Ketua TP PKK Lampung Dorong Transformasi Digital Pengusaha Perempuan IWAPI
- account_circle Orba Battik
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari mendorong transformasi digital pengusaha perempuan pada HUT ke-51 IWAPI di Bandar Lampung, Selasa (10/02/2026). Ia menilai penguasaan teknologi memperkuat daya saing UMKM, memperluas pasar, dan mendukung target Indonesia Emas 2045.
HUT ke-51 IWAPI Angkat Isu Transformasi Digital Ekonomi Perempuan
Bandar Lampung, Battikpost.site — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, menghadiri peringatan HUT ke-51 Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI). Acara berlangsung di Balai Keratun Ruang Abung, Bandar Lampung, Selasa (10/02/2026).
Panitia mengangkat tema “Memperkuat Fondasi Transformasi Digital Ekonomi Perempuan Melalui Sinergi Lintas Sektor Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut menegaskan peran strategis perempuan dalam pembangunan ekonomi nasional.
Kegiatan tersebut menghadirkan pengurus IWAPI, pelaku UMKM, perwakilan perbankan, serta pemangku kepentingan lintas sektor. Peserta mengikuti rangkaian acara secara antusias sejak awal hingga akhir.
Apresiasi Peran IWAPI dalam Pemberdayaan Perempuan
Dalam sambutannya, Purnama Wulan Sari menyampaikan apresiasi atas dedikasi IWAPI selama lebih dari lima dekade. Ia menilai IWAPI konsisten memperkuat ekonomi keluarga melalui pemberdayaan perempuan.
Ia menyoroti kontribusi IWAPI dalam membina pelaku UMKM di Provinsi Lampung. Organisasi tersebut berperan aktif mendampingi pengusaha perempuan agar tetap bertahan dan berkembang.
“Ibu-ibu yang tergabung dalam IWAPI adalah wanita tangguh. Tidak hanya berjuang untuk usahanya sendiri, tetapi juga konsisten memberikan pembinaan kepada pelaku UMKM yang 80 persennya adalah perempuan,” ujar Purnama.
Menurutnya, kekuatan perempuan dalam sektor ekonomi menjadi fondasi penting pembangunan daerah. Ia melihat peran IWAPI sebagai mitra strategis pemerintah.
Transformasi Digital Jadi Kebutuhan Pengusaha Perempuan
Purnama Wulan Sari menekankan pentingnya adaptasi teknologi di era digital. Ia menyebut transformasi digital sebagai kebutuhan, bukan pilihan.
Ia menjelaskan bahwa pola pemasaran konvensional perlu berjalan seiring dengan strategi digital. Pendekatan tersebut membuka peluang pasar lebih luas bagi produk lokal Lampung.
“Dahulu pemasaran terbatas secara offline, namun kini era digital memudahkan kita. Meski masih ada kendala seperti sinyal atau literasi teknologi, pemerintah bersama IWAPI hadir memberikan edukasi agar produk unggulan Lampung memiliki daya saing nasional maupun internasional,” lanjutnya.
Ia menilai kolaborasi pemerintah dan organisasi pengusaha perempuan menjadi kunci sukses transformasi digital. Sinergi tersebut mempercepat peningkatan kapasitas pelaku usaha.
Tantangan Literasi Digital dan Peran Pendampingan
Purnama mengakui masih terdapat kendala dalam penerapan teknologi digital. Kendala tersebut meliputi keterbatasan akses jaringan dan pemahaman teknologi.
Namun, ia menegaskan tantangan tersebut tidak boleh menghambat langkah pengusaha perempuan. Pendampingan berkelanjutan mampu meningkatkan literasi digital secara bertahap.
Ia mendorong pelaku UMKM untuk aktif belajar dan beradaptasi. Menurutnya, kemauan belajar menentukan keberhasilan transformasi digital pengusaha perempuan.
Selain itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperluas program edukasi. Program tersebut dapat mencakup pemasaran digital, pengelolaan keuangan, dan inovasi produk.
Peran IWAPI dalam Mendukung UMKM Perempuan
Ketua Umum DPD IWAPI Provinsi Lampung, Dr. Ir. Hj. Armalia Reny WA, MM, menyampaikan komitmen organisasinya. Ia menyebut sebagian besar anggota IWAPI merupakan pelaku UMKM.
Ia menjelaskan bahwa sekitar 85 persen anggota IWAPI bergerak di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah. Kondisi tersebut mendorong IWAPI fokus pada penguatan kapasitas anggota.
“Kami menjalin kerja sama lintas sektor, termasuk dengan perbankan seperti BRI, untuk memfasilitasi akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa agunan hingga Rp100 juta. Saya berpesan agar bantuan modal ini dimanfaatkan secara konsisten dan bertanggung jawab untuk pengembangan usaha,” kata Armalia Reny.
Ia menilai akses permodalan menjadi salah satu tantangan utama UMKM. Oleh karena itu, IWAPI terus membuka jejaring kerja sama dengan berbagai pihak.
Sinergi Lintas Sektor Perkuat Ekonomi Perempuan
Armalia Reny menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat ekonomi perempuan. Ia menyebut kolaborasi mempercepat pertumbuhan usaha anggota.
IWAPI berupaya menjembatani kebutuhan anggota dengan program pemerintah dan lembaga keuangan. Pendekatan tersebut menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan.
Ia juga mendorong anggota untuk memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Digitalisasi membantu efisiensi usaha dan memperluas jangkauan pemasaran.
Selain itu, IWAPI terus mengadakan pelatihan dan pendampingan. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan daya saing produk anggota di pasar nasional.
Dorongan bagi Generasi Muda dan Wirausaha Perempuan
Kegiatan HUT ke-51 IWAPI juga memberikan motivasi bagi pengusaha muda. Panitia menyasar Generasi Z sebagai target pengembangan wirausaha baru.
Panitia mengajak generasi muda untuk berani memulai usaha sejak dini. Wirausaha dinilai mampu menciptakan lapangan kerja dan kemandirian ekonomi.
Pesan motivasi tersebut menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas. Generasi muda diharapkan mampu memanfaatkan teknologi digital secara maksimal.
Melalui langkah tersebut, IWAPI berupaya berkontribusi pada visi Indonesia Emas 2045. Penguatan ekonomi perempuan menjadi bagian penting dari agenda nasional.
Komitmen Bersama Menuju Indonesia Emas 2045
Peringatan HUT ke-51 IWAPI menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen bersama. Seluruh pihak sepakat mendorong transformasi digital pengusaha perempuan.
Purnama Wulan Sari berharap IWAPI terus berkembang dan berinovasi. Ia menilai organisasi tersebut memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi daerah.
IWAPI Provinsi Lampung berkomitmen melanjutkan program pendampingan dan kolaborasi. Langkah tersebut mendukung terciptanya pengusaha perempuan yang mandiri dan berdaya saing.
Melalui sinergi lintas sektor, transformasi digital pengusaha perempuan diharapkan berjalan berkelanjutan. Upaya tersebut menjadi fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
- Penulis: Orba Battik
- Editor: Admin
- Sumber: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung