Breaking News
light_mode

Relawan di Lampung Bantu Pasien Kanker dan Donor Darah Sukarela

  • account_circle orba battik
  • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
  • print Cetak

Kelompok relawan di Lampung terus bergerak membantu pasien kanker dan masyarakat yang membutuhkan darah. Komunitas ini dipimpin M. Arif Sanjaya, aktivis sosial asal Bandar Lampung yang mendedikasikan hidupnya untuk kemanusiaan tanpa pamrih, meski menghadapi keterbatasan fasilitas dan dana.


Komunitas Peduli Kanker dan Donor Darah di Lampung

Pringsewu, Battikpost.site — Di tengah keterbatasan fasilitas kesehatan serta kondisi ekonomi masyarakat, sekelompok relawan di Provinsi Lampung tetap berupaya memberikan pertolongan kepada pasien kanker dan warga yang membutuhkan darah. Kelompok ini tidak berhenti bergerak, meskipun mereka menghadapi banyak kendala di lapangan.

Komunitas tersebut dipimpin oleh M. Arif Sanjaya, seorang aktivis sosial asal Bandar Lampung dan juga Ketua Umum URC Legend. Ia mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk membantu sesama tanpa berharap imbalan. Selain itu, ia berperan besar dalam membentuk jejaring kemanusiaan yang aktif di berbagai kabupaten dan kota di Lampung.

M. Arif mengelola dua komunitas utama, yaitu Forum Peduli Kanker dan Tumor Lampung serta Donor Darah Sukarela (DDS) Pringsewu. Kedua komunitas ini berfokus pada pendampingan pasien tidak mampu, terutama penderita kanker, serta membantu penyediaan stok darah bagi rumah sakit di wilayah setempat.

Komunitas ini saya bentuk sejak tahun 2018, tepat satu minggu setelah ibu saya meninggal karena tumor. Itu janji pribadi saya kepada beliau — untuk terus membantu orang-orang yang sedang berjuang melawan sakit,” ujar M. Arif Sanjaya, Sabtu (8 November 2025).


Misi Kemanusiaan yang Terus Hidup

Sejak berdiri, Forum Peduli Kanker dan Tumor Lampung aktif memberikan edukasi kesehatan, mengantar pasien ke rumah sakit, serta mendampingi mereka selama menjalani perawatan medis. Selain itu, para relawan juga berusaha memastikan pasien mendapat pelayanan yang layak, terutama bagi mereka yang berasal dari keluarga tidak mampu.

Banyak pasien yang mereka antar ke RS Abdul Moeloek maupun RS Urip Sumoharjo di Bandar Lampung datang dengan kondisi kritis. Walau demikian, para relawan tetap mendampingi mereka dengan sabar dan penuh empati.

Kami pernah dampingi 14 pasien kanker payudara. Hanya dua yang berhasil bertahan hidup, sisanya meninggal di tengah perawatan. Tapi bagi kami, bisa mendampingi mereka sampai akhir adalah bentuk penghormatan dan ibadah,” ungkap Arif.

Selain mendampingi pasien, komunitas juga membantu pengurusan administrasi BPJS, menyediakan rumah singgah, dan mencarikan pendonor darah melalui jaringan DDS Pringsewu. Dengan demikian, mereka tidak hanya fokus pada satu bentuk bantuan, tetapi turut memastikan seluruh kebutuhan dasar pasien terpenuhi selama masa perawatan.


Kolaborasi dan Keterbatasan Sarana

Para relawan terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Mereka berkolaborasi bersama komunitas ojek online, Persatuan Tuna Netra Indonesia, dan beberapa organisasi sosial lain. Kolaborasi tersebut bertujuan memperluas jangkauan bantuan agar semakin banyak warga yang bisa mereka tolong.

Namun, perjuangan mereka tidak selalu mudah. M. Arif mengakui bahwa keterbatasan fasilitas menjadi kendala utama dalam menjalankan kegiatan. Hingga kini, komunitasnya hanya memiliki satu unit mobil ambulans hibah dari seorang anggota marinir. Sayangnya, kendaraan itu sudah tidak layak jalan dan sering mengalami kerusakan.

