Breaking News
light_mode

Proyek Sekolah Rp70 M di Lamsel Diduga Sarat KKN dan Manipulasi

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
  • print Cetak

Battikpost.site, Lampung Selatan — Dugaan praktik kotor membayangi proyek pembangunan dan rehab gedung sekolah senilai Rp70 miliar di Lampung Selatan. Pejabat Dinas Pendidikan diduga mengatur pemenang tender, bahkan material proyek tidak sesuai standar.

Proyek pembangunan gedung sekolah baru dan rehabilitasi fasilitas pendidikan tahun anggaran 2024 di Kabupaten Lampung Selatan menimbulkan kecurigaan publik. Dana senilai lebih dari Rp70 miliar, yang bersumber dari APBD dan APBN, diduga dimanfaatkan untuk praktik KKN.

Informasi dari staf Dinas Pendidikan menyebutkan bahwa Sri Widianto, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) merangkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), mengatur seluruh paket proyek. Ia diduga mendapat restu dari Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan, Asep Jamhur.

Menurut sumber dari rekanan proyek, proses lelang dan pengumuman tender hanyalah formalitas. Pemenang tender sudah ditentukan sebelum proses resmi diumumkan. “Semua sudah diatur. Yang penting bisa melobi pejabat, terutama PPK,” ujar narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Sumber lapangan menyebutkan bahwa rekanan wajib memberikan ‘ijon’ atau setoran awal sebagai syarat untuk memenangkan proyek. Praktik seperti ini diduga telah menjadi rahasia umum dalam pengelolaan proyek di Dinas Pendidikan Lampung Selatan.

Penyimpangan Material di SDN 2 Ruguk

Kecurigaan semakin kuat ketika ditemukan dugaan pelanggaran spesifikasi pada proyek pembangunan laboratorium SD Negeri 2 Ruguk, Kecamatan Ketapang. Rekanan proyek menggunakan kerangka baja ringan non-SNI, yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Yuda, warga setempat sekaligus pengawas dari rekanan, menyebut bahwa kerangka baja seharga Rp17 juta itu disemprot cat agar menyerupai baja ringan berstandar SNI. Padahal dalam RAB, proyek tersebut mengalokasikan dana untuk baja ringan gold seharga sekitar Rp80 juta, sesuai e-katalog nasional.

Kerangka baja dicat semprot agar terlihat seperti standar nasional. Tapi aslinya di bawah standar dan rawan roboh,” ungkap Yuda.

Padahal RAB secara tegas menyebut bahwa penyangga atap harus menggunakan material baja ringan SNI dengan daya tahan dan ketangguhan tinggi. Namun rekanan tetap memilih material murah demi keuntungan pribadi, mengabaikan risiko keselamatan bagi guru dan siswa.

Praktik manipulasi spesifikasi teknis ini mengindikasikan lemahnya pengawasan Dinas Pendidikan, sekaligus membuka peluang penyelewengan anggaran secara sistematis.

Skandal proyek sekolah senilai Rp70 miliar ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai transparansi dan akuntabilitas di lingkungan Dinas Pendidikan Lampung Selatan. Aparat penegak hukum perlu turun tangan untuk mengusut dugaan praktik KKN, manipulasi lelang, hingga penyimpangan material yang berpotensi merugikan keuangan negara dan membahayakan keselamatan publik. (**).

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mega Skandal Korupsi Bansos Rp 92,4 Miliar di Lampung: Dana Petani Tebu Diduga Disalahgunakan

    Mega Skandal Korupsi Bansos Rp 92,4 Miliar di Lampung: Dana Petani Tebu Diduga Disalahgunakan

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Lampung – Kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) kembali mencuat di Provinsi Lampung. Kali ini, jumlahnya fantastis: Rp 92,4 miliar! Dana yang seharusnya membantu petani tebu justru diduga masuk ke kantong segelintir orang. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda untuk Demokrasi (KAMPUD) resmi melaporkan skandal ini ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) […]

  • Gubernur Mirza Dorong Sekolah Rakyat di Lampung Putus Rantai Kemiskinan

    Gubernur Mirza Dorong Sekolah Rakyat di Lampung Putus Rantai Kemiskinan

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mendorong pendirian Sekolah Rakyat (SR) di seluruh kabupaten dan kota. Program ini menjadi langkah strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan gratis dan terintegrasi bagi keluarga miskin ekstrem. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong berdirinya Sekolah Rakyat (SR) di Provinsi Lampung. […]

  • Kemnaker Larang Diskriminasi dalam Rekrutmen Kerja Lewat Surat Edaran Terbaru

    Kemnaker Larang Diskriminasi dalam Rekrutmen Kerja Lewat Surat Edaran Terbaru

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/6/HK.04/V/2025 yang melarang segala bentuk diskriminasi dalam proses rekrutmen tenaga kerja. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menandatangani langsung surat edaran ini sebagai wujud komitmen pemerintah dalam menegakkan prinsip keadilan dan nondiskriminasi di dunia kerja. Surat edaran tersebut memuat empat poin utama, termasuk aturan […]

  • Kapolda Lampung Pimpin Penanaman Jagung Serentak di Pesawaran

    Kapolda Lampung Pimpin Penanaman Jagung Serentak di Pesawaran

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf memimpin kegiatan penanaman jagung serentak kuartal I di Desa Wiyono, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Sabtu 7 Maret 2026. Program ini mendukung ketahanan pangan nasional dengan melibatkan pemerintah daerah, TNI–Polri, dan kelompok tani. Penanaman Jagung Serentak Dukung Ketahanan Pangan Pesawaran, Battikpost.site — Polda Lampung menggelar kegiatan penanaman jagung serentak […]

  • Penguatan Infrastruktur Lampung Tingkatkan Konektivitas Wilayah

    Penguatan Infrastruktur Lampung Tingkatkan Konektivitas Wilayah

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Iyan
    • 0Komentar

    Penguatan Infrastruktur Lampung untuk Konektivitas Daerah Bandar Lampung, Battikpost.site – Penguatan infrastruktur Lampung menjadi fokus utama Pemerintah Provinsi Lampung untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah. Pemerintah Provinsi Lampung mengoptimalkan moda transportasi darat, laut, dan udara untuk mendorong mobilitas masyarakat serta memperkuat aktivitas ekonomi dan sosial. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan komitmen tersebut di Bandarlampung, Senin (30/12/2025). Ia […]

  • Peletakan Batu Pertama Asrama Ponpes Arroudhotul Wahida : Amelia Nanda Sari Serukan Pendidikan

    Peletakan Batu Pertama Asrama Ponpes Arroudhotul Wahida : Amelia Nanda Sari Serukan Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Editor
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, BATTIK MEDIA, Pendidikan menjadi pilar utama dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul. Hal ini disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Amelia Nanda Sari, S.H., M.H., dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Ruang Kelas dan Asrama Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Arroudhotul Wahida di Jalan Sultan Pesirah Lappung Dusun V B Jati Sari, Desa […]

expand_less