Gubernur Mirza Hadiri Doa untuk Negeri di Masjid Al-Bakrie, Pemprov Lampung Siap Sambut Ramadan
- account_circle Orba Battik
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Doa untuk Negeri di Masjid Al-Bakrie, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian peringatan HUT ke-18 TV One sekaligus momentum refleksi dan persiapan Pemerintah Provinsi Lampung menyambut Ramadan.
Kegiatan Doa untuk Negeri Berlangsung Khidmat
Bandar Lampung, Battikpost.site — Gubernur Mirza Hadiri Doa untuk Negeri di Masjid Al-Bakrie Kota Bandar Lampung. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 14 Februari 2026. Panitia menggelar acara ini dalam rangka HUT ke-18 TV One.
Panitia menghadirkan ulama nasional, Abdul Somad, untuk menyampaikan tausiyah. Jamaah memenuhi area masjid sejak pagi hari. Mereka mengikuti rangkaian doa dengan tertib dan penuh kekhusyukan.
Panitia mengangkat tema “Lampung Tanoh Pusako, Gham Pulang”. Tema tersebut mengandung makna filosofis yang kuat. Panitia mengajak masyarakat kembali pada akar budaya dan nilai leluhur.
Selain itu, panitia menjadikan momentum ulang tahun sebagai sarana refleksi perjalanan media. Media memiliki peran strategis dalam menyajikan informasi terpercaya. Media juga berkontribusi mencerdaskan kehidupan bangsa.
Masjid Al-Bakrie Jadi Ikon Religius
Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menegaskan posisi strategis Masjid Al-Bakrie. Ia menilai masjid tersebut telah menjadi ikon religius di Kota Bandar Lampung. Ia juga menyebut masjid itu sebagai destinasi wisata religi.
Menurutnya, Provinsi Lampung memiliki potensi wisata yang lengkap. Lampung berada di Pulau Sumatera dan memiliki daya tarik alam yang kuat. Selain wisata pantai, Lampung menawarkan wisata religi yang berkembang pesat.
“Provinsi Lampung merupakan salah satu provinsi terbesar di Sumatera. Wisatawan yang datang untuk menikmati keindahan pantai di Lampung juga akan mampir ke Masjid Al-Bakrie untuk beribadah,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan integrasi sektor wisata dan keagamaan. Pemerintah daerah mendorong penguatan sektor pariwisata berbasis nilai budaya dan religius. Dengan demikian, Lampung memperluas daya saing daerah.
Kesiapan Pemprov Lampung Sambut Ramadan
Selain menghadiri kegiatan tersebut, Gubernur Mirza menekankan kesiapan pemerintah daerah menjelang Ramadan. Ia memastikan koordinasi berjalan secara intensif. Pemerintah melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Ia menyatakan pemerintah daerah ingin menghadirkan suasana Ramadan yang tertib dan kondusif. Pemerintah juga mengutamakan kenyamanan masyarakat dalam beribadah. Koordinasi lintas sektor menjadi langkah utama.
“Pemerintah Provinsi Lampung berkoordinasi dengan berbagai stakeholder agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan baik. Kami ingin menghadirkan bulan Ramadan yang khusyuk dan penuh semangat,” katanya.
Pemerintah daerah terus memperkuat komunikasi dengan instansi vertikal dan lembaga terkait. Selain itu, pemerintah menjaga stabilitas daerah. Pemerintah juga mengantisipasi potensi gangguan ketertiban selama Ramadan.
Langkah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah. Pemerintah ingin memastikan masyarakat menjalankan ibadah dengan aman. Oleh sebab itu, pemerintah mengedepankan kolaborasi dan sinergi.
Apresiasi untuk TV One di Usia ke-18
Pada kesempatan itu, Gubernur Mirza juga menyampaikan ucapan selamat kepada TV One. Ia menilai usia 18 tahun menjadi fase penting dalam perjalanan media. Ia juga mengapresiasi kontribusi TV One bagi masyarakat Indonesia.
“Saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-18 kepada TV One. Usia 18 tahun adalah usia remaja, usia yang penuh semangat dan produktif. Semoga TV One terus berinovasi, menyajikan berita yang baik, dan mencerahkan seluruh masyarakat Indonesia,” pungkasnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan dukungan pemerintah daerah terhadap peran media. Media berfungsi sebagai penyampai informasi yang akurat dan edukatif. Oleh karena itu, media memegang tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas pemberitaan.
Media juga berperan membangun kesadaran publik. Selain itu, media mengawal pembangunan daerah melalui pemberitaan konstruktif. Dengan demikian, sinergi pemerintah dan media menjadi penting.
Kehadiran Ribuan Masyarakat dan Forkopimda
Acara Doa untuk Negeri menarik ribuan masyarakat. Jamaah memadati area masjid sejak pagi hari. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib.
Selain masyarakat umum, unsur Forkopimda Provinsi Lampung turut hadir. Ketua TP PKK Provinsi Lampung juga mengikuti kegiatan tersebut. Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung hadir dalam acara itu.
Kehadiran unsur pimpinan daerah menunjukkan dukungan terhadap kegiatan keagamaan. Pemerintah daerah mendorong kegiatan yang memperkuat nilai persatuan. Selain itu, pemerintah mengajak masyarakat menjaga harmoni sosial.
Momentum ini juga mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah hadir langsung di tengah warga. Dengan demikian, pemerintah menunjukkan komitmen pelayanan publik.
Refleksi dan Penguatan Nilai Kebangsaan
Kegiatan Doa untuk Negeri tidak hanya menjadi peringatan ulang tahun media. Kegiatan ini juga memperkuat nilai kebangsaan. Doa bersama menguatkan semangat persatuan.
Selain itu, tausiyah ulama memberikan pesan moral dan spiritual. Jamaah menerima pesan tentang pentingnya menjaga nilai agama dan budaya. Oleh karena itu, kegiatan ini menghadirkan dampak positif.
Gubernur Mirza Hadiri Doa untuk Negeri sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan moral masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak. Dengan kolaborasi, daerah dapat berkembang secara harmonis.
Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong kegiatan yang membangun karakter bangsa. Pemerintah juga mengajak masyarakat menjaga persatuan. Dengan demikian, Lampung dapat menghadapi tantangan pembangunan dengan optimisme.
- Penulis: Orba Battik
- Editor: Admin