Breaking News
light_mode

Fraksi Gabungan DPR Jadi Solusi Keterwakilan Partai

  • account_circle Orba Battik
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • print Cetak
Fraksi gabungan DPR menjadi usulan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk mengatasi keterbatasan kursi partai politik di parlemen. Gagasan ini muncul agar semua partai tetap dapat berpartisipasi dalam alat kelengkapan dewan (AKD) pada periode 2024–2029.

PSI Dorong Skema Fraksi Gabungan

Jakarta, Battikpost.site — Usulan fraksi gabungan DPR mencuat setelah PSI menyoroti komposisi kursi partai di parlemen. PSI menilai sistem saat ini belum sepenuhnya memberi ruang bagi partai kecil.

Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, menyampaikan pandangannya terkait pembentukan fraksi. Ia mengaitkan jumlah komisi DPR dengan syarat pembentukan fraksi.

Ia menyebut DPR periode 2024–2029 memiliki 13 komisi. Ia menilai jumlah tersebut dapat menjadi acuan untuk menentukan batas minimal kursi.

Menurut Ahmad Ali, partai politik perlu memiliki minimal 13 kursi untuk membentuk satu fraksi mandiri. Ia menilai aturan tersebut akan lebih proporsional.

Namun, ia membuka peluang bagi partai dengan kursi terbatas. Ia mendorong mereka untuk membentuk fraksi gabungan.

“Katakanlah syarat pembentukan satu fraksi itu minimal sama jumlahnya dengan komisi yang ada di DPR. Jadi kalau partai yang tidak mencukupi 13 kursi, karena komisi di DPR hari ini 13, maka dia boleh menggabungkan suara atau kursi untuk mencapai terbentuknya satu fraksi. Bisa jadi empat partai, lima partai, karena prinsipnya di DPR itu bukan atas nama partai, tapi atas nama fraksi,” ujar Ahmad Ali, dikutip dari Kompas.com, Senin (4/5/2026).

Skema Kolaborasi Partai di Parlemen

Ahmad Ali menegaskan partai dengan kursi cukup dapat membentuk fraksi sendiri. Ia menilai mekanisme tersebut tetap memberi kejelasan bagi partai besar.

Sebaliknya, ia memberi ruang bagi partai kecil untuk berkolaborasi. Ia menyebut kolaborasi dapat menjaga keberadaan mereka di parlemen.

“Bagi partai-partai yang sudah memenuhi syarat, mereka otomatis membentuk fraksi sendiri. Sementara yang tidak mencukupi, silakan membentuk fraksi gabungan,” tambahnya.

PSI juga mengkritisi kebijakan ambang batas parlemen. Ahmad Ali menilai aturan tersebut lebih menguntungkan partai besar.

Ia menilai ambang batas parlemen menyulitkan partai kecil untuk lolos ke DPR. Ia mencontohkan kondisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

PPP gagal melewati ambang batas parlemen 4 persen pada Pemilu 2024. Padahal, PPP memperoleh suara lebih dari 3,5 persen.

“Kalau semangatnya untuk penyederhanaan, maka tidak perlu melalui ambang batas. Banyak cara yang bisa dilakukan, salah satunya melalui syarat pembentukan fraksi,” ujarnya.

Usulan Sejalan dari Pemerintah

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, juga menyampaikan usulan serupa. Ia menilai jumlah komisi DPR dapat menjadi acuan kebijakan.

Ia mengusulkan agar pemerintah mengatur hal tersebut dalam undang-undang. Ia menilai aturan tersebut perlu memiliki dasar hukum yang kuat.

“Misalnya yang dijadikan acuan adalah berapa komisi yang ada di DPR. Itu sekarang diatur dalam tata tertib, tetapi sebaiknya diatur dalam undang-undang,” kata Yusril di Cawang, Jakarta Timur, Rabu (29/4/2026).

  • Mekanisme Koalisi untuk Partai Kecil

Yusril juga mengusulkan mekanisme koalisi bagi partai yang tidak memenuhi ambang batas. Ia menilai langkah tersebut dapat menjaga representasi politik.

Ia menyebut mekanisme itu dapat mencegah hilangnya suara pemilih. Ia menilai sistem tersebut lebih adil bagi semua pihak.

“Dengan demikian, tidak ada suara yang hilang dan itu cukup adil bagi semua,” ujarnya.

Ia menambahkan revisi Undang-Undang Pemilu dan UU MD3 dapat menjadi solusi. Ia menilai revisi tersebut penting untuk mengatur ambang batas dan fraksi.

“Ini bisa menjadi jalan tengah untuk menentukan berapa minimal threshold dan bagaimana pembentukan fraksi di DPR,” jelasnya.

