Breaking News
light_mode

Misteri Kematian Edo Januar di Polres Pesawaran, Keluarga Pertanyakan Transparansi Polisi

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
  • print Cetak

PESAWARAN, Battikpost.site – Kematian tahanan narkoba di Polres Pesawaran kembali menimbulkan pertanyaan serius. Dalam kurun Juni hingga Juli 2025, dua orang tahanan meninggal dunia. Salah satunya adalah Edo Januar (26), warga Pekon Sidoharjo, Kabupaten Pringsewu.

Edo ditangkap pada 5 Mei 2025 atas dugaan penyalahgunaan narkotika di wilayah Negeri Katon. Namun, tepat pada 27 Juli 2025, ia dinyatakan meninggal dunia di RS GMC Pesawaran. Polisi menyebut penyebabnya serangan jantung. Akan tetapi, pihak keluarga menganggap penjelasan itu janggal dan menuntut transparansi.

Kondisi Sehat Usai Rehabilitasi

Menurut Rizal, kakak ipar Edo, kondisi kesehatan almarhum sebelum ditahan sangat baik. Ia bahkan sempat menjalani rehabilitasi di BNN Loka Kalianda dan menunjukkan perubahan positif.

Sejak pulang dari rehab, keseharian Edo lebih baik. Dia sehat, tidak pernah ada riwayat penyakit jantung,” ujar Rizal, Selasa (23/9/2025).

Selain itu, Rizal menegaskan kabar kematian mendadak Edo membuat keluarga sulit mempercayainya begitu saja.

Dugaan Permintaan Tebusan Rp50 Juta

Rizal juga mengungkap adanya dugaan permintaan uang tebusan dari oknum polisi pada malam penangkapan.

Ada yang bilang bisa dibawa pulang kalau kami menyiapkan Rp50 juta untuk dua orang. Karena tidak sanggup, beberapa hari kemudian justru keluar surat penahanan,” ujarnya.

Di sisi lain, selama berada di tahanan, Edo sering mengeluhkan soal makanan. Namun, ia tidak pernah menyampaikan keluhan sakit yang mengkhawatirkan.

Surat Pernyataan Ikhlas dan Santunan

Setelah pemakaman Edo, keluarga mengaku semakin heran dengan langkah polisi yang datang membawa santunan. Mereka bahkan diminta menandatangani surat pernyataan ikhlas. Proses itu terekam dalam bentuk video.

Hingga kini kami tidak pernah menerima rekam medis lengkap, hanya surat kematian,” tegas Rizal.

Dengan demikian, keluarga semakin meragukan kejelasan informasi yang disampaikan pihak kepolisian.

Kuasa Hukum Desak Transparansi

Kuasa hukum keluarga, Andi Lian, SH., MH, menilai kasus ini tidak boleh dibiarkan kabur.

Kalau memang murni sakit, harus dibuktikan secara transparan sejak awal. Jangan sampai menimbulkan spekulasi publik,” katanya.

Selanjutnya, Andi menegaskan pihaknya memberi ultimatum agar Polres Pesawaran maupun Polda Lampung membuka fakta sebenarnya.

Jika tidak, kami akan meminta Mabes Polri turun langsung menyelidiki kasus ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menyebut Propam Polda Lampung dikabarkan telah memeriksa dua oknum petugas jaga. Namun, hasil pemeriksaan itu tidak pernah disampaikan kepada keluarga.

Penjelasan Resmi Polisi

Kapolres Pesawaran, AKBP Heri Sulistyo Nugroho, membantah adanya dugaan lain terkait kematian Edo. Ia menegaskan almarhum sempat mendapatkan penanganan medis sebelum meninggal dunia.

Ketika tiba di rumah sakit, Edo masih bernafas dan langsung ditangani. Namun kondisinya terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia. Rekam medis sudah kami pegang,” jelasnya, dikutip dari Radar Nusantara, Rabu (13/8/2025).

Sementara itu, dokter RS GMC, dr. Intan, juga memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.

Tidak ada luka, lebam, atau memar. Pemeriksaan juga disaksikan langsung oleh orang tua dan kakak Edo,” katanya.

Meskipun begitu, keluarga tetap menyimpan banyak pertanyaan. Mereka menilai kematian seorang anak muda yang baru berusaha bangkit dari masa kelam tidak seharusnya berakhir dengan misteri.

Polemik Tahanan Meninggal Dunia

Kasus Edo bukanlah yang pertama. Dalam dua bulan terakhir, dua orang tahanan Polres Pesawaran meninggal dunia. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran publik tentang perlindungan hak tahanan.

Selain itu, kasus serupa juga kerap terjadi di sejumlah daerah lain di Indonesia. Berbagai lembaga hak asasi manusia menekankan pentingnya pengawasan di dalam rumah tahanan. Dengan demikian, setiap tahanan tetap mendapat perlakuan manusiawi.

