Realisasi DD Tiyuh Jaya Murni Terus Membangun, Sukatun: Bangun Fisik yang Merata
- account_circle orba battik
- calendar_month Senin, 6 Okt 2025
- print Cetak

Pemerintah Tiyuh Jaya Murni, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulangbawang Barat, terus merealisasikan Dana Desa (DD) tahun 2025 dengan fokus pada pembangunan infrastruktur dan pelayanan masyarakat. Program ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan warga Tiyuh.
Fokus Dana Desa untuk Pembangunan Infrastruktur
TUBABA, Battikpost.site — Pemerintah Tiyuh Jaya Murni menetapkan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama dalam realisasi Dana Desa 2025. Kepala Tiyuh Jaya Murni, Sukatun, menegaskan bahwa seluruh program mengutamakan kepentingan masyarakat, baik pada bidang pelayanan publik, kegiatan fisik, maupun nonfisik.
“Untuk insfratruktur kita bedah Jalan Usaha Tani (JUT), pembuatan drainase, perawatan badan jalan, pembuatan jalan lapen,” kata Sukatun, Kepalo Tiyuh Jaya Murni saat berbincang dengan Pengcab JMSI Tubaba, Senin (6/10/2025).
Pemerintah mengerjakan berbagai pembangunan agar aktivitas warga berjalan lancar. Peningkatan akses jalan tani membantu petani mengangkut hasil panen lebih cepat dan efisien. Drainase yang baik juga mengurangi risiko banjir di area pertanian warga.
Baca Juga Berita Populer
Sukatun Tambah Volume Pekerjaan untuk Kepentingan Warga
Sukatun menegaskan komitmennya memperluas volume pembangunan meski anggaran terbatas. Ia memutuskan menambah panjang jalan usaha tani agar manfaat pembangunan menjangkau lebih banyak warga.
“Kebijakan dari saya yang sebelumnya rencana hanya 3 kilometer jalan usaha tani, karena masyarakat mintanya lebih dari itu maka saya buatkan jadi 9 kilometer lebih 6 kilometer. Semoga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat Tiyuh kita,” ujarnya.
Ia memimpin langsung kegiatan tersebut agar pengerjaan berjalan efektif. Peningkatan volume jalan usaha tani mempercepat distribusi hasil pertanian dan memperluas konektivitas antarwilayah Tiyuh.
Pelayanan Publik Gratis dan Ramah Warga
Selain mengerjakan proyek fisik, Pemerintah Tiyuh Jaya Murni juga memperkuat pelayanan publik. Sukatun terus mendorong seluruh aparatur agar memberikan pelayanan cepat dan ramah kepada masyarakat.
“Karena saya itu menanamkan sifat kepedulian dan saya tegaskan kepada aparatur saya dalam melayani warga utamakan senyuman dalam pelayanan ke warga,” tegas dia.
Ia memastikan seluruh warga dapat mengurus surat menyurat di kantor Tiyuh tanpa pungutan biaya. Aparatur bekerja penuh tanggung jawab agar masyarakat merasakan pelayanan yang adil dan memuaskan.
Sukatun juga menekankan pentingnya disiplin dan keramahan. Menurutnya, senyum dan sikap sopan dari aparat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik.
Program Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Ekonomi
Pemerintah Tiyuh Jaya Murni menjalankan program ketahanan pangan melalui Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMT). Pemerintah mengarahkan BUMT untuk mengelola peternakan kambing, kebun, kolam, dan kandang sebagai sumber ekonomi produktif.
Sukatun menjelaskan bahwa pihaknya ingin menciptakan sistem ekonomi desa yang mandiri dengan memanfaatkan potensi lokal. Program BUMT tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.
Pemerintah juga mengajak warga untuk ikut mengembangkan sektor pertanian dan peternakan agar hasilnya memberi nilai ekonomi yang lebih tinggi. Sinergi antara BUMT dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
Ajakan Bersama Membangun Tiyuh
Menutup pembahasan, Sukatun mengajak seluruh warga agar terus berpartisipasi dalam pembangunan. Ia percaya, kemajuan Tiyuh hanya dapat tercapai melalui kerja sama dan rasa memiliki dari semua pihak.
“Kita jaga Tiyuh Jaya Murni bersama, dan mari kita bersama membangun Tiyuh ini dengan sebaik-baiknya agar Tiyuh Jaya Murni terus maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Pemerintah Tiyuh Jaya Murni menargetkan tahun 2025 sebagai momentum kebangkitan pembangunan desa. Dengan kerja keras dan kolaborasi yang kuat, Tiyuh Jaya Murni berupaya menciptakan lingkungan yang makmur, mandiri, dan berdaya saing. (Wawan).
- Penulis: orba battik


