Breaking News
light_mode

Kasus Pasien BPJS Lampung, Dokter RSUDAM Diduga Minta Rp8 Juta

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
  • print Cetak

Bandar Lampung, Battikpost.site —-  Pasien BPJS di Lampung diduga mendapatkan pelayanan tidak menyenangkan saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM). Seorang dokter diduga meminta uang pribadi sebesar Rp8 juta kepada keluarga pasien dengan dalih untuk membeli alat medis yang digunakan dalam operasi.

Peristiwa ini dialami pasangan suami istri, Sandi Saputra (27) dan Nida Usofie (23), warga Kabupaten Lampung Selatan. Putri mereka yang masih berusia dua bulan akhirnya meninggal dunia setelah menjalani operasi.

Menurut keterangan Sandi, putrinya dirujuk ke RSUDAM pada 9 Juli 2025. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, pada 19 Juli 2025, hasil rontgen menunjukkan bahwa sang bayi menderita penyakit hispro.

Mulanya dirujuk ke RSUDAM pada tanggal 9 Juli 2025. Kemudian pada tanggal 19 Juli dilakukan rontgen terhadap si bayi, hasil diagnosanya hispro,” kata Sandi.

Setelah diagnosis, keluarga pasien berkonsultasi dengan dokter yang menangani, yaitu Dokter Billy Rosan. Menurut keluarga, dokter tersebut memberikan dua opsi untuk tindakan operasi. Selain itu, ia juga diduga meminta uang Rp8 juta untuk pembelian alat medis yang diklaim sebagai bagian dari operasi.

Namun, keluarga pasien menuturkan bahwa dokter tidak menjelaskan secara detail alat medis apa yang dimaksud. Karena khawatir dengan keselamatan putrinya, pasangan ini akhirnya mentransfer uang yang diminta ke rekening pribadi sang dokter.

Dokter Billy ini nggak mau memberitahu alat apa yang dimaksudkan, kami cuma diberi tahu gambar alatnya setelah melakukan transfer Rp8.000.000 ke rekening pribadi si dokter bukan ke rekening menejemen RSUDAM atau rekening apotek,” jelas Sandi.

Sandi mengaku awalnya komunikasi dengan dokter berjalan intens, terutama ketika proses pembayaran alat medis tersebut. Namun setelah kondisi anaknya memburuk, komunikasi menjadi sangat terbatas.

Waktu nyuruh beli alatnya WA terus, komunikasi intens. Tapi pas kondisi anak saya terus memburuk yang bersangkutan balas WA-nya tidak seperti saat nyuruh beli alat yang harganya Rp8.000.000 tadi. Malam di-WA baru dibalas paginya setelah anak saya meninggal pada 19 Agustus 2025,” ungkapnya.

Sandi juga menuturkan adanya kejanggalan terkait alat medis tersebut. Menurut pengakuannya, dokter menyatakan alat harus dipesan dengan waktu tunggu sekitar 10 hari. Namun setelah uang ditransfer, alat tersebut disebut-sebut langsung tersedia keesokan harinya.

Sebelumnya dokter itu bilang alat itu harus segera dipesan karena butuh proses sekitar 10 hari setelah pemesanan. Namun setelah uang ditransfer besoknya alatnya langsung ada secepat itu datang,” katanya.

Selain persoalan permintaan uang, Sandi juga menyampaikan keluhan terkait pelayanan RSUDAM. Ia menilai pihak rumah sakit menyepelekan pasien dan keluarga.

Sandi menyebut dirinya terdaftar sebagai peserta BPJS kelas II, namun putrinya justru dirawat di ruang kelas III. Pihak rumah sakit beralasan telah menerapkan sistem perawatan tanpa kelas.

Putri kami menjalani rawat inap di kelas III, padahal BPJS pasien kelas II. Alasan RSUDAM sudah menerapkan ruangan tanpa kelas. Kemudian perawatnya juga nggak sigap, setelah operasi anak kami kondisi menurun tapi kami cari perawat alasannya sibuk banyak pasien lain,” ucapnya.

Sandi berharap kasus ini dapat menjadi perhatian serius pihak rumah sakit maupun instansi terkait. Ia meminta agar pelayanan terhadap pasien, khususnya peserta BPJS, dapat dilakukan secara lebih baik dan profesional.

Kami kecewa betul dengan pelayanan serta perilaku dokter yang tidak bertanggung jawab. Kami ingin ada itikad baik dari pihak-pihak terkait atas dampak dari persoalan ini. Kami nggak ingin tidak ada lagi pasien yang mengalami pelayanan seperti yang kami rasakan,” tutup Sandi. (**).

