Breaking News
light_mode

Massa AMPP Gelar Aksi Damai di KPU Pesawaran, Desak PSU Sesuai Putusan MK

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
  • print Cetak

Battikpost, Pesawaran, 17 Maret 2025 – Ratusan massa dari Aliansi Masyarakat Penyelamat Pesawaran (AMPP) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran. Mereka menuntut agar Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024 dilaksanakan sesuai dengan amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK), tanpa intervensi pihak mana pun.

Sejak pukul 09.30 WIB, massa mulai berdatangan ke kantor KPU di Desa Waylayap, Kecamatan Gedong Tataan, menggunakan kendaraan bermotor dan mobil. Mereka membawa spanduk serta poster berisi tuntutan terkait pelaksanaan PSU yang dianggap harus berjalan sesuai dengan keputusan hukum yang berlaku.

Aksi Berlangsung Damai, Namun Sempat Ricuh

Aparat gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi. Dengan perlengkapan pengamanan lengkap, termasuk kendaraan taktis seperti water cannon, petugas berjaga di sekitar lokasi guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kericuhan.

Awalnya, aksi berlangsung damai dengan orasi dari berbagai tokoh masyarakat. Namun, sekitar pukul 10.30 WIB, situasi mulai memanas ketika sejumlah massa berusaha merangsek masuk ke dalam gedung KPU. Aparat keamanan yang telah bersiaga segera menghalau massa, sehingga aksi saling dorong pun terjadi.

Ketegangan meningkat saat beberapa demonstran membawa bambu dan kayu, mencoba menerobos barikade aparat dengan memukuli tameng polisi. Bahkan, satu unit mobil komando milik massa aksi sempat ditabrakkan ke arah barikade petugas Dalmas Polres Pesawaran. Bentrokan kecil pun tak terhindarkan, mengakibatkan satu orang dari pihak massa mengalami luka ringan.

Tuntutan Massa AMPP

Dalam orasinya, massa AMPP menyampaikan beberapa tuntutan utama, yaitu:

  1. Menjalankan PSU sesuai dengan amar putusan MK tanpa ada penyimpangan
  2. Mengganti calon yang telah didiskualifikasi dan tetap melibatkan tiga partai pengusungnya, yakni Golkar, PPP, dan Demokrat.
  3. Menolak segala bentuk manipulasi dan intervensi politik dalam proses PSU.
  4. Mendesak KPU Pesawaran untuk membatalkan tahapan pendaftaran calon dalam PSU, serta mengulang prosesnya sesuai keputusan MK.
  5. Menjamin netralitas penyelenggara pemilu, ASN, dan aparat penegak hukum agar PSU berlangsung jujur, adil, dan transparan.

Kami tidak ingin demokrasi di Pesawaran ternodai oleh kepentingan segelintir elit politik. PSU harus dijalankan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Koordinator aksi, Mualim, yang juga merupakan tokoh pendiri Pesawaran.

Mualim menambahkan bahwa AMPP akan terus mengawal jalannya PSU agar tidak terjadi penyimpangan. “Kami siap turun ke jalan lagi jika keputusan ini tidak dijalankan dengan benar,” ujarnya.

Penyelesaian Aksi dan Respons KPU

Setelah melalui negosiasi antara pihak keamanan dan perwakilan massa, Kapolres Pesawaran, AKBP Maya Henny Hitijahubessy, akhirnya memperbolehkan sepuluh perwakilan demonstran untuk masuk ke dalam kantor KPU dan menyampaikan aspirasi mereka secara langsung.

Saya tidak bisa mengizinkan seluruh massa masuk karena ini adalah objek vital. Namun, saya meminta perwakilan sepuluh orang untuk masuk dan menyampaikan aspirasi mereka,” ujar Kapolres.

Setelah tuntutan disampaikan, massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib sekitar pukul 12.30 WIB. Hingga berita ini diturunkan, pihak KPU Kabupaten Pesawaran belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan yang disampaikan oleh AMPP.

Publik kini menantikan sikap KPU dalam menindaklanjuti putusan MK serta memastikan PSU berjalan sesuai dengan prinsip demokrasi yang jujur dan adil. Aksi ini menjadi sinyal kuat bagi penyelenggara pemilu agar menjaga integritas proses pemilihan dan memastikan hak rakyat tidak dicederai oleh kepentingan politik tertentu. (Red).

