News
Shadow

Mirza Ajak Daerah Perketat Pengawasan Dapur MBG

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak seluruh bupati dan wali kota di Lampung memperketat pengawasan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menekankan pentingnya disiplin menjalankan SOP agar pengelolaan makanan aman dan bebas dari kejadian luar biasa.


Gubernur Tekankan Pentingnya Disiplin SOP

Bandar Lampung, Battikpost.site — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meminta seluruh kepala daerah memperketat pengawasan terhadap dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah masing-masing. Ia menegaskan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) agar makanan yang disalurkan tetap aman dan berkualitas.

Mirza menilai kedisiplinan pelaksana lapangan menjadi kunci keberhasilan program. Ia mendorong setiap pihak menjaga standar kebersihan, pengolahan, dan distribusi makanan bagi para penerima manfaat.

Saya mengajak seluruh bupati dan wali kota untuk terus mengintensifkan pengawasan dapur MBG supaya pelaksana di lapangan benar-benar mematuhi SOP di wilayahnya masing-masing,” tegas Mirza.

Selama Protokol Dijalankan, Program MBG Aman

Mirza menjelaskan bahwa program MBG berjalan aman sejak peluncurannya tujuh bulan lalu. Para pelaksana telah menyalurkan jutaan porsi makanan bergizi kepada anak-anak di seluruh kabupaten dan kota di Lampung.

Ia menyampaikan bahwa pada Agustus hingga September, tim pemerintah menemukan tujuh kejadian luar biasa (KLB) di beberapa dapur baru. Pengelola dapur tersebut belum menjalankan SOP secara benar.

Selama pelaksana mengikuti protokol dengan tepat, program ini aman. Masalah muncul ketika ada pihak yang mengabaikan prosedur atau menjalankannya secara tidak sempurna,” ujar Mirza.

Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut harus menjadi peringatan bagi seluruh pengelola dapur untuk bekerja lebih hati-hati dan disiplin. Ia menilai sistem program sudah berjalan baik, tetapi pelaksana lapangan masih perlu memperkuat kedisiplinan.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Hingga ke Tingkat Desa

Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan langkah konkret untuk memperkuat pengawasan dapur MBG. Gubernur meminta seluruh instansi meningkatkan koordinasi lintas daerah agar pelaksanaan SOP berjalan konsisten.

Ia mengarahkan tim pengawas bekerja dari tingkat provinsi hingga desa. Pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa perlu aktif memantau dapur MBG di wilayahnya.
Mirza menekankan pentingnya kerja sama antara aparat daerah dan petugas lapangan untuk mencegah pelanggaran prosedur. Ia yakin pengawasan yang kuat dapat menjaga keamanan pangan dan keberlangsungan program.

Pemerintah Tegaskan Komitmen Jaga Kualitas Gizi

Pemerintah Provinsi Lampung terus menjaga keamanan pangan dan kualitas gizi masyarakat. Selain menyalurkan makanan bergizi, pemerintah juga menerapkan sistem pengelolaan limbah yang ramah lingkungan.

Mirza mendorong setiap dapur MBG menerapkan konsep circular economy. Melalui konsep ini, pengelola dapat mengolah limbah makanan dan bahan organik menjadi kompos atau sumber energi alternatif. Ia menilai langkah ini tidak hanya menjaga lingkungan tetapi juga memperkuat keberlanjutan program gizi.

Mirza menegaskan bahwa disiplin dalam menerapkan SOP dan konsistensi menjalankan ekonomi sirkular dapat memperkuat program pelayanan gizi. Ia yakin langkah ini akan meningkatkan kesehatan anak, menekan angka stunting, dan memperbaiki kesejahteraan keluarga.

Masyarakat Dilibatkan dalam Pengawasan

Mirza mengajak masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan dapur MBG. Ia menilai partisipasi masyarakat dapat membantu pemerintah mendeteksi pelanggaran sejak dini.

Ia juga membuka kanal pelaporan resmi agar warga dapat melapor secara cepat. Dengan partisipasi publik, transparansi meningkat dan masalah lapangan bisa segera terselesaikan.

Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat akan memperkuat tanggung jawab bersama dalam menjaga keberlanjutan program makan bergizi di Lampung,” kata Mirza.

Harapan ke Depan

Program MBG menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Lampung dalam meningkatkan gizi masyarakat, terutama anak usia sekolah. Melalui penyediaan makanan sehat dan bergizi, Mirza berharap anak-anak tumbuh lebih sehat dan cerdas.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan program bergantung pada konsistensi pelaksana dalam menjaga kebersihan dan keamanan pangan.

Semua pihak harus menjaga integritas dan kedisiplinan agar Lampung bisa menjadi contoh pelaksanaan program gizi nasional yang sukses dan berkelanjutan,” ujar Mirza.
(Red).