200 Becak Listrik Presiden Mulai Beroperasi di Jombang
- account_circle Orba Battik
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Sebanyak 200 becak listrik Presiden mulai beroperasi di Kabupaten Jombang pada Senin (24/8/2026). Pemerintah Kabupaten Jombang menerima bantuan itu melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional untuk mendukung Muktamar NU ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Penyerahan Becak Listrik Dukung Muktamar NU ke-35
Jombang, Battikpost.site — Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar penyerahan simbolis 200 becak listrik di Pendopo Kabupaten Jombang. Acara itu menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.
Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) menyalurkan bantuan tersebut. Bupati Jombang Warsubi menerima bantuan secara simbolis bersama Ketua Panitia Lokal Muktamar NU ke-35, KH Abdurrozaq atau Gus Rozaq.
Panitia kemudian menyerahkan becak listrik kepada perwakilan tukang becak yang hadir. Prosesi itu berlangsung di hadapan jajaran pemerintah daerah dan tamu undangan.
Bupati Warsubi, Gus Rozaq, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) ikut mencoba becak listrik. Mereka menguji kendaraan itu setelah prosesi penyerahan selesai.
Bantuan tersebut bertujuan memperkuat layanan transportasi selama Muktamar NU berlangsung. Para tukang becak nantinya membantu mobilitas tamu dan peserta di sekitar lokasi kegiatan.
Bupati Warsubi Sebut Bantuan Ringankan Beban Tukang Becak
Bupati Warsubi menjelaskan tujuan utama bantuan tersebut. Ia menilai becak listrik dapat membantu kelancaran Muktamar NU sekaligus mengurangi beban kerja para pengemudi.
“Alhamdulillah hari ini kita menyerahkan bantuan becak listrik dari Bapak Presiden Prabowo Subianto kepada abang becak di Kabupaten Jombang sejumlah 200 becak. Dalam rangka untuk mendukung Muktamar NU ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang,” ujar Warsubi.
Ia juga mencoba mengendarai becak listrik. Pengalaman itu membuatnya menilai kendaraan tersebut memiliki tenaga yang cukup besar.
“Enak, Pak. Kenceng sekali. Makanya kalau pakai becak listrik harus berhati-hati, karena digas sedikit sudah larinya kencang sekali,” katanya.
Warsubi mengingatkan seluruh penerima bantuan agar menjaga kendaraan tersebut. Ia meminta mereka memanfaatkan becak listrik sesuai tujuan bantuan.
Ia juga menegaskan larangan menjual atau menggadaikan becak tersebut. Pemerintah berharap bantuan itu memberi manfaat jangka panjang bagi penerima.
“Ini karena pemberian Pak Presiden dalam rangka untuk mengurangi beban abang becak supaya tidak ngos-ngosan dalam mengayuh becaknya, dan juga untuk meningkatkan taraf hidupnya,” jelasnya.
Aturan Operasional Selama Muktamar NU
Panitia menetapkan aturan khusus bagi tukang becak yang ingin bertugas selama Muktamar NU. Mereka wajib mendaftar lebih dahulu kepada panitia penyelenggara.
Panitia memberikan insentif sebesar Rp150 ribu setiap hari. Program itu berlangsung selama empat hari dengan total insentif Rp600 ribu bagi setiap pengemudi yang bertugas.
Panitia juga melarang para pengemudi meminta ongkos kepada muktamirin maupun tamu. Aturan itu bertujuan menjaga kenyamanan peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Sistem tersebut memastikan layanan becak berjalan lebih tertib. Panitia ingin seluruh tamu memperoleh akses transportasi yang mudah tanpa biaya tambahan.
Gus Rozaq Apresiasi Dukungan Presiden
Ketua Panitia Lokal Muktamar NU ke-35, KH Abdurrozaq atau Gus Rozaq, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut bantuan itu menjadi dukungan nyata bagi pelaksanaan Muktamar.
Baca Juga Terbaru
Menurutnya, bantuan tersebut membawa manfaat bagi para tukang becak di Jombang. Kehadiran becak listrik juga memperkuat kesiapan daerah menyambut ribuan peserta Muktamar.
Baca Juga Berita Populer
“Ya, alhamdulillah kami sangat bergembira sekali dan berterima kasih kepada Presiden Republik Indonesia yang telah memberikan bantuan 200 becak kepada teman-teman Abang Becak Jombang. Dan ini untuk mensupport kegiatan Muktamar nanti,” ungkapnya.
Gus Rozaq berharap para penerima menjaga kendaraan tersebut dengan baik. Ia juga berharap bantuan itu memberikan dampak positif setelah Muktamar selesai.
Manfaat Jangka Panjang bagi Jombang
Program 200 becak listrik Presiden tidak hanya berfokus pada kebutuhan Muktamar NU ke-35. Bantuan itu juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan bagi tukang becak di Jombang.
Becak listrik membantu pengemudi mengurangi tenaga saat bekerja. Mereka dapat melayani penumpang dengan lebih nyaman dan efisien.
Pemerintah Kabupaten Jombang berharap program tersebut memberikan manfaat berkelanjutan. Dukungan itu diharapkan memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi tradisional di daerah.
Selama Muktamar berlangsung, becak listrik menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas peserta. Setelah kegiatan berakhir, kendaraan tersebut tetap menjadi sarana kerja yang dapat membantu para tukang becak menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih ringan.
- Penulis: Orba Battik




