Polres Tubaba Kenalkan Inovasi Biosaka untuk Pertanian Hemat Biaya
- account_circle orba battik
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Pemuda Peduli TUBABA (PPI TUBABA) memperkenalkan inovasi Biosaka Sawah Palsu melalui Program Poliran. Kegiatan ini berlangsung Jumat (6/11/2026) di Mapolres Tubaba untuk mendorong pertanian hemat biaya, ramah lingkungan, serta meningkatkan keterlibatan pemuda.
Edukasi Pertanian Libatkan Pemuda dan Pelajar
Tubaba, Battikpost.site — Kegiatan berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB di Mapolres Tubaba, Kawasan Uluan Nughik, Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Sejumlah elemen masyarakat mengikuti kegiatan tersebut. Peserta terdiri dari jajaran Polres Tubaba, anggota PPI TUBABA, Ikatan Mahasiswa Tubaba, serta siswa-siswi SMK sederajat.
Kasat Binmas Polres Tubaba, AKP Gutri, memimpin langsung pelaksanaan kegiatan. Program tersebut juga menjadi bagian dari arahan Kapolres Tubaba AKBP Himmawan Setiawan, S.I.K., M.Tr.Opsla.
Dalam kegiatan tersebut, panitia memberikan materi pengenalan Biosaka Sawah Palsu kepada seluruh peserta. Mereka juga mengikuti praktik pembuatan inovasi pertanian tersebut.
Melalui praktik langsung, peserta mempelajari proses pengenalan dan pembuatan Biosaka Sawah Palsu. Pengetahuan ini diharapkan menambah wawasan generasi muda mengenai alternatif pengembangan sektor pertanian.
Program ini juga mendorong masyarakat mengenal berbagai inovasi pertanian. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan pertanian yang lebih efisien.
AKP Gutri: Poliran Dorong Kemandirian Masyarakat
AKP Gutri menjelaskan bahwa Program Poliran memiliki cakupan kegiatan yang lebih luas. Kepolisian tidak hanya mendorong keamanan dan ketertiban masyarakat melalui program tersebut.
Baca Juga Terbaru
Polres Tubaba juga ingin memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pemberdayaan. Salah satunya dengan memperkenalkan pengetahuan dan keterampilan yang mendukung kemandirian masyarakat.
“Program Poliran tidak hanya berbicara tentang keamanan, tetapi juga kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. Harapan kami, kegiatan ini bisa terealisasi di tengah masyarakat sebagai acuan kemandirian dan ketahanan pangan,” ujar AKP Gutri.
Pernyataan tersebut menunjukkan komitmen Polres Tubaba dalam mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat. Kepolisian juga mendorong masyarakat agar memanfaatkan berbagai peluang pengembangan potensi lokal.
Melalui pendekatan tersebut, Program Poliran diharapkan mampu membangun hubungan positif antara kepolisian dan masyarakat. Kolaborasi lintas elemen juga dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
PPI TUBABA Dorong Peran Pemuda dalam Pertanian
Ketua PPI TUBABA, Arif Ramadhan, S.T., menyambut baik kolaborasi bersama Polres Tubaba. Ia menilai kegiatan tersebut membuka ruang bagi pemuda untuk mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Menurut Arif, keterlibatan pemuda membutuhkan dukungan dan kesempatan untuk berkontribusi secara langsung. Karena itu, kegiatan edukasi seperti ini memiliki nilai positif bagi pengembangan kapasitas generasi muda.
“Kegiatan ini sejalan dengan semangat kami untuk menggerakkan pemuda agar terlibat langsung dalam pembangunan daerah,” ujar Arif.
PPI TUBABA berharap kolaborasi tersebut mampu meningkatkan kepedulian pemuda terhadap sektor pertanian. Generasi muda juga perlu mengenal potensi pertanian sebagai bidang yang memiliki peluang pengembangan ekonomi.
Keterlibatan pelajar dalam kegiatan ini turut menjadi perhatian. Pengenalan sejak dini dapat membangun wawasan dan ketertarikan mereka terhadap dunia pertanian.
Selain itu, praktik langsung memberikan pengalaman kepada peserta. Mereka dapat mengenal inovasi pertanian melalui proses pembelajaran yang melibatkan partisipasi aktif.
Biosaka dan Peluang Penguatan Ekonomi Tiyuh
Pengenalan Biosaka Sawah Palsu juga menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan masyarakat mengenai inovasi pertanian. Program ini mengajak generasi muda melihat sektor pertanian sebagai bidang yang memiliki potensi ekonomi.
Pengetahuan pertanian dapat membuka ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kegiatan produktif. Kalangan pemuda di tingkat tiyuh juga berpeluang mengambil bagian dalam pengembangan sektor tersebut.
Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan pemberdayaan dapat mendorong munculnya peluang usaha baru. Namun, masyarakat tetap membutuhkan pendampingan dan penerapan yang sesuai dengan kondisi pertanian setempat.
Pengembangan keterampilan pertanian juga dapat memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan pengetahuan yang memadai, generasi muda memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi daerah.
Sektor pertanian memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, pengenalan inovasi dan peningkatan keterampilan perlu mendapat perhatian berbagai pihak.
Polres Tubaba dan PPI Siapkan Kolaborasi Lanjutan
Polres Tubaba bersama PPI TUBABA berencana melanjutkan kerja sama melalui kegiatan serupa. Kedua pihak ingin memperluas jangkauan program agar semakin banyak masyarakat memperoleh manfaat.
Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan partisipasi pemuda dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan. Dengan keterlibatan berbagai elemen, program dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Semangat “Bersatu, Bergerak, Berdampak” menjadi landasan kolaborasi kedua pihak. Semangat tersebut mendorong pemberdayaan pemuda, kemandirian masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan.
Baca Juga Berita Populer
Melalui Program Poliran, Polres Tubaba dan PPI TUBABA ingin menghadirkan kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Kolaborasi ini juga menjadi salah satu upaya mendorong kontribusi generasi muda bagi pembangunan Kabupaten Tulang Bawang Barat.
- Penulis: orba battik
