Breaking News
light_mode

Pemprov Lampung dan Kodam XXI Bentuk Yon Teritorial Pembangunan untuk Ketahanan Pangan

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
  • print Cetak
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Kodam XXI/Raden Inten menjalin kerja sama strategis dengan membentuk Yon Teritorial Pembangunan (Yon TP). Program ini bertujuan memperkuat pertahanan, mendorong pembangunan daerah, serta meningkatkan ketahanan pangan menuju swasembada nasional.

Lampung Siapkan Yon TP untuk Swasembada Pangan

Lampung, Battikpost.site — Pangdam XXI/Raden Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, menjelaskan bahwa pemerintah pusat menargetkan pembentukan satu Yon TP di setiap kabupaten dan provinsi dengan kekuatan 541 personel.

Ia menegaskan bahwa di Lampung, Yon TP akan mengelola lahan produktif dengan target tambahan produksi beras hingga 30 ribu ton.

Konsep Yon Teritorial Pembangunan ini bukan hanya untuk pertahanan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pengelolaan lahan pangan,” ujar Kristomei, Selasa (23/9/2025).

Selain itu, Kristomei menuturkan bahwa setiap Yon TP akan mengelola 50 hektare lahan. Satu kompi bertanggung jawab atas 10 hektare. Dengan demikian, hasil panen akan menambah pasokan pangan sekaligus melatih kemandirian prajurit karena mereka ikut menanam dan memanen.

Target Delapan Yon TP di Lampung

Selanjutnya, Kristomei mengungkapkan bahwa Lampung bersama Bengkulu ditargetkan memiliki delapan Yon TP. Menurutnya, kehadiran satuan ini akan meningkatkan ketahanan pangan sekaligus kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, program ini sejalan dengan langkah pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Pemprov Lampung Berikan Dukungan Penuh

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan komitmen Pemprov Lampung untuk mendukung penuh program tersebut. Ia menilai bahwa sinergi dengan TNI akan membawa manfaat ganda. Selain menjaga keamanan daerah, kerja sama ini juga memperkuat ekonomi masyarakat.

Sinergi ini sejalan dengan visi pembangunan daerah. Potensi pangan Lampung sangat besar, dan pembentukan Yon TP akan memberikan dampak langsung bagi petani serta masyarakat kecil,” ungkapnya.

Di sisi lain, Rahmat menambahkan bahwa Pemprov Lampung bersama TNI akan membentuk Satuan Tugas Gabungan. Satgas ini melibatkan TNI, Polri, Polisi Kehutanan, serta Balai Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS). Dengan demikian, pemerintah dapat menjaga kelestarian hutan dan melindungi masyarakat dari perambahan liar.

Yon TP Gabungkan Pertahanan dan Pembangunan

Program Yon TP hadir bukan semata-mata sebagai kegiatan militer. Sebaliknya, satuan ini memadukan fungsi pertahanan dengan pembangunan ekonomi masyarakat.

Karena itu, prajurit tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mengelola lahan produktif untuk mendukung ketersediaan pangan.

Selain itu, keberadaan Yon TP memperkuat posisi Lampung sebagai lumbung pangan nasional. Selanjutnya, langkah ini mencerminkan strategi komprehensif yang menyatukan pertahanan, pangan, dan kesejahteraan masyarakat.

Dampak Strategis bagi Lampung

Dengan adanya Yon TP, Lampung berpotensi semakin maju dalam sektor pertanian. Setiap program yang melibatkan prajurit akan berdampak langsung pada masyarakat. Akibatnya, petani mendapatkan manfaat nyata berupa dukungan tenaga, teknologi, dan jaminan pemasaran hasil pertanian.

Selanjutnya, pembentukan Yon TP juga mendorong peningkatan produktivitas lahan tidur. Prajurit yang terlatih mampu mengubah lahan tidak produktif menjadi sumber pangan. Karena itu, keberadaan Yon TP menjadi bagian penting dari solusi jangka panjang terhadap ancaman krisis pangan.

Di sisi lain, kolaborasi ini memperlihatkan pendekatan holistik pembangunan daerah. Pertahanan dan ekonomi tidak lagi berjalan terpisah, melainkan saling melengkapi. Pada akhirnya, masyarakat merasakan dampak nyata dari kerja sama pemerintah dan TNI.

