Breaking News
light_mode

Meneladani Rasulullah SAW: Amalan Utama di 10 Hari Terakhir Ramadhan

  • account_circle pimred
  • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
  • print Cetak

Battikpost, Bandar Lampung – Ramadhan adalah tamu agung yang datang hanya sekali dalam setahun. Sejak hari pertama, kita disambut dengan limpahan rahmat dan kesempatan untuk memperbaiki diri. Namun, seperti semua perjalanan, Ramadhan juga memiliki akhirnya. Kini, kita telah memasuki 10 hari terakhir—fase paling istimewa yang Rasulullah SAW ajarkan untuk kita manfaatkan sebaik mungkin.

Di malam-malam ini, terbuka peluang emas yang mungkin tidak akan kita temui lagi di tahun depan. Ada pintu ampunan yang terbuka lebar, ada keberkahan yang lebih besar dari seribu bulan, dan ada kesempatan untuk memperbaiki segala kekurangan. Rasulullah SAW tidak menyia-nyiakan momen ini. Beliau semakin bersungguh-sungguh dalam ibadah, menghidupkan malam dengan doa dan dzikir, serta menjauhkan diri dari hal-hal yang tidak bermanfaat.

Pertanyaannya, apakah kita akan mengikuti jejak beliau atau membiarkan malam-malam terakhir ini berlalu tanpa makna? Ramadan akan pergi, tetapi apakah kita akan keluar darinya sebagai pribadi yang lebih baik?

Meneladani Amalan Rasulullah SAW di 10 Hari Terakhir Ramadan

Salah satu amalan utama yang dilakukan Rasulullah SAW adalah i’tikaf, yaitu berdiam diri di masjid untuk fokus beribadah. Aisyah RA meriwayatkan:

“Rasulullah SAW selalu beri’tikaf pada 10 hari terakhir Ramadan hingga beliau wafat. Setelah itu, istri-istri beliau pun melakukannya.” (HR. Bukhari & Muslim)

I’tikaf mengajarkan kita untuk meninggalkan kesibukan dunia dan lebih banyak merenungi hubungan kita dengan Allah. Jika tidak bisa beri’tikaf penuh, kita tetap bisa menghidupkan ibadah di rumah dengan mengurangi gangguan duniawi dan lebih banyak berdzikir serta membaca Al-Qur’an.

Selain itu, salat malam (Qiyamullail) menjadi kebiasaan utama Rasulullah SAW di 10 malam terakhir. Aisyah RA berkata:

“Ketika memasuki 10 hari terakhir Ramadan, Rasulullah SAW menghidupkan malam-malamnya (dengan ibadah), membangunkan keluarganya, bersungguh-sungguh, dan mengencangkan ikat pinggangnya (menjauhi istri dan lebih fokus beribadah).” (HR. Bukhari & Muslim)

Keistimewaan 10 malam terakhir semakin besar karena adanya Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Rasulullah SAW bersabda:

“Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadan.” (HR. Bukhari & Muslim)

Pada malam yang penuh berkah ini, Rasulullah SAW menganjurkan kita untuk memperbanyak doa berikut:

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”

(Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.) (HR. Tirmidzi)

Di samping ibadah spiritual, Rasulullah SAW juga semakin memperbanyak sedekah. Dalam hadis, Ibnu Abbas RA menggambarkan kedermawanan beliau:

“Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan, dan beliau semakin dermawan di bulan Ramadan ketika Jibril menemuinya. Jibril menemui beliau setiap malam di bulan Ramadan, lalu mengajarkan Al-Qur’an kepadanya. Rasulullah SAW saat itu lebih dermawan dalam kebaikan dibandingkan angin yang berembus.” (HR. Bukhari & Muslim)

Selain itu, beliau juga semakin menjauhkan diri dari hal-hal yang tidak bermanfaat, lebih banyak berdiam diri dalam refleksi, dan menahan diri dari hubungan suami istri selama i’tikaf sebagai bentuk pengabdian penuh kepada Allah.

Kesimpulan: Momen Terakhir yang Tak Boleh Disia-siakan

10 hari terakhir Ramadan bukan sekadar penutup bulan suci, melainkan kesempatan emas untuk meraih ampunan dan keberkahan. Ini adalah waktu di mana kita bisa memohon agar dosa-dosa kita dihapuskan, hati kita diperbaiki, dan doa-doa kita dikabulkan.

