Breaking News
light_mode

Peneliti Pukat UGM Desak Polda Lampung Tahan Bos BBM Ilegal

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
  • print Cetak
Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi Fakultas Hukum UGM, Yuris Rezha Darmawan, mendesak Polda Lampung segera menahan aktor utama kasus gudang BBM ilegal di Kabupaten Pesawaran. Desakan itu muncul setelah aparat membongkar aktivitas pengolahan solar ilegal di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, pada 18 April 2026.

Pukat UGM Soroti Penanganan Kasus BBM Ilegal

Pesawaran, Battikpost.site — Kasus gudang BBM ilegal di Kabupaten Pesawaran terus menjadi perhatian publik. Aparat kepolisian sebelumnya melakukan operasi gabungan di lokasi penimbunan solar ilegal. Operasi itu berlangsung di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan.

Petugas menemukan aktivitas pengolahan solar ilegal dalam jumlah besar. Aparat juga mengamankan berbagai barang bukti dari lokasi penggerebekan. Barang bukti itu meliputi solar ilegal dan sejumlah kapal pengangkut.

Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Yuris Rezha Darmawan, menilai aparat harus menuntaskan perkara tersebut hingga ke aktor utama. Ia meminta penyidik tidak berhenti pada penanganan pekerja lapangan.

Menurut Yuris, penyidik harus menunjukkan komitmen kuat dalam memberantas mafia BBM subsidi. Ia juga meminta aparat bertindak adil terhadap semua pihak yang terlibat.

Penyidik Polda Lampung harus mengungkap tuntas aktor utama dan segera melakukan penahanan. Jangan sampai hanya pekerja kecil yang ditahan, sementara bosnya dibiarkan bebas berkeliaran. Hal ini penting untuk menjaga keadilan di mata masyarakat,” ujar Yuris melalui sambungan WhatsApp, Sabtu, 18 April 2026.

Yuris menilai langkah tegas sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik. Penanganan perkara yang tidak menyentuh pemodal utama dapat memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

Ia juga mengingatkan potensi berulangnya praktik serupa. Menurutnya, sindikat BBM ilegal dapat kembali beroperasi apabila aparat tidak mengambil tindakan tegas terhadap aktor utama.

Penyidik Diminta Tidak Hanya Menahan Pekerja

Aparat kepolisian telah mengamankan puluhan pekerja lapangan dalam operasi tersebut. Namun, Yuris menilai proses hukum tidak boleh berhenti pada tingkat pekerja.

Ia menyoroti posisi pekerja lapangan dalam praktik bisnis ilegal. Banyak pekerja hanya menjalankan perintah dan tidak menikmati keuntungan besar dari aktivitas tersebut.

Yuris meminta penyidik memprioritaskan penelusuran terhadap pihak yang mengendalikan bisnis ilegal itu. Ia menyebut beberapa nama yang diduga memiliki peran penting dalam aktivitas penimbunan solar ilegal.

Pihak yang disebut itu berinisial Diin, Ko Leo, dan Yusuf. Mereka diduga berperan sebagai pemilik gudang dan pemodal utama dalam bisnis tersebut.

Dalam dugaan pembagian tugas, Diin dan Yusuf disebut mengatur administrasi dan mencari pemasok BBM. Sementara itu, Ko Leo diduga menjadi penyandang dana utama pembelian solar ilegal.

Yuris menilai pola penanganan perkara seperti ini sering terjadi dalam kasus kejahatan ekonomi. Aparat terkadang lebih mudah menangkap pekerja dibandingkan membongkar jaringan utama.

Ia menegaskan masyarakat menginginkan penegakan hukum yang adil. Publik juga menunggu keberanian aparat dalam mengusut pihak yang memperoleh keuntungan terbesar.

Mekanisme penegakan hukum harus memberikan kepuasan bagi masyarakat yang terdampak langsung. Polda Lampung wajib membuktikan komitmennya dalam memberantas mafia BBM subsidi tanpa pilih kasih,” lanjutnya.

Barang Bukti Solar Ilegal Diduga Capai 300 Ton

Informasi yang berkembang di lapangan menyebut jumlah barang bukti sangat besar. Aparat diduga mengamankan sekitar 300 ton solar ilegal dari gudang darat.

Jumlah itu menunjukkan besarnya aktivitas distribusi BBM ilegal di wilayah tersebut. Aktivitas semacam itu juga diduga melibatkan jalur distribusi laut.

Petugas turut mengamankan sejumlah kapal dalam operasi gabungan itu. Kapal tersebut diduga digunakan untuk mendistribusikan solar ilegal ke kapal tanker di tengah laut.

Beberapa kapal yang diamankan antara lain Kapal Baruna, KM Inka Mina I, KM Rizki, dan KM Inka Mina II. Aparat masih mendalami keterkaitan kapal tersebut dalam jaringan distribusi BBM ilegal.

Kasus BBM ilegal kerap menjadi perhatian karena berdampak luas terhadap masyarakat. Praktik itu dapat merugikan negara dan mengganggu distribusi BBM subsidi.

Selain itu, penyalahgunaan BBM subsidi juga dapat memicu kelangkaan di tingkat masyarakat. Kondisi tersebut sering mempersulit warga yang memang membutuhkan BBM bersubsidi.

Praktik penimbunan dan distribusi ilegal juga menimbulkan persaingan usaha tidak sehat. Pelaku bisnis resmi dapat mengalami kerugian akibat peredaran BBM ilegal dengan harga berbeda.

