penganggaran, penyaluran, ataupun penentuan satuan pendidikan penerima.

Oleh karena itu, tindakan tersebut memunculkan dugaan bahwa pihak tertentu sengaja membangun opini agar masyarakat melihat program pusat sebagai keberhasilan pemerintah daerah. Selain itu, warganet mempersoalkan aspek transparansi komunikasi publik dalam penyampaian informasi mengenai penggunaan dana APBN.

Seorang pemerhati pendidikan menilai:

“Ini bukan kekeliruan teknis, tetapi bentuk manipulasi informasi. Dana pusat diklaim sebagai jasa kepala daerah. Publik dibuat percaya pada sesuatu yang tidak benar.”

Dengan demikian, publik menganggap praktik pengalihan kredit politik seperti itu berpotensi merusak literasi kebijakan. Selain itu, tindakan seperti ini dapat mengaburkan pengetahuan masyarakat tentang peran pemerintah pusat dalam peningkatan mutu pendidikan.

Selanjutnya, para pegiat pendidikan menegaskan pentingnya komunikasi publik yang akurat. Selain itu, mereka menilai bahwa pejabat harus menjaga integritas informasi agar masyarakat tidak menerima pesan yang menyesatkan.


Dugaan Pelanggaran Swakelola pada Pelaksanaan Revitalisasi

Sementara itu, hasil penelusuran tim media memperlihatkan indikasi pelanggaran pada pelaksanaan swakelola revitalisasi SDN 2 Mulyosari. Selain itu, sejumlah saksi menyampaikan bahwa proses pekerjaan tidak berjalan sesuai dengan mekanisme Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).

Kemudian, tim media menemukan fakta bahwa Kepala Sekolah diduga mengambil kendali penuh atas pekerjaan fisik, padahal aturan mengharuskan panitia bekerja secara kolektif. Dengan demikian, peran panitia terkesan hanya formalitas.

Seorang kepala tukang mengakui:

“Kami digaji langsung sama kepala sekolah Bu Fir. Bahan bangunan juga dari kepala sekolah semua.”

Selain itu, beberapa temuan lain memperkuat dugaan pelanggaran swakelola, antara lain:

  • Kepala tukang tidak mengenal anggota P2SP.
  • Pekerja tidak memiliki absensi harian.
  • Panitia tidak tampak hadir dan tidak mengawasi pekerjaan.
  • Banyak pekerja tidak menggunakan perlengkapan K3 seperti helm, rompi, dan sepatu keselamatan.

Kemudian, ketentuan Permendikbud No. 8/2020 dan Peraturan LKPP No. 3/2021 menegaskan bahwa kepala sekolah hanya berfungsi sebagai penanggung jawab. Selain itu, panitia harus mengelola pelaksanaan teknis secara terbuka, kolektif, dan akuntabel. Dengan demikian, dugaan pengendalian langsung oleh kepala sekolah dapat menimbulkan sejumlah risiko.

Akibatnya, proyek rawan tidak akuntabel, tidak transparan, dan melanggar aturan swakelola. Selain itu, mekanisme yang tidak sesuai ketentuan berpotensi memunculkan temuan audit karena proyek menggunakan dana APBN.

Selanjutnya, para pemerhati pendidikan mengingatkan bahwa swakelola bertujuan menciptakan partisipasi, keterbukaan, dan pengawasan internal yang efektif. Oleh karena itu, semua pihak harus menjalankan aturan agar dana publik tidak disalahgunakan.


Kepala Sekolah Menolak Klarifikasi dan Memblokir Kontak Wartawan

Sementara itu, tim media berupaya meminta klarifikasi kepada Kepala Sekolah SDN 2 Mulyosari. Namun, Kepala Sekolah tidak memberikan jawaban. Selain itu, setelah pesan dikirim, Kepala Sekolah justru memblokir nomor wartawan tanpa memberikan keterangan.

Dengan demikian, publik menilai sikap tersebut tidak sesuai etika pengelolaan dana publik. Selain itu, tindakan itu memperlihatkan kurangnya komitmen terhadap transparansi yang seharusnya melekat pada institusi pendidikan.

Selanjutnya, tindakan menutup diri tersebut memperkuat kecurigaan masyarakat bahwa pelaksanaan proyek tidak berjalan sesuai ketentuan. Selain itu, sikap itu menghambat proses verifikasi informasi yang penting bagi kepentingan publik.


Respons Dinas Pendidikan dan Inspektorat Masih Ditunggu

Redaksi masih menunggu penjelasan resmi dari Dinas Pendidikan Lampung Selatan dan Inspektorat Daerah. Selain itu, kedua lembaga tersebut memiliki kewenangan mengawasi penggunaan dana pendidikan.

Oleh karena itu, klarifikasi dari kedua lembaga menjadi penting untuk memastikan apakah revitalisasi SDN 2 Mulyosari berjalan sesuai prosedur. Selanjutnya, publik menunggu langkah konkret terkait evaluasi dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan program tersebut.