Ramadan akan segera pergi. Pertanyaannya, apakah kita akan keluar darinya sebagai pribadi yang lebih baik? Rasulullah SAW telah memberi teladan, kini giliran kita untuk mengikuti jejaknya. Jangan biarkan malam-malam berharga ini berlalu begitu saja—karena mungkin ini adalah Ramadan terakhir kita. (Red/Ess)

  • Penulis: pimred

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peran Penting Kelamo dalam Adat Lampung

    Peran Penting Kelamo dalam Adat Lampung

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Kelamo memiliki peran penting dalam adat Lampung, khususnya dalam tradisi Pepadun. Tanpa kehadiran kelamo, prosesi adat tidak sah. Oleh karena itu, keberadaan kelamo selalu menjadi syarat mutlak dalam menjaga martabat, kehormatan, dan keberlanjutan adat Lampung. Makna Kelamo dalam Kekerabatan Lampung LAMPUNG, Battikpost.site — Kelamo bukan sekadar sebutan dalam keluarga. Dalam masyarakat adat Lampung, terutama pada […]

  • Zona Integritas Lampung Diperkuat untuk Pelayanan Transparan

    Zona Integritas Lampung Diperkuat untuk Pelayanan Transparan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Pemerintah daerah memperkuat Zona Integritas Lampung melalui sosialisasi di aula kepolisian daerah. Kegiatan berlangsung di Lampung Selatan pada Senin. Inspektorat provinsi hadir sebagai narasumber. Agenda ini mendorong reformasi birokrasi, pelayanan publik transparan, serta tata kelola akuntabel. Penguatan Reformasi Birokrasi di Lampung Lampung Selatan, Battikpost.site — Kegiatan sosialisasi berlangsung di Aula GSG Presisi milik Polda Lampung. […]

  • Sule Beberkan Penyebab Sakit karena Kopi dan Minuman Manis

    Sule Beberkan Penyebab Sakit karena Kopi dan Minuman Manis

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Sule Beberkan Penyebab Sakit Jakarta, BattikPost Site. – Komedian Entis Sutisna atau yang akrab disapa Sule mengungkap penyebab dirinya jatuh sakit. Ia menyebut kebiasaannya mengonsumsi kopi dan minuman manis sebagai pemicu kondisi kesehatannya menurun. Dalam keterangannya, Sule menjelaskan pola hidupnya yang tidak terkontrol membuat tubuhnya bereaksi. “Saya sakit karena kebanyakan minum kopi sama minuman manis,” […]

  • Sinergi Kejari dan Dinas Pertanian Pringsewu Salurkan Bantuan CSR untuk Petani Mitra Adhyaksa

    Sinergi Kejari dan Dinas Pertanian Pringsewu Salurkan Bantuan CSR untuk Petani Mitra Adhyaksa

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Pringsewu, Battikpost.site — Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu bersama Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu memfasilitasi kegiatan penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi (Perpadi) Kabupaten Pringsewu kepada kelompok tani penerima manfaat dalam Program Petani Mitra Adhyaksa, Kamis (06/11/2025) sekitar pukul 10.30 WIB di Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu. Kegiatan tersebut dihadiri […]

  • Pangdam XXI/Radin Inten Hadiri Rembuk Tani Lampung Selatan

    Pangdam XXI/Radin Inten Hadiri Rembuk Tani Lampung Selatan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Pangdam XXI/Radin Inten menghadiri Rembuk Tani di Lampung Selatan, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini menghadirkan Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Forum tersebut membahas pupuk subsidi, harga gabah, irigasi, dan target swasembada pangan nasional berkelanjutan. Rembuk Tani Bahas Ketahanan Pangan Nasional Lampung Selatan, Battikpost.site — Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), menghadiri kegiatan […]

  • Pelaku Curanmor Berkedok Ojol Ditangkap Warga di Langkapura

    Pelaku Curanmor Berkedok Ojol Ditangkap Warga di Langkapura

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Pelaku curanmor berkedok ojol ditangkap warga di Jalan Pagar Alam, Kecamatan Langkapura, Kota Bandar Lampung, Sabtu (7/3/2026). Warga menggagalkan upaya pencurian sepeda motor di depan depot air isi ulang dan mengamankan satu pelaku. Kronologi Upaya Pencurian Sepeda Motor Bandar Lampung, Battikpost.site — Warga di kawasan Jalan Pagar Alam, Kecamatan Langkapura, Kota Bandar Lampung, dikejutkan oleh […]

expand_less