Hujan Deras Picu Genangan di Way Halim Permai Bandar Lampung
- account_circle Orba Battik
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Genangan Way Halim Permai muncul setelah hujan deras mengguyur Kota Bandar Lampung pada Jumat (6/3/2026). Air menggenangi Jalan Griya Kencana, seberang Masjid Ad Du’a. Tim Penanggulangan Bencana Kota Bandar Lampung segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemantauan dan penanganan awal.
Hujan Deras Picu Genangan di Way Halim Permai
Bandar Lampung, Battikpost.site — Hujan deras memicu genangan Way Halim Permai di Kota Bandar Lampung pada Jumat siang. Air menggenangi sejumlah titik setelah hujan turun dengan intensitas cukup tinggi.
Salah satu lokasi yang terdampak berada di kawasan Way Halim Permai. Tepatnya di Jalan Griya Kencana, seberang Masjid Ad Du’a di Jalan Sultan Agung.
Genangan air menarik perhatian warga sekitar. Selain itu, pengguna jalan juga memperlambat kendaraan saat melintas di area tersebut.
Pantauan di lokasi menunjukkan ketinggian air cukup signifikan. Pada beberapa titik, air mencapai di atas lutut orang dewasa.
Kondisi ini sering terjadi ketika hujan deras berlangsung cukup lama. Oleh karena itu, kawasan tersebut termasuk wilayah yang rawan genangan saat musim hujan.
Selain itu, aliran air dari wilayah sekitar juga meningkatkan volume genangan di lokasi tersebut. Situasi ini membuat warga tetap waspada selama hujan berlangsung.
Kronologi Hujan dan Munculnya Genangan
Hujan mulai turun sekitar pukul 13.30 WIB. Intensitas hujan terus meningkat selama beberapa waktu.
Selanjutnya, hujan berlangsung hingga sekitar pukul 15.00 WIB. Curah hujan yang cukup tinggi membuat aliran air di permukaan jalan meningkat.
Akibatnya, air mulai menggenangi sejumlah bagian jalan. Kondisi ini berlangsung sementara selama hujan masih turun.
Warga sekitar kemudian melaporkan kondisi tersebut kepada pihak terkait. Laporan itu bertujuan agar penanganan dapat segera dilakukan.
Selain itu, beberapa pengguna jalan juga memilih berhenti sejenak. Mereka menunggu air surut sebelum melanjutkan perjalanan.
Situasi seperti ini sering muncul saat hujan deras terjadi dalam waktu cukup lama. Oleh sebab itu, kewaspadaan masyarakat sangat penting.
Tim Penanggulangan Bencana Bergerak Cepat
Tim Penanggulangan Bencana Kota Bandar Lampung segera merespons laporan warga. Tim langsung menuju lokasi genangan Way Halim Permai.
Petugas tiba sekitar 15 menit setelah menerima laporan masyarakat. Kecepatan respons ini membantu mengendalikan situasi di lapangan.
Komandan Regu (Danru) Agung Pranata memimpin langsung tim tersebut. Ia bersama anggota tim melakukan pemantauan di area terdampak.
Selain itu, petugas juga melakukan penanganan awal. Langkah ini bertujuan memastikan kondisi tetap aman bagi warga dan pengguna jalan.
Petugas memantau kondisi genangan secara langsung. Mereka juga memperhatikan arus lalu lintas yang melewati lokasi.
Langkah cepat tersebut menunjukkan kesiapsiagaan tim menghadapi kondisi darurat. Oleh karena itu, masyarakat merasa lebih tenang dengan kehadiran petugas.
Patroli Rutin di Titik Rawan Genangan
Tim penanggulangan bencana menjalankan patroli rutin di berbagai wilayah Kota Bandar Lampung. Patroli ini fokus pada titik yang rawan genangan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kesiapsiagaan menghadapi musim hujan. Selain itu, tim juga memantau potensi risiko lain di lapangan.
Petugas selalu memeriksa kondisi saluran air. Mereka juga memastikan aliran air dapat berjalan dengan baik.
Langkah ini membantu mengurangi potensi genangan yang lebih besar. Dengan demikian, dampak terhadap aktivitas masyarakat dapat diminimalkan.
Selain patroli, tim juga menyiapkan peralatan tanggap darurat. Persiapan ini penting untuk menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan.
Koordinasi dengan Instansi Terkait
Tim penanggulangan bencana tidak bekerja sendiri. Mereka menjalin koordinasi dengan berbagai instansi terkait.
Koordinasi tersebut mencakup kerja sama dengan BPBD Kota Bandar Lampung. Selain itu, petugas juga berkomunikasi dengan pihak lain yang berkaitan.
Agung Pranata menjelaskan peran tim dalam situasi darurat. Ia menyampaikan bahwa tim selalu siaga menghadapi berbagai potensi bencana.
“Selain menangani genangan air, tim juga disiagakan untuk merespons berbagai kondisi darurat lainnya seperti pohon tumbang maupun tanah longsor, dengan tetap berkoordinasi bersama instansi terkait, termasuk BPBD Kota Bandar Lampung,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan kesiapan tim menghadapi berbagai situasi. Oleh karena itu, koordinasi lintas instansi menjadi sangat penting.
Komitmen Pemerintah Daerah Hadapi Musim Hujan
Respons cepat dari tim penanggulangan bencana menunjukkan komitmen pemerintah daerah. Pemerintah berupaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan.
Langkah tersebut juga bertujuan meminimalkan dampak bencana bagi masyarakat. Selain itu, pemerintah ingin menjaga aktivitas warga tetap berjalan normal.
Petugas terus memantau kondisi genangan hingga sore hari. Mereka memastikan air berangsur surut secara bertahap.
Selain itu, petugas juga mengamati kondisi lingkungan sekitar. Pemantauan ini bertujuan memastikan tidak muncul risiko tambahan.
Aktivitas warga di sekitar lokasi mulai kembali normal setelah kondisi membaik. Kendaraan juga kembali melintas dengan lancar.
Pemerintah daerah terus mengingatkan masyarakat agar tetap waspada. Terutama saat hujan deras berlangsung cukup lama.
Kesadaran masyarakat sangat penting untuk menghadapi potensi genangan. Dengan kerja sama antara warga dan petugas, penanganan situasi dapat berjalan lebih efektif.
- Penulis: Orba Battik