Catatan Redaksi: Pentingnya Transparansi Program Pendidikan

Pada akhirnya, program revitalisasi sekolah bertujuan memperbaiki sarana pendidikan agar proses belajar mengajar berjalan lebih baik. Namun, program itu rawan penyimpangan ketika pihak pelaksana tidak mematuhi aturan.

Selain itu, pengalihan kredit bantuan, pelaksanaan yang tidak sesuai mekanisme, pengabaian keselamatan kerja, dan lemahnya peran panitia dapat menimbulkan kerugian publik. Oleh karena itu, semua pihak harus memastikan bahwa setiap dana pendidikan digunakan secara benar, transparan, dan bertanggung jawab.

Selanjutnya, tim media akan terus mengawasi penggunaan dana revitalisasi agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan objektif. Dengan demikian, publik dapat memahami bagaimana dana APBN benar-benar digunakan untuk kepentingan pendidikan. (Tim).

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peran Penting Kelamo dalam Adat Lampung

    Peran Penting Kelamo dalam Adat Lampung

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Kelamo memiliki peran penting dalam adat Lampung, khususnya dalam tradisi Pepadun. Tanpa kehadiran kelamo, prosesi adat tidak sah. Oleh karena itu, keberadaan kelamo selalu menjadi syarat mutlak dalam menjaga martabat, kehormatan, dan keberlanjutan adat Lampung. Makna Kelamo dalam Kekerabatan Lampung LAMPUNG, Battikpost.site — Kelamo bukan sekadar sebutan dalam keluarga. Dalam masyarakat adat Lampung, terutama pada […]

  • Korban Penipuan Konser Laporkan Pemilik Syila Musik ke Polisi

    Korban Penipuan Konser Laporkan Pemilik Syila Musik ke Polisi

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Jakarta, 30 April 2025 — Pasangan suami istri Angga Ferdiansyah dan Winnie Aries Husada melaporkan Destiani, pemilik Syila Musik, ke Polres Metro Jakarta Barat. Keduanya mengaku tertipu dalam kerja sama konser berbayar dengan kerugian mencapai Rp110 juta. Kasus dugaan penipuan konser musik mencuat setelah pasangan suami istri, Angga Ferdiansyah dan Winnie Aries Husada, melaporkan […]

  • Rosnati Syekh Gugat Suami, Universitas Malahayati Diperebutkan

    Rosnati Syekh Gugat Suami, Universitas Malahayati Diperebutkan

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung – Konflik rumah tangga dan sengketa aset pendidikan kembali mencuat ke hadapan publik. Rosnati Syekh, istri pertama dari pengusaha ternama Rusli Bintang, menggugat keputusan suaminya yang secara sepihak mencoret namanya dari struktur Yayasan Alih Teknologi—badan hukum yang menaungi Universitas Malahayati. Universitas Malahayati, yang selama ini dianggap sebagai amanah keluarga dan hasil kerja […]

  • Tantangan Global Meningkat, Penguatan Governance dan Compliance Jadi Agenda Mendesak Indonesia

    Tantangan Global Meningkat, Penguatan Governance dan Compliance Jadi Agenda Mendesak Indonesia

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Jakarta, Battik Post Site – Dunia tengah menghadapi dinamika global yang semakin kompleks. Di tengah kondisi tersebut, penguatan governance, risk, dan compliance (GRC) di sektor publik maupun privat menjadi kebutuhan mendesak guna menjaga stabilitas keuangan dan ketahanan negara. Momentum peringatan 80 tahun kemerdekaan Indonesia sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat kedaulatan dan kesejahteraan menuju Visi […]

  • Menantu Bunuh Ibu Mertua di Lampung Selatan

    Menantu Bunuh Ibu Mertua di Lampung Selatan

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Kasus menantu bunuh ibu mertua Lampung Selatan mengejutkan warga setelah insiden berdarah terjadi pada Sabtu (18/4/2026). Pelaku berinisial AM menyerang korban dengan senjata tajam hingga meninggal dunia, diduga akibat konflik rumah tangga yang telah berlangsung lama. Kronologi Kejadian Tragis Lampung Selatan, Battikpost.site — Peristiwa tragis ini terjadi di wilayah permukiman warga di Lampung Selatan. Insiden […]

  • Suasana Haru Warnai Upacara Pelepasan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan

    Suasana Haru Warnai Upacara Pelepasan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle een1978
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, Battikpost – Suasana haru mewarnai upacara pelepasan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan yang dilangsungkan di GOR Way Handak pada Kamis (13/2/2025). Momen ini menjadi titik akhir dari perjalanan panjang kepemimpinan H. Nanang Ermanto sebagai Bupati Lampung Selatan. Dalam sambutannya, Nanang mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya […]

expand_less