Polda Lampung Pastikan Proses Hukum Berjalan

Polda Lampung memastikan proses hukum kasus tersebut masih berjalan. Aparat menyatakan akan mendalami seluruh pihak yang diduga terlibat.

Kabid Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari Yuyun, menyampaikan penyidik terus melakukan pengembangan perkara. Polisi juga masih mengumpulkan berbagai keterangan dan alat bukti.

Proses kasus tersebut terus dilanjutkan dan setiap pihak yang terlibat akan didalami,” ujarnya singkat kepada awak media.

Pernyataan itu muncul di tengah sorotan publik terhadap penanganan kasus BBM ilegal di Pesawaran. Masyarakat menilai aparat perlu bergerak cepat agar tidak muncul spekulasi di tengah publik.

Pengamat hukum dan masyarakat juga terus memantau perkembangan penyidikan. Mereka berharap aparat menegakkan hukum secara transparan dan profesional.

Kasus ini menjadi ujian penting bagi aparat penegak hukum di Lampung. Publik menunggu langkah konkret penyidik terhadap pihak yang diduga menjadi aktor utama.

Masyarakat juga berharap aparat tidak hanya fokus pada pekerja lapangan. Penegakan hukum yang menyentuh pemodal utama dinilai lebih mencerminkan rasa keadilan.

Hingga kini, penyidik masih terus mendalami perkara tersebut. Publik menantikan langkah lanjutan dari aparat kepolisian terkait penahanan para pihak yang diduga mengendalikan bisnis BBM ilegal di Pesawaran.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timnas Indonesia U-23 Bantai Brunei 8-0 dan Puncaki Klasemen Grup A Piala AFF U-23 2025

    Timnas Indonesia U-23 Bantai Brunei 8-0 dan Puncaki Klasemen Grup A Piala AFF U-23 2025

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle karim saputra
    • 0Komentar

    Garuda Muda Unjuk Gigi di Laga Perdana Jakarta, Battik Post — Timnas Indonesia U-23 langsung tancap gas di laga pembuka Grup A Piala AFF U-23 2025. Bertanding di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (15/7/2025), skuad Garuda Muda membantai Brunei Darussalam dengan skor telak 8-0. Striker Jens Raven tampil luar biasa dengan mencetak enam gol […]

  • LSM KAKI Lampung Pertanyakan Polda Lampung Soal Kasus Welly Adiwantra

    LSM KAKI Lampung Pertanyakan Polda Lampung Soal Kasus Welly Adiwantra

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Polemik mengenai Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Tengah, Welly Adiwantra, kembali mencuat. LSM KAKI Lampung mempertanyakan perkembangan penanganan kasus yang pernah menyeret nama pejabat tersebut. Publik juga menyoroti manuver birokrasi terbaru yang memicu polemik. Polemik Manuver Birokrasi Sekda Lampung Tengah Lampung, Battikpost.site — Perdebatan publik mengenai kasus Welly Adiwantra kembali muncul di Kabupaten Lampung Tengah. Aktivis […]

  • Gubernur Mirza Dorong Sekolah Rakyat di Lampung Putus Rantai Kemiskinan

    Gubernur Mirza Dorong Sekolah Rakyat di Lampung Putus Rantai Kemiskinan

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mendorong pendirian Sekolah Rakyat (SR) di seluruh kabupaten dan kota. Program ini menjadi langkah strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan gratis dan terintegrasi bagi keluarga miskin ekstrem. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong berdirinya Sekolah Rakyat (SR) di Provinsi Lampung. […]

  • Jihan Nurlela Tinjau Dapur SPPG Pastikan Makanan Aman

    Jihan Nurlela Tinjau Dapur SPPG Pastikan Makanan Aman

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meninjau dapur SPPG Mandiri Makmur di Metro Selatan untuk memastikan makanan Program Makan Bergizi Gratis aman, higienis, dan sesuai standar pemerintah. Wagub Pastikan Dapur SPPG Penuhi Standar Kebersihan Metro, Battikpost.site – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meninjau operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mandiri Makmur serta proses distribusi makanan […]

  • Panen Kedelai di Lampung Utara Jadi Simbol Kolaborasi Pemerintah dan TNI Wujudkan Kedaulatan Pangan Nasional

    Panen Kedelai di Lampung Utara Jadi Simbol Kolaborasi Pemerintah dan TNI Wujudkan Kedaulatan Pangan Nasional

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Lampung Perkuat Peran sebagai Lumbung Pangan Nasional Lampung Utara, Battikpost.site — Panen kedelai di Kabupaten Lampung Utara menjadi momentum penting kolaborasi antara Pemerintah dan TNI dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Kegiatan yang digelar di Prokimal-Kotabumi pada Rabu (29/10/2025) itu dihadiri langsung oleh Menteri Pertahanan RI, Panglima TNI, Menteri Pertanian RI, serta Gubernur Lampung Rahmat Mirzani […]

  • Ditutup Selimut, Wanita Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Kontrakan di Bakauheni Lampung Selatan

    Ditutup Selimut, Wanita Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Kontrakan di Bakauheni Lampung Selatan

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Lampung Selatan – Seorang wanita ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di Dusun kenyayan Bawah I Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (23/3/2025). Korban inisal WY (23) warga Dusun Sumber Sari, Desa Kelawi, Bakauheni, Lampung Selatan. Jasadnya ditemukan tergeletak di ruang tamu kontrakan dan ditutupi menggunakan selimut warna abu abu. “Iya, adanya […]

expand_less