Pernah kami ditilang waktu membawa pasien karena ambulans dianggap tidak memenuhi standar. Tapi kami tidak punya pilihan lain. Ambulans yang layak kadang sulit digunakan masyarakat — harus isi formulir, lapor KTP, bahkan isi bensin sendiri,” ujarnya.

Meskipun menghadapi kondisi sulit, para relawan tetap bergerak. Mereka menggunakan segala sumber daya yang tersedia agar kegiatan kemanusiaan terus berjalan. Dengan semangat kebersamaan, mereka saling membantu tanpa pamrih dan tanpa berharap bayaran apa pun.


Swadaya dan Semangat Gotong Royong

Seluruh kegiatan komunitas ini berjalan secara swadaya dan gotong royong. Tidak ada sumber pendanaan tetap, dan para relawan menjalankan aktivitas dengan menggunakan dana pribadi. Mereka percaya bahwa kerja ikhlas lebih bermakna daripada menunggu bantuan besar yang belum tentu datang.

Kami tidak digaji, tapi ini menjadi tabungan amal kami. Ada kepuasan tersendiri ketika bisa bantu pasien sembuh atau pulang dengan selamat,” katanya.

Selain itu, komunitas ini tidak pernah membuka donasi atas nama organisasi. Seluruh bantuan berasal dari sumbangan pribadi para anggota dan masyarakat yang mengenal perjuangan mereka. Dengan cara ini, mereka menjaga transparansi serta kepercayaan publik.


Harapan untuk Dukungan Pemerintah

Meskipun terus berjuang di tengah keterbatasan, M. Arif berharap ada perhatian dari pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat luas. Menurutnya, dukungan nyata akan membantu relawan menjangkau lebih banyak pasien yang membutuhkan bantuan.

Kami butuh dukungan, terutama kendaraan yang layak dan bantuan operasional agar relawan bisa menjangkau lebih banyak pasien. Selama ini kami bergerak semampu kami, tapi panggilan kemanusiaan tidak bisa berhenti,” tutur Arif.

Di sisi lain, Arif menegaskan bahwa komunitasnya membantu semua pasien tanpa memandang latar belakang sosial atau ekonomi. Dengan demikian, tidak ada diskriminasi dalam pelayanan yang mereka berikan.

Kami tidak mencari keuntungan, insyaallah niat kami murni untuk membantu. Semoga ke depan semakin banyak tangan yang tergerak bersama kami,” ucapnya.


Cerita Pengabdian dan Dukungan Masyarakat

Salah satu kisah yang membekas bagi relawan adalah pendampingan terhadap almarhumah Mei Mudiyanti, penderita kanker rahim asal Pringsewu. Selama delapan hari masa perawatan di RS Urip Sumoharjo dan RS Abdul Moeloek, relawan terus menemani almarhumah hingga akhir hayatnya.

Waktu itu kondisi beliau sudah lemah sekali, tapi kami berusaha menemani sampai akhir. Bagi kami, mendampingi pasien seperti Ibu Mei adalah bentuk pengabdian dan kemanusiaan,” kata Arif.

Kepedulian terhadap almarhumah juga datang dari Mantan Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, yang secara langsung mengunjungi rumah duka pada Sabtu, 8 November 2025. Kehadiran jenderal polisi itu membawa haru bagi para relawan dan warga sekitar, karena menunjukkan bahwa aksi kemanusiaan mereka mendapat perhatian dari berbagai pihak.


Terus Menjadi Jembatan Harapan

Hingga kini, Forum Peduli Kanker dan Tumor Lampung serta Donor Darah Sukarela Pringsewu terus aktif bergerak secara sukarela. Mereka menjadi jembatan harapan bagi banyak pasien kanker dan masyarakat yang membutuhkan bantuan medis di Provinsi Lampung.

