Apel Gelar Paskibra Pringsewu, Bupati Tekankan Disiplin
- account_circle Orba Battik
- calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
- print Cetak

Apel Gelar Paskibra Pringsewu berlangsung pada Rabu, 11 Februari 2026. Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas memimpin langsung kegiatan tersebut. Pemerintah daerah menyiapkan generasi muda disiplin untuk menghadapi seleksi PASKIBRAKA tingkat kabupaten hingga nasional.
Komitmen Pembinaan Generasi Muda
Pringsewu, Battikpost.site -– Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas memimpin Apel Gelar Satuan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) se-Kabupaten Pringsewu pada Rabu, 11 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung sebagai bagian dari pembinaan dan persiapan seleksi PASKIBRAKA Tahun 2026.
Apel Gelar Paskibra Pringsewu menghadirkan para anggota Paskibra dari berbagai sekolah. Pemerintah daerah mengarahkan kegiatan ini sebagai langkah strategis membentuk karakter generasi muda. Selain itu, pemerintah ingin meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia pelajar.
Bupati Riyanto memimpin apel dengan penuh khidmat. Ia menyampaikan amanat kepada seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa peran Paskibra memiliki makna strategis bagi pembentukan karakter kebangsaan.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin. Sebaliknya, kegiatan ini menjadi momentum pembinaan mental dan disiplin. Pemerintah daerah ingin memastikan setiap anggota memahami tanggung jawabnya.
Paskibra Bukan Sekadar Seremonial
Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan bahwa menjadi anggota Paskibra bukan sekadar aktivitas seremonial, melainkan panggilan jiwa untuk menanamkan nilai kedisiplinan, persaudaraan, serta semangat kebangsaan.
Ia menekankan pentingnya kesadaran diri setiap anggota. Ia juga mendorong peserta untuk menjaga integritas. Selain itu, ia meminta seluruh anggota menunjukkan komitmen tinggi dalam setiap tahapan latihan.
Apel Gelar Paskibra Pringsewu menjadi tahapan awal menghadapi seleksi PASKIBRAKA. Seleksi tersebut berlangsung secara berjenjang. Peserta akan bersaing di tingkat kabupaten, kemudian provinsi, hingga nasional.
Karena itu, Bupati meminta peserta mempersiapkan diri secara maksimal. Ia menilai proses seleksi menuntut kesiapan menyeluruh. Ia juga menilai pembinaan harus berjalan konsisten.
Persiapan Fisik, Mental, dan Intelektual
Bupati menjelaskan bahwa kesiapan fisik saja tidak cukup. Ia meminta peserta membangun mental yang tangguh. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya kemampuan intelektual.
“Persiapan yang matang tidak hanya menuntut kesiapan fisik, tetapi juga mental yang tangguh serta pengetahuan intelektual yang mumpuni. Inilah modal utama untuk mampu bersaing dan berprestasi,” ungkap Bupati.
Pernyataan tersebut menegaskan arah pembinaan Paskibra di Pringsewu. Pemerintah daerah ingin mencetak anggota yang kuat secara fisik. Namun demikian, pemerintah juga menekankan kekuatan mental dan kecerdasan.
Selain itu, Bupati mendorong peserta meningkatkan disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Ia menilai disiplin mencerminkan karakter pribadi. Oleh sebab itu, ia meminta anggota menjaga konsistensi sikap.
Menjaga Nama Baik Sekolah dan Daerah
Bupati Riyanto juga berpesan agar seluruh anggota Paskibra senantiasa menjaga nama baik sekolah dan daerah dengan menunjukkan sikap, wibawa, serta keteladanan sebagai Pasukan Pengibar Bendera.
Ia mengingatkan bahwa setiap anggota membawa identitas sekolah. Selain itu, mereka juga membawa nama Kabupaten Pringsewu. Karena itu, ia meminta seluruh anggota menunjukkan perilaku terpuji.
Ia menegaskan bahwa kader Paskibra Pringsewu harus tampil mandiri, unggul, dan disiplin di manapun berada.
Penegasan tersebut memperkuat komitmen pembinaan karakter. Pemerintah daerah mengarahkan Paskibra sebagai wadah pembentukan kepemimpinan. Dengan demikian, anggota tidak hanya terampil dalam baris-berbaris.
Dukungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu
Dalam kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pringsewu menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pembinaan Paskibra agar mampu mencetak sumber daya manusia unggul dan berprestasi, serta membawa nama baik Kabupaten Pringsewu di tingkat yang lebih tinggi.
Baca Juga Terbaru
Komitmen tersebut mencerminkan perhatian pemerintah terhadap generasi muda. Pemerintah daerah menempatkan pembinaan Paskibra sebagai investasi jangka panjang. Selain itu, pemerintah ingin meningkatkan daya saing pelajar di tingkat nasional.
Apel Gelar Paskibra Pringsewu menjadi simbol kesiapan daerah menghadapi seleksi PASKIBRAKA 2026. Pemerintah daerah mengharapkan hasil terbaik dari proses tersebut. Oleh karena itu, pembinaan akan berjalan secara terarah dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga mempererat solidaritas antaranggota. Para peserta saling mendukung selama proses latihan. Mereka membangun kerja sama tim yang solid.
Selain membentuk kedisiplinan, kegiatan ini juga menanamkan nilai tanggung jawab. Setiap anggota memegang peran penting dalam tim. Karena itu, mereka harus menjaga kekompakan dan konsistensi.
Pemerintah Kabupaten Pringsewu terus mendorong pembinaan karakter pelajar. Melalui Apel Gelar Paskibra Pringsewu, pemerintah menegaskan arah pembinaan yang terukur. Pemerintah ingin melahirkan generasi muda berintegritas dan berprestasi.
Baca Juga Berita Populer
Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan. Sebaliknya, kegiatan ini menjadi langkah strategis menyiapkan calon pemimpin masa depan. Pemerintah berharap para anggota mampu membawa nama baik daerah di berbagai tingkat kompetisi. (AR).
- Penulis: Orba Battik
- Editor: Admin


