Breaking News
light_mode

Izin Investasi Macet di Metro Akibat Peta RDTR Bermasalah

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • print Cetak

Iklim investasi di Kota Metro memburuk akibat kesalahan pada peta Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Para pengusaha, terutama di sektor properti, mengaku kesulitan memperoleh izin karena sistem perizinan menolak otomatis. Kondisi ini memicu kekhawatiran terhadap masa depan investasi di Kota Metro.


Sistem OSS Otomatis Tolak Izin

Metro, Battikpost.site — Iklim investasi di Kota Metro kini memasuki masa kritis. Para pengusaha menilai proses perizinan yang terhambat menahan realisasi banyak proyek. Mereka menuding kesalahan dalam peta RDTR menjadi sumber utama masalah.

Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Lampung, Yuliana Gunawan, menegaskan kesalahan pada data tata ruang membuat investor baru enggan masuk ke Metro.

Kota Metro ini sekarang seperti menutup diri bagi investor. Begitu kami ajukan permohonan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) lewat sistem OSS, pengajuan langsung ditolak otomatis oleh sistem,” tegas Yuliana saat dimintai keterangan.

Yuliana menjelaskan, masalah tersebut berasal dari ketidaksinkronan data tata ruang antara Pemerintah Kota Metro dan sistem Online Single Submission – Risk Based Approach (OSS-RBA) milik pemerintah pusat. Semua izin usaha, khususnya di sektor properti, kini terverifikasi secara digital.

Jika pemerintah daerah memasukkan data yang tidak akurat, sistem otomatis menolak permohonan izin. Kesalahan penetapan zona lahan, seperti area permukiman yang tercatat sebagai zona hijau atau konservasi, menjadi penyebab utama.

Para pengusaha sudah siapkan modal dan lahan, tapi semua berhenti di sistem digital yang menolak karena data tata ruangnya salah. Ini jelas akibat kelalaian Pemda dalam menetapkan peta tata ruang yang tidak akurat,” ujarnya.

Yuliana menilai, kekeliruan ini bukan sekadar kesalahan teknis atau administratif. Kesalahan tersebut telah menghambat laju ekonomi daerah dan memutus potensi investasi baru di Kota Metro.


Ekonomi Daerah Terancam Stagnan

Macetnya izin investasi berdampak langsung pada perlambatan ekonomi. Menurut Yuliana, setiap keterlambatan proyek berarti hilangnya potensi pendapatan dan kesempatan kerja. Ia menyebut kondisi ini mengancam pertumbuhan ekonomi Metro secara keseluruhan.

Setiap proyek yang tertunda berarti hilangnya peluang lapangan kerja dan potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak maupun retribusi. Kota Metro kehilangan momentum untuk tumbuh,” kata dia.

Para pelaku usaha merasa terjepit antara sistem OSS pusat yang ketat dan data tata ruang yang keliru dari Pemkot Metro. Keduanya menciptakan situasi sulit bagi investor yang berniat menanamkan modal di daerah tersebut.

Kami seperti diadu domba antara sistem pusat dan data daerah. Selama peta RDTR dan RTRW ini tidak direvisi serta diverifikasi ulang, Metro akan terus tertinggal,” tegasnya.

Yuliana menilai, keterlambatan perbaikan RDTR dapat membuat Metro kehilangan kepercayaan dari calon investor. Jika situasi ini terus berlanjut, roda ekonomi daerah akan berhenti berputar.


REI Desak Pemkot Metro Segera Bertindak

DPD REI Lampung mendesak Pemerintah Kota Metro segera memperbaiki peta RDTR secara menyeluruh. Yuliana menekankan pentingnya revisi dan sinkronisasi ulang dengan sistem OSS-RBA agar data valid sesuai kondisi lapangan.

Kami minta Pemkot Metro bertanggung jawab. Segera lakukan koreksi teknis dan percepatan revisi RDTR agar investasi bisa masuk lagi. Tanpa itu, Metro akan terus ‘mati suri’ secara ekonomi,” pungkas Yuliana.

DPD REI juga berharap Pemkot Metro melibatkan ahli tata ruang independen dalam proses koreksi peta agar kesalahan tidak terulang. Validasi data penting untuk memastikan semua rencana pembangunan berjalan sesuai regulasi nasional.

Selain itu, asosiasi pengembang meminta pemerintah daerah berkoordinasi aktif dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Koordinasi ini dibutuhkan agar pembaruan data ruang dapat langsung terhubung ke sistem OSS tanpa hambatan.

Keterlambatan sinkronisasi data membuat investor kehilangan minat. Banyak pengembang yang telah menyiapkan modal kini menunda proyek karena ketidakpastian izin. Akibatnya, ekonomi daerah stagnan dan peluang kerja bagi masyarakat terhambat.