LIHAT JUGA : Video Massa AMPP gelar aksi damai di KPU Pesawaran

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rindu Arini: Kisah Haru yang Menjaga Warisan Bahasa dan Budaya Lampung

    Rindu Arini: Kisah Haru yang Menjaga Warisan Bahasa dan Budaya Lampung

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battik Media, Lampung, – Sebuah film inspiratif berjudul Rindu Arini siap menyapa penonton dalam waktu dekat. Disutradarai oleh Rizqon Agustia Fahsa, film ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi gerakan pelestarian bahasa dan budaya Lampung. Dengan latar belakang kehidupan masyarakat Lampung yang penuh kehangatan, Rindu Arini menghadirkan kisah emosional yang akan menyentuh hati banyak orang. […]

  • Bisnis 2025: AI & Digitalisasi Siap Ubah Permainan, Siapa yang Bertahan?

    Bisnis 2025: AI & Digitalisasi Siap Ubah Permainan, Siapa yang Bertahan?

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle een1978
    • 0Komentar

    Persaingan Makin Sengit! Teknologi Jadi Kunci, yang Gagal Adaptasi Bisa Tertinggal Battikpost, 4 Maret 2025 – Bisnis zaman sekarang bukan cuma soal jualan, tapi soal adaptasi! Tahun 2025, AI dan digitalisasi bukan lagi tren, tapi kebutuhan. Dari e-commerce, layanan pelanggan, hingga strategi pemasaran, semuanya berubah drastis. Perusahaan yang cepat berinovasi bakal cuan besar, sementara yang […]

  • THR Ojol 20 Persen dari Pendapatan, Menaker: Bentuk Apresiasi bagi Pengemudi

    THR Ojol 20 Persen dari Pendapatan, Menaker: Bentuk Apresiasi bagi Pengemudi

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, JAKARTA – Kabar gembira bagi para pengemudi ojek online (ojol) dan kurir aplikasi! Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memastikan bahwa mereka akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dalam bentuk uang tunai sebesar 20 persen dari rata-rata pendapatan bersih bulanan selama 12 bulan terakhir. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) tentang THR Keagamaan Tahun 2025 bagi […]

  • Proyek Sekolah Rp70 M di Lamsel Diduga Sarat KKN dan Manipulasi

    Proyek Sekolah Rp70 M di Lamsel Diduga Sarat KKN dan Manipulasi

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Lampung Selatan — Dugaan praktik kotor membayangi proyek pembangunan dan rehab gedung sekolah senilai Rp70 miliar di Lampung Selatan. Pejabat Dinas Pendidikan diduga mengatur pemenang tender, bahkan material proyek tidak sesuai standar. Proyek pembangunan gedung sekolah baru dan rehabilitasi fasilitas pendidikan tahun anggaran 2024 di Kabupaten Lampung Selatan menimbulkan kecurigaan publik. Dana senilai lebih […]

  • Jelang PSU 24 Mei, Pemprov Lampung Pastikan Kesiapan Maksimal Bersama KPU dan Bawaslu

    Jelang PSU 24 Mei, Pemprov Lampung Pastikan Kesiapan Maksimal Bersama KPU dan Bawaslu

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Bandar Lampung — Dukungan Pemerintah Provinsi Lampung dalam menyukseskan persiapan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Pesawaran baik dalam bentuk pembinaan, pengawasan dan bantuan anggaran pelaksanaan Pilkada berjalan dengan baik dan lancar. Hal tersebut disampaikan oleh Pj. Sekdaprov Lampung, M. Firsada saat mengikuti Rapat Koordinasi secara virtual, persiapan pelaksanaan Pilkada dan Pemungutan Suara […]

  • Residivis Pencurian Ponsel Beraksi Lagi di Bandar Lampung

    Residivis Pencurian Ponsel Beraksi Lagi di Bandar Lampung

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Kasus residivis pencurian ponsel kembali terjadi di Bandar Lampung. Polisi menangkap FH setelah mencuri empat ponsel dari rumah warga pada dini hari. Pelaku masuk rumah dengan merusak jendela dan menjual barang curian melalui sistem COD. Kronologi Pencurian di Wilayah Panjang Bandar Lampung, Battikpost.site — Aparat dari Polsek Panjang menangkap seorang pria berinisial FH. Polisi menduga […]

expand_less