Tuntutan Keadilan

Keluarga Edo berharap pihak kepolisian membuka data lengkap mengenai penyebab kematian. Mereka menuntut rekam medis asli serta kronologi rinci sejak Edo jatuh sakit hingga meninggal dunia.

Oleh karena itu, kuasa hukum menilai transparansi mutlak diperlukan. Tanpa keterbukaan, publik berpotensi terus berspekulasi. Pada akhirnya, ketidakjelasan ini dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Di sisi lain, aparat kepolisian tetap menegaskan kematian Edo murni akibat penyakit. Namun, keluarga menganggap pernyataan itu belum cukup menjawab semua pertanyaan.

Kasus kematian Edo Januar masih menyisakan polemik antara pihak keluarga dan kepolisian. Hingga kini, transparansi informasi menjadi tuntutan utama. Pada akhirnya, publik menunggu langkah nyata aparat dalam mengungkap kebenaran, agar misteri kematian Edo tidak terus menimbulkan tanda tanya. (Tim).

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bagian Gedung DPRD Pesawaran Ambruk, Diduga Akibat Cuaca Ekstrem

    Bagian Gedung DPRD Pesawaran Ambruk, Diduga Akibat Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Pesawaran— Bagian dari Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran mengalami kerusakan akibat ambruknya salah satu bagian bangunan pada Jumat siang (23/5/2025). Insiden ini terjadi di tengah cuaca ekstrem yang tengah melanda sejumlah wilayah di Provinsi Lampung. Peristiwa tersebut menyebabkan seorang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pesawaran mengalami luka ringan. […]

  • Pengemudi Ojol Dibacok di Perempatan Sultan Agung, Pelaku Diamankan Polisi

    Pengemudi Ojol Dibacok di Perempatan Sultan Agung, Pelaku Diamankan Polisi

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpos, Bandar Lampung – Seorang pengemudi ojek online (ojol) menjadi korban pembacokan di perempatan Jalan Sultan Agung, Way Halim, Kota Bandar Lampung. Terduga pelaku berinisial RUD (37), warga Kotabumi Tengah, Kotabumi, Lampung Utara, telah diamankan oleh pihak kepolisian. Kapolsek Kedaton, AKP Budi Harto, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa terduga pelaku saat ini berada di […]

  • Lampung Optimalkan SAKIP untuk Tingkatkan Kinerja Pemerintah

    Lampung Optimalkan SAKIP untuk Tingkatkan Kinerja Pemerintah

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site – Pemerintah Provinsi Lampung menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. Hal ini diwujudkan melalui optimalisasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang dibahas dalam rapat evaluasi kinerja bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Jumat (18/7/2025). Rapat yang berlangsung di Ruang Kerja Sekretaris Daerah (Sekda) ini dipimpin langsung oleh Sekda […]

  • Dugaan Penggiringan Opini Revitalisasi SDN 2 Mulyosari

    Dugaan Penggiringan Opini Revitalisasi SDN 2 Mulyosari

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Program revitalisasi SDN 2 Mulyosari kembali memicu sorotan karena publik menilai adanya penggiringan opini dan dugaan pelanggaran mekanisme swakelola. Selain itu, sejumlah pihak mempertanyakan ucapan terima kasih kepada kepala daerah meskipun bantuan tersebut berasal dari pemerintah pusat. Kredit Bantuan dan Penggiringan Opini di Tanjung Sari Lampung Selatan, Battikpost.site — Program revitalisasi SDN 2 Mulyosari muncul […]

  • Sensasi Mudik: Drama di Jalan, Ujian Kesabaran, dan Kebahagiaan di Kampung Halaman

    Sensasi Mudik: Drama di Jalan, Ujian Kesabaran, dan Kebahagiaan di Kampung Halaman

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle een1978
    • 0Komentar

    Battikpost – Mudik selalu membawa cerita seru yang tak terlupakan. Dari kemacetan panjang, rest area yang penuh sesak, hingga momen haru saat bertemu keluarga. Sensasi ini yang membuat mudik selalu dinanti setiap tahunnya. 1. Perjuangan di Jalan: Macet, Panas, dan Emosi Naik Turun Mudik identik dengan kemacetan yang menguji kesabaran. Jalanan padat, kendaraan merayap, dan […]

  • ASN Lampung Utara Diduga Ambil Bansos, Picu Polemik

    ASN Lampung Utara Diduga Ambil Bansos, Picu Polemik

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Dugaan ASN Lampung Utara mengambil bansos memicu polemik. Peristiwa terjadi pada Kamis, 2 April 2026, di kantor kelurahan. Pasangan ASN diduga tetap mengambil bantuan meski tidak memenuhi kriteria, hingga muncul intimidasi terhadap wartawan. Kronologi Dugaan ASN Lampung Utara Ambil Bansos Lampung Utara, Battikpost.site — Peristiwa ini terjadi di salah satu kantor kelurahan di wilayah Lampung […]

expand_less