SPPG Mulyosari Santuni 21 Anak Yatim di Bulan Ramadan
- account_circle Orba Battik
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

SPPG Mulyosari menggelar santunan anak yatim Mulyosari dalam rangka Ramadan di Desa Mulyosari, Lampung Selatan, Minggu (15/3/2026). Kegiatan ini menghadirkan pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta warga, sekaligus mempererat silaturahmi dan kepedulian sosial.
Kegiatan Ramadan di Desa Mulyosari
Lampung Selatan, Battikpost.site — SPPG Mulyosari mengadakan kegiatan buka bersama dan santunan anak yatim di Dusun 2, Desa Mulyosari, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan. Kegiatan berlangsung pada Minggu, 15 Maret 2026.
Panitia merancang kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian ibadah Ramadan. Mereka ingin menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat di tengah masyarakat.
Warga Desa Mulyosari mulai berdatangan sejak sore hari. Mereka datang bersama keluarga dengan penuh antusias. Kehadiran warga menciptakan suasana yang hidup dan penuh keakraban.
Anak-anak tampak bermain dan bercengkerama. Warga saling berbincang dalam suasana santai. Kegiatan ini memperkuat hubungan sosial antarwarga.
Panitia juga mengajak seluruh peserta untuk memaknai Ramadan secara lebih luas. Mereka mengingatkan pentingnya kepedulian sosial selain ibadah pribadi.
Kehadiran Pejabat dan Tokoh Masyarakat
Acara ini dihadiri oleh Camat Tanjung Sari R. SY. Handoyo Soesilo, S.I.P., M.M. Kehadirannya menunjukkan dukungan pemerintah terhadap kegiatan sosial masyarakat.
Kepala Desa Mulyosari Tri Kiswono juga menghadiri kegiatan tersebut. Ia datang bersama perangkat desa dan berinteraksi langsung dengan warga.
Selain itu, jajaran pegawai SPPG Mulyosari turut hadir. Tokoh agama dan tokoh masyarakat juga mengikuti kegiatan hingga selesai.
Kehadiran para tokoh ini memperkuat semangat kebersamaan. Mereka memberikan contoh nyata tentang pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Panitia memanfaatkan momentum ini untuk mempererat hubungan sosial. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkembang.
Santunan untuk 21 Anak Yatim
Panitia menyalurkan santunan kepada 21 anak yatim di Desa Mulyosari. Mereka menyerahkan santunan secara langsung kepada para penerima.
Anak-anak menerima santunan dengan penuh kebahagiaan. Senyum mereka mencerminkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan.
Suasana penyerahan santunan berlangsung haru. Warga yang hadir ikut merasakan kebahagiaan tersebut.
Kegiatan santunan anak yatim Mulyosari ini menjadi inti acara. Panitia menjadikannya sebagai bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat yang membutuhkan.
Selain memberikan bantuan, panitia juga ingin menghadirkan kebahagiaan. Mereka berharap anak-anak yatim dapat merasakan perhatian dari lingkungan sekitar.
Komitmen SPPG Mulyosari untuk Berbagi
Agus Sty selaku mitra SPPG Mulyosari menyampaikan komitmen lembaganya. Ia menegaskan pentingnya berbagi di bulan Ramadan.
“Kami ingin Ramadan ini benar-benar terasa maknanya. Bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga santunan ini bisa membawa kebahagiaan dan menjadi berkah bagi kita semua,” ujar Agus Sty kepada wartawan.
Ia menegaskan bahwa kegiatan sosial harus terus berlanjut. Ia ingin program santunan dapat menjangkau lebih banyak penerima di masa mendatang.
“Kami percaya, kebaikan sekecil apa pun jika dilakukan bersama-sama akan memberikan dampak besar. InsyaAllah, ke depan kami ingin menjangkau lebih banyak lagi dan terus berbagi dengan penuh keikhlasan,” tambahnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan komitmen kuat dari SPPG Mulyosari. Mereka tidak hanya fokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga keberlanjutan program sosial.
Apresiasi Pemerintah Desa
Kepala Desa Mulyosari Tri Kiswono memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Ia menekankan pentingnya kerja sama antara lembaga dan warga. Sinergi tersebut dapat meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan desa.
Menurutnya, kegiatan santunan seperti ini perlu terus dilakukan. Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin setiap tahun.
Baca Juga Terbaru
Dukungan pemerintah desa menjadi faktor penting. Hal ini membantu menjaga keberlangsungan kegiatan sosial di tingkat lokal.
Momen Berbuka Puasa Bersama
Menjelang waktu berbuka, seluruh peserta berkumpul dalam satu area. Mereka duduk bersama dalam suasana kebersamaan.
Panitia mengajak peserta untuk memanjatkan doa bersama. Doa tersebut menjadi bagian penting sebelum berbuka puasa.
Suasana terasa khidmat dan penuh makna. Semua peserta mengikuti doa dengan penuh kekhusyukan.
Setelah adzan maghrib berkumandang, peserta mulai berbuka puasa. Hidangan sederhana terasa istimewa karena dinikmati bersama.
Kebersamaan saat berbuka menjadi momen yang berkesan. Warga merasakan kehangatan dan kedekatan satu sama lain.
Ramadan Dihidupkan dengan Kepedulian Sosial
Kegiatan ini menunjukkan bahwa Ramadan memiliki makna sosial yang kuat. Masyarakat tidak hanya menjalankan ibadah pribadi, tetapi juga berbagi dengan sesama.
SPPG Mulyosari menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Mereka mengajak semua pihak untuk ikut berkontribusi.
Santunan anak yatim Mulyosari menjadi contoh nyata kepedulian sosial. Kegiatan ini memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Panitia menutup acara dengan suasana hangat. Warga pulang dengan membawa kesan positif dari kegiatan tersebut.
Baca Juga Berita Populer
Kegiatan ini membuktikan bahwa kebersamaan dapat memperkuat solidaritas. Ramadan di Desa Mulyosari tidak hanya dirayakan, tetapi juga dihidupkan melalui aksi nyata.
- Penulis: Orba Battik