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Umum PETIR Lampung Apresiasi Pelantikan JMSI, Soroti Pentingnya Etika Jurnalistik

    Ketua Umum PETIR Lampung Apresiasi Pelantikan JMSI, Soroti Pentingnya Etika Jurnalistik

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Ketua Umum Pasukan Elit Inti Rakyat (PETIR) Lampung, Rezi Novaldi Putra Hakim, menyampaikan apresiasi terhadap pelantikan JMSI Lampung periode 2025–2030. Ia menilai pelantikan JMSI Lampung menjadi momentum penting dalam memperkuat peran media siber di era digital. Peran Strategis JMSI di Era Digital Bandar Lampung, Battikpost.site — Ketua Umum PETIR Lampung, Rezi Novaldi Putra Hakim, memberikan […]

  • Keterlambatan Gaji Guru Honorer SMPN 28 Bandar Lampung

    Keterlambatan Gaji Guru Honorer SMPN 28 Bandar Lampung

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Kondisi Tenaga Kerja SMPN 28 Bandar Lampung Bandar Lampung, Battikpost.site — Enam tenaga kerja di SMPN 28 Bandar Lampung menghadapi nasib memprihatinkan karena di duga tidak menerima gaji selama tiga bulan terakhir. Mereka terdiri dari satu satpam, seorang petugas kebersihan, serta beberapa guru honorer yang menjalankan peran penting dalam kegiatan belajar mengajar. Informasi yang diterima […]

  • Mahasiswa KKN Itera Belajar Pengolahan Rajungan di Sidodadi

    Mahasiswa KKN Itera Belajar Pengolahan Rajungan di Sidodadi

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, Battikpost.site — Kegiatan KKN Itera terus menunjukkan dampak positif di tengah masyarakat. Salah satunya ditunjukkan oleh Kelompok 10 yang melaksanakan kunjungan edukatif ke mini plant pengolahan rajungan milik warga di Dusun III, Desa Sidodadi Asri, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa berkesempatan menyaksikan secara langsung proses pengolahan rajungan […]

  • Koramil Tanjungkarang Pusat Gelar Karya Bakti Bersihkan Masjid

    Koramil Tanjungkarang Pusat Gelar Karya Bakti Bersihkan Masjid

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Koramil Tanjungkarang Pusat menggelar karya bakti membersihkan Masjid Jami Al-Yaqin di Kelurahan Pelita, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung, pada Sabtu (18/10/2025). Kegiatan ini mempererat silaturahmi TNI dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan tempat ibadah. Wujud Kepedulian Sosial TNI terhadap Masyarakat Bandar Lampung, Battikpost.site — Koramil 410-05/Tanjungkarang Pusat menunjukkan komitmennya terhadap kebersamaan dan […]

  • Tasyakuran Umrah Icuk Sugianto Bersama Warga Kemiling Raya

    Tasyakuran Umrah Icuk Sugianto Bersama Warga Kemiling Raya

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Icuk Sugianto menggelar tasyakuran umrah bersama warga Kemiling Raya, Bandar Lampung, Senin malam, 9 Februari 2026. Kegiatan ini menandai rasa syukur atas hadiah umrah dari Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, sekaligus mempererat kebersamaan warga lingkungan setempat. Tasyakuran Umrah di Kediaman Icuk Sugianto Bandar Lampung, Battikpost.site — Icuk Sugianto menggelar tasyakuran menjelang keberangkatan ibadah umrah. […]

  • Driver Ojek Online Terpeleset di Area Drive-Thru McDonald’s ZA Pagar Alam pada Pukul 17.40 WIB, Juru Parkir: “Sudah Lebih dari 20 Driver Jatuh”

    Driver Ojek Online Terpeleset di Area Drive-Thru McDonald’s ZA Pagar Alam pada Pukul 17.40 WIB, Juru Parkir: “Sudah Lebih dari 20 Driver Jatuh”

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung, 18 Maret 2025 – Seorang driver ojek online bernama Orba mengalami insiden terpeleset di area drive-thru McDonald’s Jalan ZA Pagar Alam pada Selasa (18/3) pukul 17.40 WIB akibat bercak oli yang licin. Kejadian ini menambah daftar panjang insiden serupa yang sudah sering terjadi di lokasi tersebut. Menurut Hendi, seorang juru parkir di […]

expand_less