Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Breaking News » Mahasiswa dan Masyarakat Akan Gelar Aksi Dugaan Pemalsuan Dokumen di Universitas Malahayati

Mahasiswa dan Masyarakat Akan Gelar Aksi Dugaan Pemalsuan Dokumen di Universitas Malahayati

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Battikpost, Bandar LampungDugaan pemalsuan dokumen di Universitas Malahayati memicu reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat. Aliansi Masyarakat Peduli Pendidikan Lampung (AMP3L) akan menggelar aksi damai bertajuk Panggung Rakyat pada Senin, 14 April 2025, pukul 13.00 WIB, di depan Mapolresta Bandar Lampung.

Aksi ini mengundang partisipasi dari mahasiswa, aktivis pendidikan, dan masyarakat umum. Para peserta akan mengenakan pakaian serba hitam serta pita merah putih sebagai simbol keprihatinan dan nasionalisme terhadap kondisi pendidikan tinggi saat ini.

Juru bicara AMP3L menegaskan bahwa dunia pendidikan harus bersih dari praktik manipulatif.

Kami menyerukan seluruh civitas akademika, khususnya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Malahayati, untuk tidak tinggal diam. Inilah saatnya kalian bersuara dan bergerak menyelamatkan almamater,” katanya, Sabtu (12/4/2025).

AMP3L menilai dugaan pemalsuan dokumen ini sebagai persoalan serius yang berpotensi mencoreng integritas lembaga pendidikan.

Ketika almamater tengah diterpa persoalan hukum, mahasiswa sebagai bagian terpenting dari institusi harus tampil membela kebenaran. Integritas kampus wajib dijaga bersama,” lanjutnya.

AMP3L juga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan adil. Mereka menuntut penetapan tersangka secepat mungkin agar kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan tidak semakin merosot.

Menurut AMP3L, aksi ini bukan sekadar bentuk reaksi spontan. Lebih dari itu, mereka ingin menciptakan kesadaran kolektif bahwa dunia akademik harus terbebas dari segala bentuk pelanggaran etika dan hukum.

Kami tidak ingin kampus menjadi tempat praktik manipulasi dan pemalsuan dokumen. Kami ingin pendidikan yang bersih, jujur, dan bermartabat,” tegas juru bicara AMP3L.

Mereka berharap aksi ini membuka mata berbagai pihak akan pentingnya menjaga kredibilitas institusi pendidikan. AMP3L juga berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas. (Orba).

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skandal Excavator Negara Hilang di Sumsel, Surat Penarikan Dinyatakan Palsu

    Skandal Excavator Negara Hilang di Sumsel, Surat Penarikan Dinyatakan Palsu

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Skandal excavator negara hilang Sumsel memasuki tahap serius setelah Dinas Pertanian Sumatera Selatan memastikan surat penarikan alat berat itu palsu. Dinas juga mengakui kehilangan jejak aset negara tersebut, sementara dugaan penguasaan ilegal oleh oknum DPRD OKU Timur menguat. Surat Penarikan Excavator Tidak Sah Sumatera Selatan, Battikpost.site  — Dugaan penguasaan ilegal alat berat milik negara terus […]

  • Tekab 308 Ringkus Komplotan Curanmor Bersenpi di Bandar Lampung

    Tekab 308 Ringkus Komplotan Curanmor Bersenpi di Bandar Lampung

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle orba battik
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site – Tim gabungan Tekab 308 Satreskrim dan Unit Reskrim Polsek jajaran Polresta Bandar Lampung berhasil menangkap komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap beraksi di wilayah Kota Bandar Lampung. Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita satu pucuk senjata api rakitan, lima butir amunisi aktif, serta mata kunci letter T yang digunakan para pelaku […]

  • Warga Gotong Royong Protes Penolakan Jalur Domisili SMA N 2

    Warga Gotong Royong Protes Penolakan Jalur Domisili SMA N 2

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle orba battik
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Bandar Lampung | Battikpost.site – Penolakan jalur domisili dalam penerimaan siswa baru SMA N 2 Bandar Lampung tahun 2025 memicu kekecewaan mendalam bagi warga Kelurahan Gotong Royong. Mereka menilai kebijakan sekolah dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung tidak adil dan mengabaikan keberadaan masyarakat sekitar. Tokoh masyarakat Gotong Royong, Drs. Azwar Yacub, menyatakan protes keras. Ia menyebut […]

  • Kematian Sepri Purnamadi Dinilai Janggal, Keluarga Desak Polisi Ungkap Kebenaran

    Kematian Sepri Purnamadi Dinilai Janggal, Keluarga Desak Polisi Ungkap Kebenaran

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle orba battik
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Kejanggalan kematian Sepri Purnamadi di Kota Bandar Lampung memicu desakan keluarga kepada kepolisian. Peristiwa yang terjadi Kamis dini hari itu meninggalkan luka pada tubuh korban, kesaksian terbatas dari saksi, serta dugaan kecelakaan lalu lintas yang belum memiliki kejelasan hukum. Keluarga Pertanyakan Kejanggalan Kematian Sepri Purnamadi Bandar Lampung, Battikpost.site — Duka mendalam menyelimuti keluarga Sepri Purnamadi, […]

  • Brimob Lindas Ojol di Pejompongan, 7 Anggota Ditangkap Polri

    Brimob Lindas Ojol di Pejompongan, 7 Anggota Ditangkap Polri

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle orba battik
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Insiden Brimob Lindas Ojol di Pejompongan Jakarta, Battikpost.site – Brimob lindas ojol di Pejompongan menyebabkan seorang pengendara ojek online meninggal dunia. Menyusul tragedi ini, aparat menangkap tujuh anggota Brimob yang terlibat dan kini menjalani pemeriksaan intensif di Kwitang, Jakarta. Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim menegaskan bahwa Polri akan memproses kasus tersebut secara transparan dan […]

  • Relawan Jokowi JPKP Bakal Polisikan Penyebar Fitnah Ijazah Palsu Presiden Jokowi

    Relawan Jokowi JPKP Bakal Polisikan Penyebar Fitnah Ijazah Palsu Presiden Jokowi

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle orba battik
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Battikpost.site, BEKASI – Tuduhan mengenai ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi sorotan. Kali ini, Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP), organisasi relawan Jokowi, mengambil sikap tegas dengan membawa kasus ini ke ranah hukum. Ketua Umum JPKP, Maret Samuel Sueken, menyatakan bahwa tuduhan tersebut merupakan bentuk serangan brutal terhadap martabat pemimpin negara. “Sebagai relawan, kami […]

expand_less