Material Proyek Jalan Lematang Penuhi Standar Teknis
- account_circle orba battik
- calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
- print Cetak

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menegaskan material proyek Jalan Lematang memenuhi standar teknis setelah tim melakukan uji lapangan menyeluruh. Tim memeriksa batu, beton, hingga Hammer Test untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi dan hasil pengujian laboratorium.
Evaluasi Lapangan Tegaskan Kualitas Material
Lampung Selatan, Battikpost.site — Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan meninjau material proyek rekonstruksi Jalan Lematang–Batas Kota Bandar Lampung pada Senin, 17 November 2025. Selain itu, rombongan teknis yang hadir meliputi Kepala Desa Sabah Balau Pujianto S.E., konsultan teknis Andra, PPK Maulana, KUPT PU Tanjung Bintang Andi Tanamal, serta perwakilan masyarakat.
Tim kemudian memeriksa material secara langsung. Tim juga mengamati proses pekerjaan di beberapa titik. Sementara itu, pemeriksaan itu meliputi uji batu, uji beton, hingga Hammer Test. Oleh karena itu, peninjauan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh material yang dipasang sesuai persyaratan teknis.
Selanjutnya, tim teknis memberikan penjelasan di lokasi terkait metode pengawasan material. Penjelasan itu mencakup proses verifikasi yang berlangsung secara terbuka. Dengan demikian, masyarakat dapat melihat seluruh tahapan pemeriksaan tanpa hambatan.
Verifikasi Material Lapangan dan Penjelasan Teknis
Tim teknis menyampaikan penjelasan rinci mengenai standar batu yang digunakan dalam proyek konstruksi. Penjelasan itu berlangsung secara terbuka agar masyarakat memahami dasar penilaian kualitas material.
“Kemudian terkait warna batu, tidak ada lagi persyaratan khusus. Yang kami lihat adalah hasil uji lab. Batu untuk pasangan harus keras, batu gunung,” tegas Hasanudin, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Lampung Selatan.
Selain itu, ia juga menambahkan bahwa beton tidak dapat dinilai pada umur tujuh hari.
“Pengujian final tetap pada umur 28 hari,” ujarnya.

Dengan demikian, seluruh evaluasi tidak hanya bertumpu pada observasi visual. Evaluasi itu bergantung pada standar ilmiah melalui uji laboratorium. Karena itu, penilaian kualitas berlangsung objektif dan terukur.
Hasil Uji Material Melebihi Standar Minimal
Tim teknis menyajikan hasil pengujian laboratorium yang menunjukkan kekuatan material. Selain itu, hasilnya berada jauh di atas syarat minimal. Dengan demikian, kualitas material terbukti aman dan layak.
“Standarnya hanya 6 MPa, sementara hasilnya 52 MPa,” jelas konsultan teknis Andra.
Kemudian, Hammer Test memperlihatkan kekuatan serta kekerasan permukaan beton yang seragam. Sementara itu, hasil uji tersebut mempertegas bahwa pelaksana proyek menggunakan material yang sesuai standar teknis konstruksi jalan.
Baca Juga Berita Populer
Data Rincian Hasil Hammer Test
Set 1: 8.55, 9.59, 10.52, 11.57, 12.59, 17.78, 15.06, 16.58
Set 2: 9.22, 10.22, 11.29, 12.23, 13.22, 14.18, 19.18, 16.23
Setelah melihat proses pengujian, Kepala Desa Sabah Balau, Pujianto, menyampaikan apresiasinya.
“Ini lebih dari cukup. Berarti kualitasnya memang paten,” ucapnya.
Dengan demikian, pemeriksaan lapangan berhasil menjawab keraguan masyarakat mengenai kualitas material proyek.
Progres Pekerjaan Mencapai 80 Persen
Pelaksana lapangan juga melaporkan perkembangan pekerjaan kepada rombongan. Menurut laporan itu, progres rekonstruksi sudah mencapai sekitar 80 persen. Selain itu, pelaksana menyatakan seluruh pekerjaan mengikuti spesifikasi teknis serta hasil uji laboratorium.
“Terima kasih kepada masyarakat yang turut mengawasi. Kami pastikan seluruh pekerjaan mengikuti spesifikasi teknis dan hasil uji lab,” kata Jejet Apriadi.

Foto Dok Battikpost : Jejet Apriadi Selaku Pengawas Di Lapangan.
Sementara itu, masyarakat terus memantau proses pekerjaan. Dengan demikian, pelaksanaan proyek berlangsung transparan dan akuntabel. Akibatnya, pelaksana dapat memastikan tidak ada tahapan yang menyimpang dari standar yang ditentukan.
Apresiasi Warga untuk Pemerintah Daerah
Setelah meninjau langsung, Pujianto menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah. Ia melihat perubahan signifikan pada kondisi jalan setelah rekonstruksi berlangsung.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan, Bapak Radityo Egy Pratama. Dulu jalan ini seperti comberan, sekarang Alhamdulillah sudah bagus,” ujarnya.
Selain itu, warga menilai pembangunan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati akses jalan yang lebih baik. Pada akhirnya, peningkatan infrastruktur ini akan berdampak pada mobilitas ekonomi warga di wilayah tersebut.
Pengawasan Berlapis dan Transparansi Proyek
Pemkab Lampung Selatan menegaskan seluruh proses pengujian material berlangsung terbuka. Selain itu, peninjauan lapangan menjadi sarana pemerintah untuk memastikan setiap pekerjaan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, pemerintah menerapkan mekanisme pengawasan berlapis.
Selanjutnya, uji laboratorium, pemeriksaan visual, serta Hammer Test menjadi bukti bahwa proyek ini berjalan mengikuti standar konstruksi. Dengan demikian, pemerintah mampu menjawab kritik publik secara cepat dan tepat.
Pada akhirnya, pendekatan transparan ini memperkuat kepercayaan publik terhadap pelaksanaan proyek infrastruktur. Selain itu, masyarakat dapat menilai sendiri bahwa pelaksana mengikuti kaidah teknik yang berlaku. (Tim/Red).
- Penulis: orba battik


