Tasyakuran Umrah Icuk Sugianto Bersama Warga Kemiling Raya
- account_circle orba battik
- calendar_month Senin, 9 Feb 2026
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Icuk Sugianto menggelar tasyakuran umrah bersama warga Kemiling Raya, Bandar Lampung, Senin malam, 9 Februari 2026. Kegiatan ini menandai rasa syukur atas hadiah umrah dari Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, sekaligus mempererat kebersamaan warga lingkungan setempat.
Tasyakuran Umrah di Kediaman Icuk Sugianto
Bandar Lampung, Battikpost.site — Icuk Sugianto menggelar tasyakuran menjelang keberangkatan ibadah umrah. Ia mengadakan kegiatan tersebut di kediamannya. Lokasi acara berada di Jalan Imam Bonjol, Gang Gasera, Kemiling Raya. Acara berlangsung pada Senin malam, 9 Februari 2026.
Ia menerima hadiah umrah dari Wali Kota Bandar Lampung. Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, memberikan hadiah tersebut. Masyarakat mengenal Eva Dwiana dengan sapaan Bunda Eva. Hadiah itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah kepada warga.
Icuk Sugianto memilih menggelar tasyakuran secara sederhana. Ia mengundang warga sekitar rumahnya. Ia juga mengundang perangkat lingkungan setempat. Kegiatan berlangsung dengan suasana khidmat dan tertib.
Kehadiran Warga dan Perangkat Lingkungan
Ketua RT 03 Lingkungan 1, Bapak Giran, menghadiri kegiatan tersebut. Anggota Linmas lingkungan setempat juga hadir. Warga dan tetangga sekitar memenuhi area kediaman Icuk Sugianto. Kehadiran mereka mencerminkan kekompakan lingkungan.
Warga mengikuti rangkaian acara sejak awal. Mereka duduk bersama tanpa sekat. Suasana kebersamaan terasa kuat selama kegiatan berlangsung. Interaksi antarwarga berjalan hangat dan penuh kekeluargaan.
Icuk Sugianto menyambut langsung para tamu yang hadir. Ia berinteraksi dengan warga secara terbuka. Ia menunjukkan sikap rendah hati dan bersahaja. Sikap tersebut mendapat sambutan positif dari lingkungan sekitar.
Doa Bersama sebagai Inti Kegiatan
Panitia kegiatan mengawali acara dengan doa bersama. Doa tersebut menjadi inti tasyakuran umrah. Warga memanjatkan doa dengan penuh kekhusyukan. Mereka berharap keberangkatan ibadah berjalan lancar.
Doa bersama mencerminkan rasa syukur atas nikmat yang diterima. Warga juga memohon perlindungan selama perjalanan ibadah. Harapan keselamatan menjadi bagian penting dalam doa. Seluruh peserta mengikuti doa dengan khidmat.
Kegiatan doa juga memperkuat nilai religius di lingkungan. Warga merasakan kedekatan spiritual dalam kebersamaan tersebut. Momentum ini mempererat hubungan sosial antarwarga. Lingkungan menunjukkan harmoni yang terjaga.
Ungkapan Syukur Icuk Sugianto
Icuk Sugianto menyampaikan rasa syukur secara terbuka. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak. Ia menyebut hadiah umrah sebagai anugerah besar. Ia juga mengapresiasi kehadiran warga.
“Saya sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Ibu Wali Kota Bandar Lampung, Bunda Eva, atas hadiah umrah ini. Terima kasih juga kepada Ketua RT, Linmas, dan seluruh warga yang telah hadir serta mendoakan. Semoga ibadah umrah ini diberi kelancaran,” ujar Icuk Sugianto.
Pernyataan tersebut menggambarkan rasa rendah hati. Icuk Sugianto menempatkan warga sebagai bagian penting. Ia tidak memisahkan diri dari lingkungan sekitar. Sikap tersebut memperkuat hubungan sosial.
Ia juga memohon doa secara khusus. Ia berharap warga terus mendoakan keberangkatannya. Doa tersebut ia anggap sebagai kekuatan moral. Dukungan warga menjadi bekal spiritual baginya.
Pandangan Ketua RT tentang Kebersamaan Warga
Ketua RT 03 Lingkungan 1, Bapak Giran, menyampaikan pandangannya. Ia menilai kegiatan ini mencerminkan kekompakan warga. Ia melihat tasyakuran sebagai simbol kebersamaan. Lingkungan menunjukkan solidaritas yang kuat.
“Kami selaku warga turut bersyukur dan mendoakan agar Pak Icuk diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran selama menjalankan ibadah umrah. Semoga sepulangnya nanti membawa keberkahan bagi keluarga dan lingkungan,” kata Giran.
Pernyataan tersebut menegaskan dukungan warga. Ketua RT mewakili aspirasi lingkungan. Ia berharap keberangkatan ini membawa dampak positif. Ia juga menekankan nilai keberkahan bagi lingkungan.
Ucapan Ketua RT memperlihatkan hubungan harmonis. Warga dan perangkat lingkungan saling mendukung. Kegiatan ini menjadi contoh interaksi sosial yang sehat. Lingkungan menjaga nilai gotong royong.
Makna Sosial Tasyakuran Umrah
Tasyakuran umrah memiliki makna sosial yang kuat. Kegiatan ini tidak sekadar seremoni. Warga memaknai acara sebagai wujud syukur bersama. Nilai kebersamaan menjadi inti utama.
Icuk Sugianto melibatkan lingkungan secara aktif. Ia tidak menggelar acara tertutup. Ia membuka ruang kebersamaan bagi warga. Tindakan ini memperkuat ikatan sosial.
Kegiatan seperti ini juga menjaga komunikasi lingkungan. Warga saling mengenal lebih dekat. Mereka berbagi doa dan harapan. Interaksi ini memperkuat solidaritas sosial.
Perhatian Pemerintah Daerah kepada Masyarakat
Hadiah umrah mencerminkan perhatian pemerintah daerah. Wali Kota Bandar Lampung menunjukkan kepedulian sosial. Program seperti ini menyentuh langsung masyarakat. Warga merasakan kehadiran pemerintah.
Hadiah umrah juga memberi motivasi spiritual. Masyarakat melihat contoh penghargaan yang bermakna. Nilai religius menjadi bagian dari kebijakan sosial. Hal ini memperkuat hubungan pemerintah dan warga.
Icuk Sugianto menjadi penerima manfaat tersebut. Ia menyikapi hadiah dengan rasa syukur. Ia juga membagikan kebahagiaan kepada lingkungan. Sikap ini mencerminkan etika sosial yang baik.
Penutup dengan Ramah Tamah Warga
Acara tasyakuran ditutup dengan ramah tamah. Warga berbincang santai satu sama lain. Ketua RT dan Linmas turut berbaur. Suasana kekeluargaan terasa hangat.
Kegiatan berlangsung hingga malam hari. Warga tidak terburu-buru meninggalkan lokasi. Interaksi berjalan alami dan akrab. Lingkungan menunjukkan keharmonisan sosial.
Tasyakuran umrah Icuk Sugianto menjadi momentum penting. Kegiatan ini memperkuat hubungan warga. Lingkungan menunjukkan nilai kebersamaan dan religiusitas. Acara berjalan lancar dan penuh makna. (Karim Saputra).
- Penulis: orba battik