Yuliana menegaskan bahwa jika revisi RDTR rampung, investor akan kembali melirik Metro sebagai wilayah potensial. Ia berharap Pemkot Metro tidak menunda perbaikan karena setiap hari keterlambatan berarti kerugian ekonomi bagi daerah.


Pemkot Metro Belum Beri Tanggapan

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kota Metro belum memberikan tanggapan resmi terkait permasalahan disharmonisasi data RDTR yang disampaikan oleh kalangan pengusaha. Kondisi ini menimbulkan ketidakpastian bagi investor yang menunggu langkah konkret dari pemerintah daerah.

Para pengusaha berharap Pemkot segera memberikan kejelasan arah kebijakan tata ruang. Kepastian ini dibutuhkan agar dunia usaha kembali percaya terhadap komitmen pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang sehat.

Jika pemerintah segera memperbaiki peta tata ruang dan mempercepat proses sinkronisasi data, Metro berpeluang bangkit kembali. Sebaliknya, jika lambat merespons, potensi ekonomi yang semestinya tumbuh justru akan menguap. (Red).

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Mirza Tegaskan Komitmen Perbaikan Pendidikan di Lampung, Larang Penarikan Uang Komite

    Gubernur Mirza Tegaskan Komitmen Perbaikan Pendidikan di Lampung, Larang Penarikan Uang Komite

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung. Ia menyoroti pentingnya penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan melarang penarikan uang komite sekolah di tingkat SMA/SMK/SLB negeri. Dalam arahannya kepada para kepala SMAN, SMKN, dan SLBN se-Provinsi Lampung di Aula SMAN 2 Bandar Lampung, Kamis (5/6/2025), […]

  • Pemprov Lampung Raih Mandaya Awards 2025 atas Dedikasi Pemberdayaan Masyarakat

    Pemprov Lampung Raih Mandaya Awards 2025 atas Dedikasi Pemberdayaan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung meraih penghargaan bergengsi Mandaya Awards 2025 dari Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Menko Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Ballroom Plaza Jamsostek, Jakarta, Kamis (16/10/2025). Apresiasi Nasional untuk Pemberdayaan Masyarakat Jakarta, Battikpost.site — Pemerintah pusat memberikan penghargaan Mandaya sebagai […]

  • Polda Lampung Bongkar Komunitas Gay di Facebook, Tiga Admin Ditangkap

    Polda Lampung Bongkar Komunitas Gay di Facebook, Tiga Admin Ditangkap

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung membongkar aktivitas komunitas gay yang beroperasi melalui dua grup Facebook. Dalam penggerebekan ini, polisi menangkap tiga orang yang diduga menjadi admin dan penyebar konten sesama jenis. Direktur Ditreskrimsus Polda Lampung, Kombes Dery Agung Wijaya, mengungkapkan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang resah […]

  • Digitalisasi MWCNU Jati Agung Perkuat Organisasi dan Layanan

    Digitalisasi MWCNU Jati Agung Perkuat Organisasi dan Layanan

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Lampung Selatan, — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Jati Agung terus berinovasi dengan memulai digitalisasi program kerja. Langkah ini bertujuan memperkuat komunikasi, meningkatkan koordinasi, dan mempermudah layanan bagi warga Nahdliyyin. MWCNU Jati Agung resmi menginisiasi digitalisasi untuk mengintegrasikan kepengurusan dengan ranting dan banom-banom di bawahnya. Keputusan ini diambil dalam rapat koordinasi yang digelar […]

  • Gubernur Lampung Ajak FOKAL IMM Berkolaborasi untuk Pembangunan

    Gubernur Lampung Ajak FOKAL IMM Berkolaborasi untuk Pembangunan

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung —- Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela menghadiri acara Silaturahmi sekaligus Buka Bersama Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Provinsi Lampung, di Hotel Emersia, Selasa (25/3/2025).  Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan berbagai tantangan yang dihadapi dalam pembangunan Provinsi Lampung kedepan di berbagai sektor, terutama […]

  • JMSI Lampung Siap Gelar Pelantikan Pengurus 2025–2030

    JMSI Lampung Siap Gelar Pelantikan Pengurus 2025–2030

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    JMSI Lampung siap menggelar pelantikan pengurus periode 2025–2030 pada 10 April 2026 di Bandar Lampung. Pengurus bertemu Sekda Provinsi Lampung untuk koordinasi. Pemprov Lampung menyatakan dukungan penuh agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Koordinasi Pelantikan JMSI Lampung Bandar Lampung, Battikpost.site – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung mematangkan persiapan pelantikan pengurus periode 2025–2030. Pengurus […]

expand_less