Breaking News
light_mode

Empat Warga Tangerang Ditangkap, Sabu 15,7 Kg di Ambulans

  • account_circle Orba Battik
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • print Cetak
Kasus penyelundupan sabu 15,7 kg di Pelabuhan Bakauheni berhasil diungkap Polda Lampung pada Selasa (7/4/2026). Polisi menangkap empat warga Tangerang yang menyembunyikan narkotika dalam ambulans untuk dikirim ke Pulau Jawa.

Pengungkapan Kasus Penyelundupan di Pelabuhan Bakauheni

Lampung Selatan, Battikpost.site – Polda Lampung melalui Direktorat Reserse Narkoba mengungkap penyelundupan sabu seberat 15.739 gram. Jumlah tersebut setara sekitar 15,7 kilogram. Peristiwa ini terjadi di kawasan Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (7/4/2026).

Petugas menangkap empat tersangka dalam operasi tersebut. Keempatnya berinisial RN, VR, TS, dan EC. Mereka berasal dari Tangerang dan bekerja sebagai wiraswasta.

Polisi langsung mengamankan para tersangka beserta barang bukti. Petugas membawa mereka ke Mapolda Lampung untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kronologi Pengungkapan Kasus

Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Komisaris Besar Polisi Dwi Handono Prasanto, menjelaskan awal pengungkapan kasus ini. Ia menyebut pihaknya menerima laporan masyarakat terkait dugaan pengiriman narkotika.

Informasi tersebut menyebutkan adanya pengiriman sabu dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa. Pelaku menggunakan kendaraan dinas untuk mengelabui petugas.

Tim kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut. Mereka melakukan pemantauan di sejumlah jalur strategis. Fokus pengawasan diarahkan ke kawasan Pelabuhan Bakauheni.

Petugas meningkatkan kewaspadaan di area pelabuhan. Mereka mengamati setiap kendaraan yang akan menyeberang menuju Pulau Jawa.

Modus Menggunakan Ambulans

Petugas mencurigai sebuah kendaraan ambulans saat pemeriksaan berlangsung. Kendaraan tersebut merupakan Daihatsu Luxio dengan nomor polisi B 1737 CIS.

Kecurigaan muncul karena kondisi di dalam ambulans tidak sesuai prosedur. Tidak terdapat pasien di dalam kendaraan tersebut. Empat orang di dalamnya terlihat dalam kondisi sehat.

Petugas juga melihat gelagat mencurigakan dari para penumpang. Mereka tampak gelisah saat menghadapi pemeriksaan.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap kendaraan tersebut. Hasilnya, petugas menemukan narkotika yang disembunyikan.

Penemuan Barang Bukti Sabu

Petugas menemukan 15 paket sabu di dalam kendaraan ambulans. Pelaku menyembunyikan paket tersebut di bawah jok bagian belakang.

Selain sabu, polisi menyita barang bukti lain. Petugas mengamankan kendaraan ambulans yang digunakan pelaku. Polisi juga menyita empat unit telepon genggam.

Barang bukti tersebut memperkuat dugaan penyelundupan narkotika. Polisi langsung mengamankan seluruh barang untuk kepentingan penyidikan.

Peran Masing-Masing Tersangka

Hasil penyelidikan mengungkap peran setiap tersangka. VR berperan sebagai pengemudi kendaraan ambulans. Ia mengendalikan kendaraan selama perjalanan.

Tiga tersangka lainnya bertugas membawa barang. Mereka mengambil sabu dari wilayah perbatasan Riau-Jambi. Selanjutnya, mereka mengirim barang tersebut menuju Tangerang.

Para pelaku menjalankan tugas sesuai peran masing-masing. Mereka bekerja sama untuk melancarkan aksi penyelundupan.

Imbalan yang Dijanjikan

Para pelaku menerima imbalan atas aksi tersebut. Sopir mendapatkan uang jalan sebesar Rp300 ribu. Sementara tiga pelaku lainnya menerima bayaran lebih besar.

Mereka dijanjikan imbalan antara Rp10 juta hingga Rp15 juta. Nilai tersebut tergantung peran dalam pengiriman narkotika.

Imbalan tersebut menjadi motivasi pelaku menjalankan aksi. Mereka tetap melanjutkan perjalanan meski berisiko tinggi.

Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Polisi menjerat para tersangka dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Aturan tersebut mengatur sanksi berat bagi pelaku kejahatan narkotika.

Para tersangka menghadapi ancaman hukuman serius. Hukuman tersebut berupa pidana mati atau penjara seumur hidup. Alternatif lainnya adalah hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Penyidik terus mendalami kasus ini untuk mengungkap jaringan lebih luas.

Nilai Ekonomi dan Dampak Sosial

Barang bukti sabu memiliki nilai ekonomi yang sangat besar. Polisi memperkirakan nilainya mencapai Rp22,5 miliar.

Pengungkapan ini memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Polisi menilai kasus ini dapat mencegah penyalahgunaan narkotika oleh sekitar 60 ribu orang.

Langkah ini menunjukkan pentingnya penindakan tegas. Upaya tersebut membantu menekan peredaran narkotika di Indonesia.