Program Yon Teritorial Pembangunan di Lampung menegaskan arah baru pembangunan daerah. Pemprov Lampung bersama Kodam XXI menghadirkan kebijakan yang mengutamakan kemandirian pangan sekaligus memperkuat pertahanan.

Dengan demikian, Lampung berpotensi menjadi contoh integrasi sektor pertahanan dan pembangunan ekonomi di tingkat nasional. (Red).

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Pringsewu Tangkap Delapan Pelaku Narkoba dalam Semalam

    Polres Pringsewu Tangkap Delapan Pelaku Narkoba dalam Semalam

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Satuan Reserse Narkoba Polres Pringsewu kembali mengintensifkan penangkapan pelaku narkoba. Dalam satu malam, petugas berhasil menangkap delapan orang di tiga lokasi berbeda. Dua pelaku berperan sebagai pengedar, sementara enam lainnya sebagai pengguna. Polres Pringsewu Gencarkan Penangkapan Pelaku Narkoba PRINGSEWU, Battikpost.site – Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Pringsewu terus menggencarkan perang melawan peredaran dan penyalahgunaan narkotika. […]

  • Fatayat NU Lampung Gelar Doa Bersama dan Buka Puasa Kenang Hj Margaret Aliyatul Maimunah

    Fatayat NU Lampung Gelar Doa Bersama dan Buka Puasa Kenang Hj Margaret Aliyatul Maimunah

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Fatayat NU Lampung menggelar doa bersama dan buka puasa bersama di Bandar Lampung, Senin (9/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang almarhumah Hj Margaret Aliyatul Maimunah serta mempererat silaturahmi antar pengurus organisasi. Doa Bersama Fatayat NU Lampung untuk Almarhumah Hj Margaret BANDAR LAMPUNG, Battikpost.site – Pengurus Wilayah (PW) Fatayat NU Lampung mengadakan doa […]

  • Lampung Bahas Strategi Pelestarian Hutan Berkelanjutan

    Lampung Bahas Strategi Pelestarian Hutan Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, memimpin Rapat Rencana Kehutanan Tingkat Provinsi Lampung yang digelar di Ruang Kerja Sekda, Jumat (18/7/2025). Rapat tersebut membahas arah kebijakan, tantangan, dan strategi inovatif dalam pengelolaan serta pelestarian hutan secara berkelanjutan di Provinsi Lampung. Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Yanyan Ruchyansyah, dalam paparannya menegaskan bahwa […]

  • Musrenbang RKPD Pringsewu 2027 Fokus Percepatan Pembangunan

    Musrenbang RKPD Pringsewu 2027 Fokus Percepatan Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Pringsewu menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD Kabupaten Pringsewu Tahun 2027 pada Kamis, 12 Maret 2026. Forum ini membahas arah kebijakan pembangunan daerah serta menyelaraskan program prioritas demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Musrenbang RKPD Pringsewu 2027 Jadi Forum Perencanaan Strategis Pringsewu, Battiikpost.site — Pemerintah Kabupaten Pringsewu menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja […]

  • Pengawasan THR 2026 Diperkuat Jelang Hari Raya

    Pengawasan THR 2026 Diperkuat Jelang Hari Raya

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Pengawasan THR 2026 menjadi perhatian serius menjelang Hari Raya di Jakarta. Ombudsman RI mendorong Kementerian Ketenagakerjaan memperkuat pengawasan pembayaran Tunjangan Hari Raya agar pekerja menerima hak tepat waktu sesuai aturan yang berlaku. Pengawasan THR 2026 Menjadi Sorotan Menjelang Hari Raya Jakarta, Battikpost.site — Pengawasan THR 2026 menarik perhatian publik menjelang perayaan keagamaan. Banyak pihak menilai […]

  • Diduga Ada Pemotongan Dana PIP di MTs As-Salam, Wali Murid Minta Pemerintah Bertindak

    Diduga Ada Pemotongan Dana PIP di MTs As-Salam, Wali Murid Minta Pemerintah Bertindak

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Orang Tua Siswa Ungkap Dugaan Pemotongan Lampung Selatan, Battikpost.site – Dugaan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di MTs As-Salam, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan, memicu keresahan para orang tua murid. Mereka menilai bantuan pendidikan dari pemerintah tidak diterima secara utuh oleh siswa penerima manfaat. Sejumlah wali murid menyampaikan bahwa pihak sekolah memotong dana […]

expand_less