Dengan semangat kemanusiaan, para relawan berkomitmen menjaga nilai solidaritas dan kasih sayang antar sesama. Selain itu, mereka berharap semakin banyak pihak yang ikut terlibat agar perjuangan ini tidak berhenti di tengah jalan. Pada akhirnya, kerja tanpa pamrih ini membuktikan bahwa kepedulian sosial tetap hidup di tengah keterbatasan. (Karim).

  • Penulis: orba battik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda DIY Tangkap Pelaku Judol yang Rugikan Bandar Besar

    Polda DIY Tangkap Pelaku Judol yang Rugikan Bandar Besar

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Polda DIY Ungkap Komplotan Judi Online di Bantul Yogyakarta, Battikpost.site — Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil membongkar sebuah komplotan pelaku judi online (judol) yang beroperasi secara terorganisir dari sebuah rumah kontrakan di kawasan Banguntapan, Bantul. Sebanyak lima orang ditangkap saat sedang menjalankan aksi penipuan sistem di situs judol, pada Kamis (31/7/2025). Komplotan ini tidak […]

  • Gubernur Lampung Prioritaskan Jalan Beton untuk Pacu Hilirisasi

    Gubernur Lampung Prioritaskan Jalan Beton untuk Pacu Hilirisasi

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site – Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk mempercepat hilirisasi komoditas pangan dan menciptakan iklim usaha yang kondusif melalui percepatan pembangunan infrastruktur. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Coffee Morning bersama para pelaku usaha di Mahan Agung, Rabu (26/11/2025). Gubernur mengatakan sektor pertanian selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Lampung […]

  • Krakatau Run 2025 Meriahkan Penutupan Festival Krakatau

    Krakatau Run 2025 Meriahkan Penutupan Festival Krakatau

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, Battikpost.site – Ribuan pelari dari berbagai daerah tumpah ruah di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Minggu pagi (6/7/2025), dalam ajang Krakatau Run 2025 yang digelar sebagai penutup Festival Krakatau ke-34. Mengusung tagline “Lari dan Berwisata”, Krakatau Run 5K dan 10K ini menjadi puncak semarak festival budaya tahunan yang telah berlangsung sejak 1 […]

  • Kolaborasi Dekranasda dan Pos Indonesia Majukan UMKM Lampung

    Kolaborasi Dekranasda dan Pos Indonesia Majukan UMKM Lampung

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle orba battik
    • 0Komentar

    Battikpost.site, Bandar Lampung – Dekranasda Provinsi Lampung bekerja sama dengan PT Pos Indonesia. Kerja sama ini bertujuan mendukung pengembangan UMKM Lampung. Penandatanganan berlangsung di Kantor Pos Bandar Lampung. Ketua Dekranasda Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis. Ia menilai logistik menjadi tantangan utama bagi UMKM saat ini.Baca Juga TerbaruPengawas SPBU […]

  • Camat Kemiling Tinjau Aliran Sungai Way Balau di Jalan Sejahtera

    Camat Kemiling Tinjau Aliran Sungai Way Balau di Jalan Sejahtera

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Orba Battik
    • 0Komentar

    Camat Kemiling meninjau aliran Sungai Way Balau di Jalan Sejahtera, Bandar Lampung. Peninjauan ini bertujuan memastikan aliran air tetap lancar serta mengantisipasi potensi banjir. Pemerintah kecamatan juga menindaklanjuti arahan Wali Kota Bandar Lampung terkait pemantauan drainase. Camat Kemiling Tinjau Kondisi Sungai Way Balau Bandar Lampung, Battikpost.site – Camat Kemiling Andi S. Kesuma, SE., MM meninjau […]

  • Situs PeduliLindungi Disusupi Konten Judi Online, Kominfo Langsung Blokir Akses

    Situs PeduliLindungi Disusupi Konten Judi Online, Kominfo Langsung Blokir Akses

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle pimred
    • 0Komentar

    Battikpost, Jakarta – Situs PeduliLindungi.id, yang dahulu menjadi alat utama pemerintah dalam penanganan pandemi COVID-19, kini resmi diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) setelah ditemukan memuat konten judi online. Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, mengungkapkan bahwa langkah tegas ini diambil setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat mengenai tampilan mencurigakan di situs […]

expand_less