Komitmen Kepolisian dan Peran Masyarakat

Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Komisaris Besar Polisi Yuni Iswandari, menegaskan komitmen kepolisian. Ia menyebut pengungkapan ini sebagai bukti keseriusan aparat.

Ia menilai jalur strategis seperti Pelabuhan Bakauheni rawan dimanfaatkan pelaku. Oleh karena itu, pengawasan terus ditingkatkan.

Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif. Masyarakat diminta melaporkan aktivitas mencurigakan kepada kepolisian.

Kerja sama antara masyarakat dan aparat sangat penting. Sinergi ini dapat menjaga keamanan dan mencegah kejahatan narkotika.

Penanganan Lanjutan oleh Polda Lampung

Saat ini, polisi menahan keempat tersangka di Mapolda Lampung. Penyidik terus memeriksa mereka secara intensif.

Polisi juga mendalami kemungkinan adanya jaringan lain. Pengembangan kasus menjadi fokus utama penyidikan.

Upaya ini bertujuan memutus rantai peredaran narkotika. Kepolisian terus berkomitmen menjaga keamanan wilayah dari ancaman narkoba.

  • Penulis: Orba Battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peletakan Batu Pertama Asrama Ponpes Arroudhotul Wahida : Amelia Nanda Sari Serukan Pendidikan

    Peletakan Batu Pertama Asrama Ponpes Arroudhotul Wahida : Amelia Nanda Sari Serukan Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Editor
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, BATTIK MEDIA, Pendidikan menjadi pilar utama dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul. Hal ini disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Amelia Nanda Sari, S.H., M.H., dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Ruang Kelas dan Asrama Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Arroudhotul Wahida di Jalan Sultan Pesirah Lappung Dusun V B Jati Sari, Desa […]

  • Demo PU Kota Bandar Lampung, Dua LSM Siapkan Aksi Besar

    Demo PU Kota Bandar Lampung, Dua LSM Siapkan Aksi Besar

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Aksi Demo PU Kota Bandar Lampung akan digelar Sekretariat Bersama LSM Kaki Lampung dan L@pakk Lampung pada Kamis, 5 Maret 2026. Mereka merespons kerusakan infrastruktur pekerjaan tahun anggaran 2025 dan meminta pemerintah kota memberi perhatian serius. Latar Belakang Rencana Aksi Bandar Lampung, Battikpost.site — Sekretariat Bersama dua lembaga swadaya masyarakat menyiapkan aksi unjuk rasa besar. […]

  • Bukan CN235! Inilah Pesawat Bermesin Pertama Buatan Anak Bangsa yang Sukses Terbang di Tahun 1954

    Bukan CN235! Inilah Pesawat Bermesin Pertama Buatan Anak Bangsa yang Sukses Terbang di Tahun 1954

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle een1978
    • 0Komentar

    Battikpost, – Kalau kamu pikir pesawat CN235 adalah pesawat bermesin pertama yang sepenuhnya dibuat oleh anak bangsa, kamu perlu tahu sejarah yang satu ini. Jauh sebelum CN235 mengudara, Indonesia sudah lebih dulu mencetak sejarah lewat pesawat tempur ringan karya putra bangsa sendiri—NU-200 “Si Kumbang”. Tepat pada 1 Agustus 1954, Lapangan Udara Andir di Bandung menjadi […]

  • Pamong Desa di Tanjung Bintang Jadi Korban Penganiayaan, Persoalan Bansos Picu Aksi Brutal

    Pamong Desa di Tanjung Bintang Jadi Korban Penganiayaan, Persoalan Bansos Picu Aksi Brutal

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, Battikpost.site — Kasus Bansos Tanjung Bintang berubah menjadi perkara pidana serius. Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjung Bintang, Polres Lampung Selatan, mengungkap motif di balik penganiayaan terhadap seorang pamong Desa Purwodadi Simpang. Insiden itu dipicu oleh persoalan bantuan sosial beras yang memantik emosi pelaku hingga berujung kekerasan. Pelaku berinisial WR kini meringkuk di sel tahanan […]

  • Pemerintah Provinsi Lampung Gelar Acara Pelepasan Pj. Sekdaprov Fredy yang Memasuki Purna Bakti

    Pemerintah Provinsi Lampung Gelar Acara Pelepasan Pj. Sekdaprov Fredy yang Memasuki Purna Bakti

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung menggelar acara Pelepasan Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fredy, dan Pj. Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung, Siti Fatimah Fredy, di Balai Keratun Lt. III, Jumat (28/2/2025). Acara pelepasan diawali dengan serah terima jabatan Plh. Sekdaprov, dari Pj. Sekdaprov Fredy kepada M. Firsada. Per 1 Maret 2025, Ir. […]

  • Pelatihan AI Daring Tingkatkan Literasi Digital Guru Lampung

    Pelatihan AI Daring Tingkatkan Literasi Digital Guru Lampung

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Pelatihan AI daring yang digelar pada Sabtu, 28 Maret 2026, berhasil meningkatkan literasi digital guru di Lampung. Program ini melibatkan Mafindo Institute dan diikuti tenaga pendidik dari berbagai daerah melalui Zoom dengan materi praktis dan interaktif. Program AI untuk Peningkatan Literasi Digital Guru Lampung, Battikpost.site — Program pelatihan AI daring melalui Kelas Kecerdasan Artifisial (AI) […]

expand_less