Potensi Parlemen Lebih Inklusif

Usulan fraksi gabungan DPR dinilai mampu menjaga keterwakilan partai politik. Skema ini memberi peluang bagi partai kecil untuk tetap berperan.

Sistem tersebut juga memastikan suara masyarakat tetap tersalurkan. Partai kecil tetap memiliki akses dalam proses legislasi.

Dengan mekanisme ini, DPR berpotensi menjadi lebih inklusif. Setiap suara pemilih memiliki peluang untuk terwakili secara proporsional.

Gagasan ini juga membuka ruang pembaruan sistem politik. DPR dapat mengakomodasi lebih banyak kepentingan publik.

Selain itu, skema fraksi gabungan dapat memperkuat kerja sama antarpartai. Kolaborasi menjadi kunci dalam proses legislasi dan pengawasan.

Jika pemerintah dan DPR mengadopsi usulan ini, sistem parlemen dapat lebih adaptif. Keseimbangan antara partai besar dan kecil dapat terjaga.

  • Penulis: Orba Battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Luncurkan Koperasi Desa Merah Putih di 70.000 Desa, Dorong Ekonomi Lokal dan Swasembada Pangan

    Prabowo Luncurkan Koperasi Desa Merah Putih di 70.000 Desa, Dorong Ekonomi Lokal dan Swasembada Pangan

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost, Jakarta, 3 Maret 2025 – Presiden RI Prabowo Subianto resmi menginisiasi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, sebuah program ambisius yang akan dibangun di 70.000 desa di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi pedesaan dengan menampung, mengelola, dan mendistribusikan hasil pertanian masyarakat. Keputusan ini diumumkan dalam rapat tingkat tinggi di Istana Kepresidenan Jakarta […]

  • Enam Proyek Hilirisasi Danantara Groundbreaking 6 Februari 2026

    Enam Proyek Hilirisasi Danantara Groundbreaking 6 Februari 2026

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Iyan
    • 0Komentar

    Groundbreaking Enam Proyek Hilirisasi Danantara Jakarta, Battikpost.site – enam proyek hilirisasi Danantara akan memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) pada 6 Februari 2026. CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani menyampaikan rencana tersebut usai mengikuti rapat bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Sebagai bagian dari agenda […]

  • Ruzana, Calon Bintang Tunggal Putri Indonesia, Siap Hadapi Final Singapore International Challenge 2025

    Ruzana, Calon Bintang Tunggal Putri Indonesia, Siap Hadapi Final Singapore International Challenge 2025

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Nasional, – Nama Ruzana semakin mencuri perhatian di dunia bulutangkis Indonesia. Pebulu tangkis muda asal PB Djarum ini berhasil melaju ke babak final Singapore International Challenge 2025 setelah menunjukkan performa impresif sepanjang turnamen. Ia menjadi salah satu harapan baru bagi tunggal putri Indonesia, meskipun masih harus membuktikan dirinya di tengah persaingan ketat. Ruzana, yang […]

  • Streamlining Tasks: Automation Gadgets Revolutionizing Everyday Work

    Streamlining Tasks: Automation Gadgets Revolutionizing Everyday Work

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle Editor
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Festival PSKBI CUP: Cetak Atlet Muda Berprestasi dan Lestarikan Budaya Silat Banten

    Festival PSKBI CUP: Cetak Atlet Muda Berprestasi dan Lestarikan Budaya Silat Banten

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost.site, SERANG — Paguron Singandaru Karuhun Banten Indonesia (PSKBI) menggelar Festival Kejuaraan Pencak Silat tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Provinsi Banten pada Senin, 26 Mei 2025, bertempat di Gedung Pramuka, Jalan Cikulur, Ciracas, Banten. Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Serang Zeka Bachdi yang mewakili Wali […]

  • APBD Pringsewu 2026 Meningkat, Pendapatan dan Belanja Daerah Naik

    APBD Pringsewu 2026 Meningkat, Pendapatan dan Belanja Daerah Naik

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle AR
    • 0Komentar

    Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menyampaikan Rancangan Perubahan APBD Pringsewu 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD, Senin (7/9/2026). Pemerintah menaikkan target pendapatan, belanja daerah, dan penerimaan pembiayaan. Seluruh perubahan mengikuti arah RPJMD 2025–2029. Perubahan APBD Pringsewu 2026 Selaras RPJMD Pringsewu, Battikpost.site — Ketua DPRD Pringsewu Suherman memimpin rapat bersama para wakil ketua. Sekretaris Daerah M. Andi Purwanto, […]

expand_less