MAFINDO Lampung Latih Pelajar dan Mahasiswa dalam Program AI READI ASEAN di ITERA
- account_circle orba battik
- calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
- print Cetak

Lampung Selatan, Battikpost.site – Sekitar 100 siswa SMA/SMK dan mahasiswa dari berbagai sekolah serta perguruan tinggi di Lampung mengikuti AI READI ASEAN Batch 1 di Aula Gedung Kuliah Umum Institut Teknologi Sumatera (ITERA).
Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Lampung menyelenggarakan kegiatan ini untuk meningkatkan literasi digital generasi muda sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap kecerdasan buatan (AI).
AI sebagai Bekal Masa Depan
Awalnya, panitia menjadwalkan pembukaan oleh Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela. Namun, karena berhalangan hadir, acara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Americo, S.STP., M.H.
Dalam sambutannya, Thomas menegaskan bahwa AI akan berperan penting dalam dunia pendidikan dan kehidupan sehari-hari.
“Harapannya, AI dapat lebih dikenal dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, khususnya siswa dan mahasiswa, untuk menambah pengetahuan kita semua,” ujarnya.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa teknologi tidak bisa berjalan sendiri tanpa campur tangan manusia.
“AI tanpa manusia dan data tidak bisa berfungsi,” tegasnya.
Dorong Literasi Digital Generasi Muda
MAFINDO menghadirkan kegiatan ini sebagai bentuk komitmen melawan hoaks dan misinformasi. Oleh karena itu, organisasi tersebut mendorong generasi muda memahami perkembangan teknologi agar mereka mampu memanfaatkan AI secara produktif.
Selanjutnya, pelatihan tidak hanya menghadirkan sesi teori. Panitia juga menyediakan praktik langsung agar peserta memahami cara kerja AI sekaligus penerapannya dalam kehidupan nyata. Dengan demikian, mereka memperoleh gambaran utuh tentang manfaat teknologi.
Di sisi lain, materi pelatihan juga membantu peserta menyadari pentingnya bersikap kritis dalam menyaring informasi. Akibatnya, mereka tidak mudah terjebak pada berita bohong atau konten yang menyesatkan.
Trainer Berpengalaman
Kegiatan ini menghadirkan pemateri yang memiliki pengalaman mendalam di bidang kecerdasan buatan. Beberapa di antaranya yaitu Yeni Silvia, Sanira, Wahyu Saputra, Dio Ageng Fernando, dan Dr. Nanda Utaridah.
Mereka menjelaskan dasar-dasar AI, manfaatnya, hingga teknik praktis menyusun prompt yang efektif. Selain itu, peserta juga dilibatkan secara interaktif agar mampu mempraktikkan pengetahuan baru dengan segera. Dengan cara tersebut, pelatihan memberikan pengalaman langsung, bukan sekadar teori.
Kemudian, para trainer juga menekankan bahwa AI dapat menjadi alat untuk mendukung kreativitas serta inovasi. Namun, mereka tetap mengingatkan peserta agar selalu menggunakannya secara etis dan bertanggung jawab.
Harapan MAFINDO Lampung
Plt. Koordinator MAFINDO Lampung Yoga Pratama, S.Hub.Int. menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan membekali generasi muda dengan keterampilan baru. Menurutnya, keterampilan tersebut sangat relevan dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Selain itu, ia berharap para peserta mampu menyebarkan pengetahuan yang mereka peroleh kepada lingkungan sekitar. Dengan demikian, manfaat kegiatan ini tidak berhenti pada individu peserta, tetapi juga menyentuh masyarakat luas.
Baca Juga Terbaru
Pada akhirnya, MAFINDO Lampung ingin menjadikan generasi muda sebagai garda terdepan dalam pemanfaatan AI secara positif. Dengan bekal literasi digital yang baik, mereka dapat mencegah penyalahgunaan teknologi dan penyebaran informasi palsu.
Kehadiran Tokoh Penting
Selain peserta, sejumlah tokoh penting juga hadir dalam acara ini. Mereka antara lain Ketua Senat ITERA Dr. Sunarsih, M.A., Anggota DPRD Lampung Selatan Hamdani, S.Hi., serta Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITERA Prof. Dr. Eng. Khairurrijal, M.Si.
Kehadiran para tokoh tersebut memperkuat komitmen bersama untuk mendukung pendidikan dan literasi digital di Lampung. Oleh karena itu, kegiatan ini tidak hanya sekadar pelatihan, melainkan juga wujud kolaborasi antarinstansi dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi era kecerdasan buatan.
Generasi Muda dan Tantangan Digital
Saat ini, teknologi berkembang dengan cepat. Karena itu, generasi muda perlu membekali diri dengan keterampilan digital agar mampu bersaing. Melalui pelatihan ini, mereka tidak hanya mengenal konsep AI, tetapi juga memahami etika dalam penggunaannya.
Baca Juga Berita Populer
Terlebih lagi, mereka belajar bahwa AI memiliki potensi besar dalam pendidikan, bisnis, maupun kehidupan sehari-hari. Namun, potensi tersebut hanya dapat bermanfaat jika dikelola secara bijak.
Dengan demikian, pelatihan yang MAFINDO Lampung gelar ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menyiapkan generasi yang tanggap terhadap perubahan zaman. (Chandra Prasetya).
- Penulis: orba battik


